“Aku akan menemani kamu berjuang dari nol.”

“Nggak apa-apa kita sedih bersama-sama, agar bahagia lebih berasa.”

Kalimat-kalimat di atas sering terdengar untuk memotivasi pasangan yang baru sedang berjuang. Katanya sih, jika menemani calon suami dari nol, nantinya kebahagiaan akan lebih terasa. Kalimat-kalimat tersebut mungkin benar, tapi ternyata realitanya tak semudah itu lo.

Advertisement

Walaupun kamu sudah yakin akan menemani kekasih berjuang hingga kamu dihalalkan, tapi coba perhatikan beberapa hal ini sebelum yakin akan menghabiskan banyak waktu bersama pasangan dalam medan perang~

1. Sebelum akhirnya berjuang bersama-sama, coba tanyakan apa tujuan yang ingin dicapai dalam hidupnya

Tanyakan visi misinya via www.pexels.com

Jika dia punya tujuan yang jelas ingin bagaimana nantinya, kamu boleh tetap mempertahankannya hingga ke pelaminan. Kamu juga bisa menyesuaikan dari sekarang apakah tujuanmu dan tujuannya sama dan seirama.

2. Jika tujuan yang dicapai sudah jelas, tak berarti berhenti di situ. Lihat juga apa yang dilakukannya untuk mencapainya

Pastikan dia berjuang juga via kinibisa.com

Di sinilah arti berjuang. Jika dia memang melakukan sesuatu untuk mencapai apa yang ia perjuangkan artinya dia layak kamu perjuangkan juga. Lihat bagaimana ia berprogres, dari sana kamu bisa melihat keseriusannya.

3. Saat calonmu berjuang, jelas kamu juga berjuang. Sehingga saat sudah naik kelas, kamu juuga tetap setara dengannya

Kamu juga perlu upgrade diri via freestockphotos.io

Advertisement

Jangan hanya menemani saat calon kamu berjuang, sebaiknya kamu juga meng-upgrade diri agar tak ketinggalan. Agar saat sudah di puncak nantinya kalian bisa bersama-sama menjadi dua orang yang sama pantasnya.

4. Dalam setiap perjalanan ada tantangan yang akan kalian hadapi. Meskipun tak selalu mudah, jangan gegabah untuk pergi

Tidak selalu mulus tapi masih bisa ditempuh via www.pexels.com

Ketika sedang memperjuangkan mimpi, mungkin akan ada beberapa hal yang membuat hubungan terasa lebih sulit karena ada beberapa tantangan. Namun, jangan lekas terbawa emosi hingga memutuskan untuk meninggalkan di tengah jalan. Takutnya, nanti justru penyesalan yang kamu dapatkan.

5. Di masa-masa kalian berjuang, akan ada pasangan lain yang mungkin satu langkah lebih maju daripada kalian

Jangan banding-bandingkan via www.pexels.com

Jika melihat hal ini, jangan membanding-bandingkan pasanganmu. Hal ini akan membuat kamu iri dan hanya akan menyakiti diri sendiri. Sebaiknya fokus saja dengan apa yang ingin kamu dan pasangan capai.

6. Jika sudah melakukan semua dan mulai berjuang bersama, walaupun dia sudah menyatakan komitmennya jangan lupa untuk siap menghadapi risiko

Berjuang bersama via www.pexels.com

Sebuah perjuangan membutuhkan waktu yang biasanya tak singkat, jika di perjalanan atau bahkan saat sampai tujuan kamu dan dia ternyata tak ditakdirkan bersama, kamu harus siap menghadapinya.

Hal yang perlu kamu garis bawahi adalah saat kamu dan dia berjuang bersama, kamu perlu menyiapkan kesabaran ekstra. Pun untuk mempersiapkan diri menghadapi risiko yang ada, kamu juga perlu memantaskan diri. Karena seperti kata pepatah, angin yang berhembus saat kamu di puncak biasanya akan lebih besar. Selamat berjuang dan semoga langgeng sampai pelaminan!

Advertisement
loading...

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya