Viral Menikah Hingga Terlilit Utang Ratusan Juta, Ini 5 Cara Demi Hindari Cerita Horor yang Sama

berhutang untuk menikah

Menikah sebaiknya dilakukan saat sudah benar-benar siap, baik secara mental maupun finansial. Pun bukan hanya karena diburu usia dan alasan-alasan sejenis. Alasan tersebut sebaiknya dihindari, karena jika belum siap segalanya bukan tak mungkin rumah tangga yang dibangun kelak tak bahagia. Seperti yang sedang viral baru-baru ini, ada unggahan di Facebook yang menceritakan tentang sepasang kekasih melakukan pernikahan karena desakan orang tua. Padahal keduanya tergolong belum benar-benar siap secara finansial.

Advertisement

Akibatnya, lantaran terlalu banyak tamu yang ingin diundang, sepasang pengantin baru ini terpaksa harus menanggung hutang sebanyak Rp200juta dari total biaya yang dikeluarkan sebanyak Rp500juta. Agar kamu tak terjebak di masalah utang yang sama, cek dulu beberapa cara agar kamu terhindar dari hutang tak terkontrol saat menikah. Simak sampai habis ya!

1. Mendengarkan kata orang tua sudah sepatutnya dilakukan, tapi logika juga harus tetap dijalankan. Kuncinya, beri pengertian

Duh miris/ Credit: Twitter @jayakabajay via twitter.com

Dari cerita tersebut dijelaskan bahwa orang tua memiliki banyak permintaan, mulai dari menikah cepat-cepat hingga jumlah tamu undangan yang banyak. Dalam masalah ini, kamu perlu melihat segala sesuatu secara jernih dan jangka panjang. Jika memang belum siap, kamu bisa memberikan pengertian dan visimu ke depannya. Kalau kamu memang sudah mau tapi di tengah jalan calon mertua banyak permintaan, kamu dan pasangan perlu juga memberi pengertian dan gambaran pernikahan yang sudah jelas beserta bujet yang kamu siapkan.

2. Makanya, sebelumnya kamu dan pasangan perlu membuat rincian bujet maksimal yang bisa kamu keluarkan

Buat budgeting/ Credit: Venue Logic via venuelogicchicago.com

Kamu dan pasangan bisa menyempatkan duduk bersama sambil memperhitungkan biaya-biaya pernikahan secara kasar. Namun, ingat ya yang dibuat adalah biaya maksimal sehingga saat eksekusi kamu bisa mencari hal-hal yang biayanya di bawah bujet yang sudah kamu susun bersama. Jika ada yang menarik namun melampaui batas anggaranmu, kamu bisa mulai mencoretnya.

Advertisement

3. Bujet yang kamu buat perlu kamu sesuaikan dengan keadaan keuangan kamu dan pasangan saat ini

Berapa tabunganmu dan pasangan/ Credit: Confetti UK via venuelogicchicago.com

Agar tak terlilit hutang, kamu perlu mengecek dulu tabungan yang sudah kamu miliki bersama pasangan sampai saat ini. Apakah sudah sesuai dengan bujet yang kamu anggarkan atau belum. Diharapkan uang yang kalian miliki sudah mencakup sebagian besar yang dianggarkan. Jika kurang sedikit-sedikit artinya kalian perlu menyusun strategi yang mesti dilakukan.

4. Jika keluarga ingin kalian menikah cepat dan kalian sudah menyetujuinya, usaha yang lebih ekstra bisa dilakukan bersama

Bekerja bersama/ Credit: Videoblocks via www.videoblocks.com

Masa-masa menuju pernikahan merupakan masa-masa yang penuh dengan perjuangan. Apalagi jika pernikahanmu lebih cepat dari yang kamu rencanakan. Kamu bisa memanfaatkan waktu yang kamu punya untuk memperoleh tambahan dana. Mungkin bisa dengan cara melakukan pekerjaan sampingan hingga mendirikan usaha darurat bersama.

5. Kamu dan pasangan mungkin punya pernikahan impian, tapi kamu perlu merendahkan ekspektasi dan menyesuaikan dengan kemampuan

Advertisement

Pernikahannya sederhana saja/ Credit: Small Intimate Wedding via smallintimatewedding.com

Semakin maraknya media sosial apalagi Instagram, kamu mungkin sering terpapar foto-foto pernikahan yang bisa jadi membuatmu memiliki pernikahan-pernikahan impian. Namun, bisa jadi pernikahan tersebut akan menghabiskan dana yang cukup banyak jika direalisasikan. Agar tak impulsif dan mengambil jalan pintas yang akhirnya menyusahkan diri sendiri, kamu bisa mulai berkompromi dengan dirimu dan pasanganmu tentang pernikahan seperti apa yang akan kalian laksanakan.

Pernikahan merupakan hal yang inginnya dilakukan sekali seumur hidup, jadi wajar jika kamu ingin membuatnya seberkesan mungkin agar tak terlupakan. Namun, jika memang memerlukan dana yang tak sesuai bujetmu, ada baiknya kamu merelakan. Lagipula tak harus menghabiskan bujet yang banyak kok demi pernikahan berkesan. Perlu diingat juga kehidupan setelah menikah masih butuh banyak dana lainnya.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

An independent woman, loving mom and devoted wife.

CLOSE