Beli Mobil atau Rumah Dulu Habis Nikah? Pertimbangkan 5 Hal ini Biar Keuanganmu Tetap Aman

beli mobil atau rumah

Setelah menikah mungkin kamu sudah sedikit lega karena akhirnya salah satu milestone sudah terlaksana dan kamu siap memulai kehidupan dengan hal-hal baru lainnya. Setelah menguras uang untuk perayaan pernikahan, mungkin kamu sudah mulai membicarakan perihal barang-barang yang dianggap menjadi prioritas dan perlu dibeli setelah berumah tangga. Jika membahas hal ini, kemungkinan dilema yang dialami banyak pasangan adalah kebutuhan akan membeli mobil atau rumah terlebih dulu, apalagi pada pasangan yang keuangannya masih tergolong menengah.

Advertisement

Nah, sebelum gegabah memilih salah satu dari dua pilihan tersebut, ada baiknnya kamu memperhatikan beberapa hal agar tak membuat keputusan yang keliru. Kita simak yuk bagaimana cara mempertimbangkannya!

1. Saat ini mungkin kamu tengah merasa nyaman dengan rumah kontrakanmu, di sisi lain harganya mungkin cukup tinggi

KPR/ Credit: Rommy House via rommyhouse.blogspot.com

Jika selama ini kamu berpikir ingin mengontrak rumah dan menyisihkan uang yang lain untuk membeli mobil, namun kamu merasa cicilan tersebut terlalu berat maka ada baiknya untuk mengecek apakah harga cicilan kontrakanmu tersebut normal atau hanya berbeda tipis dengan cicilan jika membeli rumah. Jika ternyata demikian, kamu bisa mengalihkan cicilan untuk sekalian membeli rumah terlebih dahulu apalagi jika belum memiliki tempat tinggal sementara yang nyaman.

2. Jika kamu menetap di suatu kota dan bukan perantau yang membutuhkan mobilitas tinggi, kamu bisa menomorduakan pembelian mobil terlebih dahulu

Kayaknya belum hehehe/ Credit: CBT News via www.cbtnews.com

Jika kamu merupakan seorang perantau, kamu mungkin butuh mobilitas yang tinggi untuk memboyong keluarga kecilmu di akhir pekan atau saat ada acara. Namun jika dirasa mobilitasmu tak begitu tinggi, kamu bisa menomorduakan pilihan untuk membeli mobil, apalagi saat ini sudah ada banyak transportasi yang semakin mudah diakses seperti ojek dan taksi online. Kamu juga bisa mengganti penggunaan mobil sementara dengan motor. Namun, kamu juga perlu memperhatikan kembali pilihan yang manakah yang membuatmu bisa lebih berhemat.

Advertisement

3. Cicilan rumah biasanya akan menghabiskan waktu yang lebih panjang, jika hal ini yang dipilih terlebih dahulu ada kemungkinan mobil akan tidak terbeli

Yaudah ini dulu aja/ Credit: Auction Fire via auctionfire.com

Cicilan rumah biasanya akan berlangsung hingga 15 sampai 20 tahun, waktu yang cukup lama jika harus ditunggu demi membeli mobil. Pasalnya mungkin akan semakin sulit jika di tengah jalan kamu memutuskan untuk menyicil mobil dan menanggung dua cicilan sekaligus. Kecuali jika kamu bisa meningkatkan penghasilan dalam kurun waktu tertentu. Misal jika dalam kurun waktu 5 tahun kamu bisa mendapatkan tambahan penghasilan, maka kamu bisa mulai mempertimbangkan untuk menyicil rumah dulu baru kredit mobil menyusul.

4. Mobil bisa dimanfaatkan untuk kepentingan yang lain termasuk menghasilkan uang, kamu bisa membelinya untuk kepentingan ini

Bisa dipakai kerja/ Credit: Autolist via www.autolist.com

Mobil yang kamu miliki bisa menjadi sumber penghasilan lain selain sebagai sarana transportasi yang bisa digunakan untuk bepergian keluarga. Salah satu yang bisa kamu coba adalah menggunakannya untuk mendapatkan penghasilan tambahan dari menjadi supir taksi online atau menyewakannya kepada orang lain. Jika kamu memiliki bisnis, mobil juga akan menjadi salah satu sarana yang dibutuhkan saat akan memindahkan barang dagangan atau barang lainnya.

5. Yang perlu diingat juga adalah bahwa harga jual dua benda ini nantinya akan berubah seiring berjalannya waktu

Advertisement

Rumah dijual/ Credit: Del Rey Urban via www.delreyurban.com

Tanah dan rumah merupakan salah satu hal yang semakin hari akan semakin melambung tinggi harganya, sedangkan mobil malah sebaliknya, harga mobil semakin ke sini akan semakin terjangkau. Mungkin hal ini akan membuatmu tergiur namun perlu diingat pula bahwa mobil yang dijual kembali juga akan mengalami penurunan harga jual, sedangkan sebaliknya untuk rumah yang sering dijadikan barang investasi karena harganya yang senantiasa meninggi.

Dengan pertimbangan tersebut berarti kamu sudah mulai perlu membuat daftar mana yang lebih kamu butuhkan dan strategi seperti apa yang perlu diterapkan. Jika ingin lekas mendapatkan barang tersebut, kamu dan pasangan juga bisa mulai mencari penghasilan dari sumber yang lain di samping sumber utama.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

An independent woman, loving mom and devoted wife.

CLOSE