Sebagai orangtua, tentu aktivitas memeluk dan mencium anak setiap waktu menjadi hal yang menyenangkan dan akan kamu lakukan dengan penuh sukacita. Jika banyak yang masih berpikir kalau memeluk dan mencium anak hanyalah aktivitas spontan mengekspresikan rasa kasih sayang, mungkin kamu akan takjub karena meski keliatannya sepele, manfaatnya banyak banget, lho!

Menurut sejumlah penelitian yang dipublikasikan jurnal Proceedings of The National Academy of Sciences, pelukan dan ciuman pada anak ternyata dapat menambah jumlah produksi hormon oksitosin dan endorfin yang memberikan manfaat besar bagi pertumbuhan dan perkembangan fisik maupun mental anak-anak, lho. Nah, kali ini Hipwee akan menyajikan manfaat apa saja yang akan didapatkan anak yang sering dipeluk dan dicium orangtua mereka. Simak sampai habis ya!

1. Memeluk dan mencium anak akan membantu tubuh anak melepaskan hormon oksitosin dan endorfin lebih banyak, hal ini penting untuk mengendurkan saraf yang tegang dan menurunkan tekanan darah

Bahagianya bisa memeluk anak tercinta~ via www.pexels.com

Advertisement

Saat tubuh anak menghasilkan lebih banyak hormon oksitosin dan endorfin, syaraf-syarafnya tubuhnya akan mengendur dan tekanan darah akan menurun ke tingkat stabil. Hal ini bisa membantu anak menjadi lebih tenang dan nyaman.

2. Hormon oksitosin yang dilepaskan saat anak dipeluk dan dicium membantu anak bertumbuh lebih baik karena hormon tersebut dapat memicu growth stimulation

Anak yang dipeluk sejak dini membantu anak bertumbuh besar lebih baik via www.pexels.com

Hormon oksitosin dapat membantu anak bertumbuh dan berkembang lebih baik. Itulah mengapa anak-anak prematur biasanya disarankan lebih banyak dipeluk dengan teknik kangguru. Selain untuk menstabilkan suhu tubuh dan meningkatkan imun, ya karena studi ilmiah telah membuktikan bahwa saat hormon oksitosin dilepaskan, hormon pertumbuhan  seperti insulin-like growth factor-I (IGF-1) dan nerve growth factor (NGF) juga turut meningkat~

3. Memeluk dan mencium anak juga membantu meningkatkan sistem imun tubuh sehingga anak tumbuh dengan lebih sehat dan jarang sakit

Anak bahagia nggak mudah sakit~ via www.pexels.com

Hormon oksitosin ternyata juga berperan dalam memperkuat sistem imun tubuh anak sehingga anak bisa tumbuh lebih sehat dan kuat. Hormon ini juga membantu menurunkan level plasma dari hormon-hormon tiroid sehingga dapat membantu penyembuhan luka lebih cepat. Luar biasa!

4. Nggak cuma ekspresi sayang, memeluk dan mencium membantu otak anak berkembang menjadi lebih cerdas!

Anak yang dilimpahi kasih sayang akan memiliki otak lebih cerdas via www.pexels.com

Advertisement

Ingin otak anak berkembang lebih cerdas dan memiliki IQ yang tinggi? Sering-seringlah memeluk dan mencium anak karena hormon oksitosin yang dilepaskan saat anak dipeluk dan dicium dapat memicu perkembangan sel-sel dan koneksi sel pada otak. Semakin banyak koneksi sel yang terhubung, makan semakin cerdas otak anak. Anak membutuhkan beragam stimulasi sensorik agar dapat bertumbuh lebih baik dan kontak fisik seperti pelukan dan ciuman sayang merupakan salah satu stimulasi terpenting yang dibutuhkan anak.

5. Memeluk dan mencium anak membantu mengatasi masalah tantrum dan menurunkan level stres pada anak

Memeluk anak saat tantrum akan membantu menenangkan anak, lho via www.pexels.com

Jika kamu berpikir memeluk anak yang sedang mengamuk dan tantrum akan memberikan kesan kamu mendukung sikapnya tersebut, maka kamu harus tahu bahwa hal tersebut keliru! Memeluk dan menenangkan anak dengan respon cinta kasih akan menenangkan anak. Pelukan sayang akan memicu lepasnya hormon oksitosin yang menurunkan level hormon stres dan rasa cemas. Hal ini jadi semacam rem untuk emosi anak yang sedang meledak-ledak. Tenangkan dulu sang anak, baru kemudian ajarkan bahwa mengamuk nggak akan memecahkan masalah.

6. Melimpahkan luapan kasih sayang dengan lebih ekspresif melalui pelukan dan ciuman membuat anak tumbuh lebih optimis dan percaya diri

Menghujani anak dengan kasih sayang membantu anak menjadi lebih penyayang via www.pexels.com

Melimpahi anak dengan pelukan dan ciuman kasih sayang telah terbukti secara klinis membantu anak tumbuh menjadi pribadi yang lebih optimis dan percaya diri, lho. Ini tentu akan sangat bermanfaat bagi masa depan anak kelak. Anak yang optimis dan percaya cenderung punya pergaulan dan prestasi akademis lebih baik dibanding yang minder dan selalu pesimis, bukan?

7. Ingin anak memiliki pribadi yang lebih tenang, pengasih dan penyayang saat dia dewasa kelak? Sering-seringlah memeluk, merangkul dan mencium anak

Anak yang dihujani kasih sayang cenderung lebih bahagia, lho via www.pexels.com

Ingin menciptakan generasi yang penuh kasih sayang, peka terhadap isu sosial dan lebih tenang? Hujani anakmu dengan ekspresi cinta yang tulus! Memeluk dan mencium anak akan menciptakan rasa aman dan nyaman bagi anak, membuatnya juga akan mengekspresikan hal serupa bagi orang-orang di sekelilingnya. Anak juga akan belajar cara peduli dan membagikan kasih kepada sesama, sikap yang jelas sangat dibutuhkan generasi penerus bangsa kelak!

Yuk, ayah dan ibu mulai sekarang peluklah dan cium anak lebih sering saat anak bangun tidur dan saat dia akan tidur di malam hari agar anak bisa bertumbuh dan berkembang dengan lebih optimal dan bahagia! Anak yang sehat dan bahagia tentu punya kesempatan lebih besar untuk menjadi anak-anak sukses di masa depan. Setuju?

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya