Benarkah Mendampingi Calon Suami dari 0 Itu Romantis? Cermati 6 Hal Ini Dulu Saat Akan Berkomitmen!

berjuang dari 0 pasangan

“Aku akan menemani kamu berjuang dari nol.”

“Nggak apa-apa kita sedih bersama-sama, agar bahagia lebih berasa.”

Advertisement

Kalimat-kalimat di atas sering terdengar untuk memotivasi pasangan yang baru sedang berjuang. Katanya sih, jika menemani calon suami dari nol, nantinya kebahagiaan akan lebih terasa. Kalimat-kalimat tersebut mungkin benar, tapi ternyata realitanya tak semudah itu lo.

Walaupun kamu sudah yakin akan menemani kekasih berjuang hingga pelaminan, tapi coba perhatikan beberapa hal ini sebelum yakin akan menghabiskan banyak waktu bersama pasangan dalam medan perang~

1. Sebelum akhirnya berjuang bersama-sama, coba tanyakan apa tujuan yang ingin dicapai dalam hidupnya

Membicarakan apa masa depan kalian bisa bersanding bersama | Photo by Uriel Mont via www.pexels.com

Jika dia punya tujuan yang jelas ingin bagaimana nantinya, kamu boleh tetap mempertahankannya hingga ke pelaminan. Kamu juga bisa menyesuaikan dari sekarang apakah tujuanmu dan tujuannya sama dan seirama.

Advertisement

2. Jika tujuan yang dicapai sudah jelas, tak berarti berhenti di situ. Lihat juga apa yang dilakukannya untuk mencapainya

Dari perjuangannya, kamu bisa benar-benar melihat kualitasnya sebagai pasangan hidup | Photo by cottonbro via www.pexels.com

Di sinilah arti berjuang. Jika dia memang melakukan sesuatu untuk mencapai apa yang ia perjuangkan artinya dia layak kamu perjuangkan juga. Lihat bagaimana ia berprogres, dari sana kamu bisa melihat keseriusannya.

3. Saat calonmu berjuang, jelas kamu juga harus terus berjuang meraih mimpimu sendiri. Itu bukanlah hal yang egois, itu justru wajib dilakukan demi membangun rumah tangga bahagia

Tetap mengejar mimpimu sendiri itu penting | Photo by Christina Morillo via www.pexels.com

Jangan hanya menemani saat calon kamu berjuang, sebaiknya kamu juga terus memperjuangkan mimpi-mimpimu sendiri. Banyak orang mungkin menganggapnya egois tapi itu sebenarnya fondasi yang sangat penting untuk kebahagiaan bersama di masa depan. Pastikan, nantinya tidak ada yang menyalahkan satu sama lain karena pengorbanannya melepaskan mimpi.

4. Dalam setiap perjalanan ada tantangan yang akan kalian hadapi. Meskipun tak selalu mudah, jangan gegabah untuk pergi

Stay calm and stay together! | Photo by Vitor Koshimoto via www.pexels.com

Ketika sedang memperjuangkan mimpi, mungkin akan ada beberapa hal yang membuat hubungan terasa lebih sulit karena ada beberapa tantangan. Namun, jangan lekas terbawa emosi hingga memutuskan untuk meninggalkan di tengah jalan. Takutnya, nanti justru penyesalan yang kamu dapatkan.

5. Di masa-masa kalian berjuang, akan ada pasangan lain yang mungkin satu langkah lebih maju daripada kalian

Tidak perlu membandingkan timeline atau rencana hidup orang lain | Photo by Cleyder Duque via www.pexels.com

Jika melihat hal ini, jangan membanding-bandingkan pasanganmu. Hal ini akan membuat kamu iri dan hanya akan menyakiti diri sendiri. Sebaiknya fokus saja dengan apa yang ingin kamu dan pasangan capai.

6. Jika sudah melakukan semua dan mulai berjuang bersama, walaupun dia sudah menyatakan komitmennya jangan lupa untuk siap menghadapi risiko

Siap menjalani komitmen bersama dengan segala risikonya | Photo by Ketut Subiyanto via www.pexels.com

Sebuah perjuangan membutuhkan waktu yang biasanya tak singkat, jika di perjalanan atau bahkan saat sampai tujuan kamu dan dia ternyata tak ditakdirkan bersama, kamu harus siap menghadapinya.

Hal yang perlu kamu garis bawahi adalah saat kamu dan dia berjuang bersama, kamu perlu menyiapkan kesabaran ekstra. Pun untuk mempersiapkan diri menghadapi risiko yang ada, kamu juga perlu memantaskan diri. Karena seperti kata pepatah, angin yang berhembus saat kamu di puncak biasanya akan lebih besar. Selamat berjuang dan semoga langgeng sampai pelaminan!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor

An independent woman, loving mom and devoted wife.

CLOSE