Pernikahan merupakan satu fase menentukan dalam kehidupan manusia. Sebuah ikrar suci yang benar-benar jadi titik balik seorang insan. Oleh karenanya, pernikahan nggak boleh disikapi secara sembarangan. Tentu perlu banyak persiapan yang mesti dilakukan sedini mungkin. Terlebih untuk seorang perempuan. Barangkali sedari usia remaja, ia harus sudah dididik bagaimana menjadi wanita dewasa yang seharusnya. Agar ia layak diperjuangan laki-laki terbaik yang kelak jadi imamnya.

Bicara persoalan pernikahan di mata wanita, ada baiknya mereka lebih mau bersikap realistis. Bukannya bersikap galau-galau manja menunggu sang pangeran yang tak kunjung datang jua. Atau malah menebar pesona di mana-mana. Dear Ladies, kunci jodoh bagi seorang gadis adalah memantaskan diri. Perbaiki diri, kepribadian, dan kecerdasan. Tentu jodoh akan segera datang. Ada satu hal yang lebih penting untuk dipersiapkan, yakni biaya yang bakal keluar buat pernikahan. Ini nggak sembarangan dan bisa bikin semua berantakan kalau nggak disiapkan secara matang.

Bayangkan, ketika suatu senja ada lelaki datang melamar. Ingin menikahimu 3 bulan ke depan, namun kamu nggak punya tabungan?

Kali ini Hipwee Wedding bakal kasih simulasi realistis buat nyiapin dana nikah (khusus pengeluaran mempelai wanita). Sebagai catatan, biaya ini bukan biaya yang mahal namun bukan juga yang minim. Biaya ini terbilang realistis sesuai kebanyakan orang. Buat kamu yang nggak pengen pernikahan yang mengundang banyak orang, nggak papa deh artikel ini sebagai informasi saja. Sementara yang pengen bikin pesta yang lumayan, kamu perlu simpan artikel ini. Cepat atau lambat kamu akan membutuhkannya. Disimak ya, Ladies…

Pertama, kamu jelas butuh mempelai pria. Tanpanya, tak ada artinya kamu berangkat ke KUA!

ayo bang ke kua! via www.shutterstock.com

Advertisement

Hal pertama yang perlu dipastikan adalah adanya mempelai pria. Tanpa dia, kamu mau nikah sama siapa? Masa sama petugas KUA. Hahaha. Maksudnya begini, kamu harus sudah dilamar dulu ya sama keluarga si mempelai pria. Kemudian urus birokrasi pernikahan. Kalau nikah di KUA sih gratis lho. Tapi kalau mau undang penghulu kamu harus siapkan biaya Rp 600.000,- saja. Nggak nambah biaya lagi kok. Paling cuma nambah bibit pohon sebagai syarat yang harus dikumpulkan ke KUA tempat domisili mempelai wanita.

Tambahan, sebagai cewek kamu harus periksa kesehatan sebagai syarat berkas ke KUA. Biayanya sekitar 100rb.

Biaya KUA : Rp 600.000,-

Tes Kesehatan : Rp 100.000,-

Kedua, siapkan biaya gedung yang bakal kamu gunakan. Survey dan bandingkan harga dengan seksama. Carilah kapasitas gedung sesuai jumlah undangan

gedung mahal bang via www.seputarpernikahan.com

Untuk Kota Jogja sendiri, harga gedung yang terjangkau berada di kisaran 2-5 jutaan tergantung kapasitasnya. Kamu bisa gunakan gedung, masjid atau di rumah bergantung dengan jumlah undangan yang kamu sebar. Jika ada 500 undangan berarti akan datang kurang lebih 1000 tamu dengan asumsi setiap undangan membawa pasangannya. Tentu kamu butuh gedung dengan kapasitas besar dengan harga 4 jutaan. Jika undangan di bawah 200 atau 300 undangan, mungkin kamu bisa gunakan rumahmu sebagai tempat menggelar resepsi pernikahan. Lumayan, bisa ngirit.

Ada opsi lain sih, carilah gedung yang sudah sepaket dengan dekorasinya. Biaya dekorasi bisa 3-5 juta rupiah. Jika ada gedung kapasitas besar plus dekorasi seharga 6 juta mending kamu langsung booking dengan segera. Ini perhitungan Kota Jogja. Kota besar lainnya seperti Semarang maupun Surabaya harganya lebih mahal dibanding Jogja.

Jangan lupa booking gedung jauh-jauh hari. Minimal 4-5 bulan sebelumnya, atau tepat setelah lamaran kalau bisa. Tanggal pernikahan jangan terlalu saklek, kalau ada gedung kosong nikah saja di tanggal itu. Hehe. Sulit mencari gedung di bulan-bulan ramai nikah.

Biaya gedung dan dekorasi : Rp 6.000.000,-

Selanjutnya, ini yang paling penting, yaitu catering. Hajatanmu sebesar apapun akan dinilai dari kualitas makanan. Ini seriusan…

Besok kalau kamu mau nikah, jangan kaya si X ya. Dulu, kita nggak kebagian makanan. Kehabisan…

Kalimat menyesakkan seperti itu tak jarang ditemui dalam kehidupan bermasyarakat, terutama oleh ibu-ibu. Betapa kejamnya perkataan tetangga hanya karena urusan yang sepele dan tak seberapa. Cuek itu baik, namun menghindarkan persepsi jauh lebih baik. Asalkan mampu, berikanlah yang terbaik untuk makanan.

Siapkan budget yang cukup banyak untuk katering. Sukses tidak acaramu dinilai dari seberapa enak makanan yang tersedia. Tentu, jangan berlebihan dan sesuai kebutuhan. Jika undangan 500 berarti kamu tinggal siapkan budget untuk makan 1000 tamu. Minimal rupiah sebesar 30-35 juta harus kamu siapkan untuk hal ini. Biaya ini sangat disesuaikan oleh lokasi, jenis makanan dan jumlah tamu. Kalau tamunya sedikit jelas akan menghemat banyak. Prinsipnya sih, yang lain boleh murah, namun makanan harus nomer satu. Untuk moment akad, biar lebih murah siapkan nasi kotak seharga 25ribu untuk 100 tamu (asumsi yang datang akad 100 orang)

Catering 1000 tamu : Rp 30.000.000,-

Makan pas akad nikah  : Rp 2.500.000,-

Kemudian rias pengantin termasuk sewa bajunya. Penting dan harus kamu sesuaikan dengan tema serta dekorasinya

rias ala Jawa via www.hipwee.com

Untuk rias dan baju pengantin kamu bisa cari referensi dari IG maupun dari pengalaman temanmu yang sudah menikah. Saran Hipwee, daripada kamu bikin baju pengantin yang harganya bisa sampai 4 jutaan, mending sewa saja. Toh punya baju pengantin buat apa, mau nikah lagi? Hehehe.

Untuk mempermudah, carilah perias yang nggak jauh dari rumahmu. Siapa tahu kamu dapat diskon dari dia. Untuk rias ini sudah termasuk baju pengantin, orang tua dan among tamu, dan termasuk riasnya. Jika pas kamu beruntung, harga 5 juta cukup murah. Oh iya, jangan lupa baju pengantin dan among tamu disesuaikan dengan tema pernikahan ya.

Biaya sewa baju dan rias : Rp 5.000.000,-

Biaya lain masih banyak, Girls. Yuk cek di halaman selanjutnya…

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya