5 Tips Merencanakan Short Getaway Bareng Pasangan. Nggak Bisa Liburan Panjang Nggak Apa-apa kok, Bang ~

Short getaway keluarga

Kejenuhan adalah salah satu hal yang nggak bisa dihindari dalam pernikahan. Kesibukan bekerja, kerepotan mengurus rumah tangga, hingga beratnya beban tanggung jawab dalam pernikahan membuat segalanya terasa monoton dan membosankan. Apalagi kalau sudah harus mengurus anak-anak yang bisa saja, membuat stres tanpa disadari.

Advertisement

Tenang! Hal itu bisa diatasi kok dengan pergi berlibur dengan pasangan atau bersama buah hati tersayang~

Sekalipun singkat, liburan pendek atau short getaway bisa bantu bangkitkan kembali mood lebih ceria, mengembalikan pendar-pendar asmara dengan pasangan, membereskan rasa penat sekaligus mendekatkan kembali hubungan dalam rumah tangga. Berikut tips penting buat kalian yang berencana melakukan short getaway bersama pasangan. Simak baik-baik ya!

1. Sebelum mengusulkan ide kepada pasangan, ada baiknya kamu browsing ide sendiri dulu. Mau kemana, berapa hari sampai apa saja yang mau dilakukan

Cek-cek ombak dulu! via www.pexels.com

Dan jangan lupa, hitung-hitung juga berapa perkiraan biayanya. Biar pasangan makin yakin.

Advertisement

2. Berikutnya, ajukan ide kepada pasangan. Nggak usah pakai kode-kode segala deh, nggak zaman!

Mau kemana nih? via www.pexels.com

Nggak usah sok kasih kode-kode rahasia agar pasangan bisa ngerti maumu apa. Liburan itu hal yang wajar kok. Kalau memang rasanya sudah suntuk banget, terus terang aja sama pasangan. Bujuk dengan alasan rasional agar pasangan mau cuti demi meluangkan waktu spesial bersama keluarga. Kalau minta baik-baik, biasanya lebih mudah dikabulkan daripada ada acara ngambek dulu.

3. Langkah selanjutnya adalah mengatur strategi agar ‘liburan dadakan’ kalian nggak bikin keuangan rumah tangga gonjang-ganjing

Yuk atur strategi! via www.pexels.com

Atur strategi dengan mencari lokasi wisata terdekat dan sesuai bujet. Jangan lupa juga berburu promo diskon. Kadang ada kok, di laman-laman portal perjalanan bertaburan diskon-diskon spesial menjelang long weekend. Hehe~

4. Melunaklah pada diri sendiri. Kadang bisa jadi muncul rasa bersalah karena tiba-tiba ‘menghamburkan’ uang tanpa terencana. Ingat, liburan itu penting juga lo sesekali

Cus liburan! via www.pexels.com

Hei, liburan itu sama pentingnya dengan bekerja! Dilansir dari laman CNN Travel, sejumlah studi menunjukan betapa eratnya kaitan kesehatan mental dengan mengambil waktu rehat liburan di tengah sibuknya pekerjaan. Stres akibat pekerjaan dan beban hidup sehari-hari bisa memicu penyakit kronis di masa depan. Lagian, masa iya kerja banting tulang, hasilnya nggak boleh dinikmati?

Advertisement

5. Terakhir, eksekusi! Saat merencanakan liburan dadakan singkat, kamu nggak perlu pergi terlalu jauh kok kalau memang sulit. Ke kota seberang pun oke, yang penting ada bujet

Yuhuu, liburan~ via www.pexels.com

Jangan kebanyakan mikir. Setelah membongkar sisa-sisa tabungan, nekat saja pergi liburan sebelum terlalu banyak pertimbangan dan malah bikin batal. Kadang, sebenarnya dananya ada kok, meski pas-pasan. Cuma rasa khawatir mengambil alih hingga akhirnya kamu batal pergi liburan dengan pasangan.

Mungkin bakal ada yang beranggapan, “Ngapain sih repot-repot liburan? Tinggal cuti dan tidur aja di rumah seharian!”. Faktanya, nggak semua orang bisa liburan dengan tenang di rumah saja. Bisa jadi, yang bersangkutan malah makin pusing karena melihat pekerjaan rumah yang menumpuk. Sesekali, curi waktu istirahat jauh dari rutinitas bikin hubungan dan tubuh kalian makin sehat lo!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

An independent woman, loving mom and devoted wife.

CLOSE