Salah satu yang khas dari sebuah pernikahan biasanya adalah bunga-bunganya, entah untuk dekorasi maupun keperluan lainnya. Bahkan di beberapa daerah bunga-bunga ini malah dipakai untuk mempercantik busana atau hiasan rambut. Namun, yang biasanya tak kalah krusial adalah bunga untuk tangan. Di pernikahan internasional mungkin bunga ini sering ditemui untuk prosesi lempar bunga.

Tapi jika pernikahan kamu berkonsep tradisional,  kamu juga tetap bisa kok memilih menggunakan bunga tangan. Tapi, kamu perlu pintar-pintar memilih bunganya agar tak jomplang. Ini adalah beberapa inspirasi bunga tangan untuk pernikahan tradisional!

1. Pengantin dari Banjar memiliki buket bunga pernikahan yang ditusuk menggunakan lidi lo, isinya beragam!

Advertisement

Buket bunga ini diberi nama Palimbaian. Menurut Mahligai rangkaian bunga ini terdiri dari daun sirih yang diletakkan sebagai alas, lalu ditaruh daun kelapa sepanjang kurang lebih 30 cm terdiri dari 11-15 lidi. Bunganya terdiri dari bunga mawar, melati, hingga kenanga, kemudian dirangkai pada lidi tersebut.

2. Di Minahasa, bunga yang dibawa biasanya merupakan bunga berwarna putih. Tapi, ternyata ada aturan jumlahnya lo

Harus berwarna putih via mahligai-indonesia.com

Bunga yang dipilih untuk pengantin harus berwarna putih, terdiri dari kerk lili putih, anggrek, dan daun penunjang. Jumlahnya adalah sembilan tangkai bunga mekar dan sembilan yang masih kuncup. Angka ini dipercaya sebagai angka keberuntungan bagi orang-orang Minahasa.

3. Saat pengantin Banjar mengenakan baju Ba’bajukun Palung Pacinan, orang Banjar memiliki bunga tangan yang dibawa baik oleh mempelai laki-laki maupun perempuan

Laki-laki juga membawa via gpswisataindonesia.wordpress.com

Buket bunga yang dibawa pengantin ini memiliki ciri khas yaitu adanya 13 logam kecil yang dirangkai membentuk oval. Buket ini akan dirangkai dengan mayang pinang. Uniknya lagi bukan hanya sang mempelai perempuan saja yang membawa buket bunga ini, tapi mempelai laki-laki juga membawanya.

4. Masih dari Kalimantan, pengantin yang memakai baju pengantin Ma’nyan Ngamuan Gunung Perak akan membawa buket dengan isi yang variatif

Pernikahan adat Banjar via www.jawapos.com

Advertisement

Pengantin ini akan membawa buket bunga berwarna merah dari janur kelapa berbentuk burung lima tangkai, daun sawang sembilan tangkai, daun sirih tiga tangkai, mayang pinang dua sampai tujuh tangkai, buah pinang tiga buah, asparagus, anggrek, dan melati.

5. Kamu tetap bisa lo mengenakan baju adat daerah dengan buket bunga yang sesuai dengan warna baju atau aksesori kamu

Pernikahan Astrid Tiar via www.tribunnews.com

Contoh dari yang satu ini adalah Astrid Tiar yang menikah dengan baju adat Batak dengan hiasan kepala warna merah sehingga buket bunga yang dibawanya juga merupakan buket yang berisi beberapa bunga mawar yang juga berwarna merah.

6. Busana tradisional yang sudah megah dan glamor, bisa membuatmu terlihat anggun dengan buket yang menawan ini

Menikah adat Padang via www.hipwee.com

Kyku memakai baju adat Padang saat menikah dengan Ge Pamungkas. Meskipun demikian dia terlihat glamor dan bertambah anggun dengan membawa buket bunga berwarna putih perpaduan bunga tulip dan baby’s breath. Meskipun tampil tradisional tapi tetap terlihat modern.

Masuk dalam prosesi ataupun tidak, buket bunga yang dipadukan dengan busana tradisionalmu akan membuat penampilanmu semakin cantik kok. Plus, kamu bisa juga memeriahkan acara pernikahan atau after party dengan prosesi melempar bunga.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya