8 Jawaban Milenial Usia 20-an Saat Ditanya Soal Pernikahan Impian. Konsepnya Cerminkan Kepribadian!

pernikahan impian milenial

Untuk mereka yang belum menikah, mungkin melihat gambar-gambar lucu di Instagram atau Pinterest tentang pernikahan dapat menambah inspirasi untuk memiliki konsep pernikahan tertentu. Milenial dengan usia 20-an biasanya memiliki kepribadian yang dinamis dan kreativitas yang tak terbatas, sehingga sekarang banyak terdengar orang menikah dengan konsep yang unik dan out of the box.

Advertisement

Namun, dengan kemajuan zaman ternyata konsep pernikahan tradisional juga tetap diminati lo. Hipwee Wedding telah melakukan wawancara kepada beberapa milenial dengan usia 20-an tentang konsep pernikahan impian yang mereka inginkan. Kita cek yuk seperti apa jawabannya!

1. Konsep pernikahan intimate saat ini semakin digemari. Jika sudah membuat acara dengan keluarga sebelumnya, kamu bisa mengundang teman-teman saja di resepsi

Hanya dihadiri teman/ Credit: athenaandcamron.com via athenaandcamron.com

“Versiku, aku (dan pasangan tentunya) punya resepsi sendiri yang nggak sama keluarga. Jadi bikin acara yang lebih intim cuma mengundang teman-teman gitu, tempatnya semi outdoor, nggak pakai adat apapun, pengantin sama tamu berbaur saja. Terinspirasi dari orang di internet ha ha. Oh iya, yang paling aku impikan pas pernikahan, band yang main adalah White Shoes and The Couples Company. Ha ha.” – Aji, Indie

2. Di era yang serba Instagram ini, ada juga yang ingin pernikahannya estetik. Biar stok fotonya banyak, bisa sekaligus dijadikan kenangan

Estetik/ Credit: Wedding Wire via www.weddingwire.com

“Ngomongin soal pernikahan itu sebenarnya sah saja sudah cukup tapi pamernya yang mahal ha ha. Tapi kalau dikasih pilihan biar terkonsep aku pingin menikah di outdoor seperti garden party kekinian. Dengan nuansa putih, klasik tapi tetap ada unsur tradisi Jawanya karena aku kan Jawa asli. Pokoknya yang estetik-estetik begitu, suka saja, biar tamu undangan ada stok foto juga buat di-upload. – Sandy, Instagrammer

Advertisement

3. Sekali lagi konsep intimate wedding diimpikan oleh seorang milenial. Agar praktis bisa digelar di penginapan

Bisa digelar di pernikahan/ Credit: Bride Story via www.bridestory.com

“Aku sih pingin intimate wedding. Yang diundang teman-teman sama kerabat terdekat saja. Jadi digelar di penginapan biar bisa sekalian jadi satu untuk nginep keluarga inti yang jauh-jauh.”- Mutia, Admin perusahaan

4. Ini dia bukti bahwa pernikahan adat juga masih digemari. Tak hanya prosesinya tapi termasuk hiburannya juga

Pernikahan Jawa/ Credit: Pinterest via www.pinterest.nz

“Sebenarnya pernikahan impianku asal bisa menikah beda agama. Kalau konsepnya aku ingin menikah dengan adat Jawa komplet dengan gamelan dan hiburan campursari modern.” – Daniel, MC

5. Ternyata tak melulu tentang konsepnya, asal bisa menikah disaksikan kedua orang tua menikah dengan tamu keluarga dan teman dekat saja sudah bikin bahagia :’)

Yang penting ada orang tua/ Credit: Inside Weddings via www.insideweddings.com

“Pernikahan impianku yang bisa jadiin bapak sama ibuku duduk dalam satu panggung, soalnya aku anak broken home jadi begini :(”
“Kalo konsep, maunya nggak muluk-muluk. Aku cuma pingin akad terus makan-makan sekeluarga dan teman dekat di rumah, terus foto bareng, sudah begitu saja.” – Lea, Penulis

Advertisement

6. Pernikahan elegan dengan warna yang lembut dapat menunjukkan bahwa kamu mungkin juga memiliki hati yang lembut seperti yang satu ini

Pernikahan pastel/ Credit: Bridal Musings via bridalmusings.com

“Aku ingin pernikahanku simpel tapi elegan, pinginnya outdoor saja waktu resepsi, yang pakai backdrop begitu. Terus aku juga ingin warnanya didominasi salem karena aku suka warna yang lembut-lembut begitu.”- Desy, Wirausaha muda

7. Kamu tetap bisa juga memberikan sentuhan modern tapi tetap mengusung konsep adat tanpa terlalu banyak tamu

Rustic outdoor/ Credit: What’s New Indonesia via whatsnewindonesia.com

“Kalau aku sih kepingin outdoor, kalau nggak simpel. Tapi ada musik jazz-nya. Nggak benar-benar adat. Tamu sedikit, yang kita kenal sama saudara saudara jauh juga. Dekorasinya simpel warna putih sama coklat mungkin. Temanya yang alami gitu.” – Sulis Setyawan, Pecinta alam

8. Lagi-lagi ternyata konsep intimate yang dipilih. Alasannya agar semua yang datang bisa mengobrol karena saling kenal

Tamunya sudah saling kenal/ Credit: Akurat via akurat.co

“Karena aku orangnya nggak suka ribet, aku pinginnya kalau menikah cuma ada prosesi akad dan syukuran saja. Akadnya pun khusus dihadiri oleh keluarga atau mungkin beberapa teman yang beneran dekat. Mas kawin pun nggak usah yang aneh-aneh dan ribet, minimal perhiasan emas atau mungkin berapa lot saham biar tetap bisa jadi pegangan hidup bareng.”

“Nah, setelah itu baru mengadakan syukuran. Konsepnya makan-makan biasa dan cuma ngundang 100-150 orang saja karena aku pingin di acara itu semua yang hadir bisa ngobrol dan makan bareng. Kalau buat dekorasi dan suvenir pinginnya sederhana, bujet minim, tapi tetep berfaedah buat semuanya.  Kalau bisa pernikahan ini bujetnya di bawah Rp30Juta.” – Flo, Podcaster

Di balik semakin terbukanya privasi karena media sosial, ternyata kebanyakan pernikahan yang diinginkan justru konsep intimate dimana orang-orang yang diundang lebih dekat dan terasa lebih personal. Nah, kalo versi kamu sendiri gimana, Guys?

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor

An independent woman, loving mom and devoted wife.

CLOSE