6 Trik Mengajarkan Anak Gemar Membaca Tanpa Memaksa. Wajib Dipraktikkan!

Cara mengajarkan anak gemar membaca

Membaca menjadi salah satu metode pembelajaran yang paling ampuh untuk memperkaya wawasan pengetahuan. Dengan membaca secara tidak langsung mampu mengasah imajinasi sekaligus keterampilan anak dalam memproses kata-kata. Sayangnya, untuk menumbuhkan kegemaran tersebut bukanlah hal yang mudah. Bahkan orang tua yang minat bacaannya tinggi belum tentu menurunkan sikap yang sama kepada anak.

Advertisement

Nah dengan demikian, pastinya ada cara yang bisa Moms dan Dads lakukan supaya anak tertarik untuk membaca. Atau yang tadinya sudah berminat tambah terasah dan dijadikan suatu hobi. Tanpa harus memaksa anak untuk belajar setiap harinya, Moms bisa lakukan beberapa aktivitas ini, lo. Menyenangkan tetapi juga menjadi langkah jitu menumbuhkan ketertarikan. Yuk simak ulasan berikut ini.

1. Sebelum mengenalkan bacaan, Moms perlu memahami perkembangan literasi anak. Ada tahapannya, jangan memaksa anak membaca terlalu dini

Memahami kemampuan literasi anak | Credit: Stephen Andrews via unsplash.com

Sebelum memulai mengajarkan membaca, pahami dahulu bahwa setiap keterampilan literasi anak itu berbeda. Sebagian besar anak-anak belajar membaca pada usia 6-7 tahun. Beberapa yang lain memperoleh keterampilan ini sejak usia 4 atau 5 tahun.

Ketika ingin memulai pastikan dahulu si kecil sudah akrab dengan bentuk-bentuk alfabet A-Z dan tahu pelafalannya. Jika belum, mulailah untuk mengajarkan lewat lagu, video atau mainan sebagai permulaan melatih anak untuk membaca. Biarkan anak mengeksplorasi kemampuannya dan hindari memaksa anak harus bisa di usianya yang dini.

Advertisement

2. Untuk menarik perhatian anak, Moms atau Dads bisa lo membaca keras-keras sembari mengekspresikan isi bacaan lewat mimik wajah

Membaca dengan suara keras dan mimik wajah | Credit: Picsea via unsplash.com

Membuat anak gemar membaca memang sulit dilakukan secara instan apalagi hanya dengan memerintah. Nah daripada menggunakan usaha yang lebih, Moms bisa mencoba membaca dengan suara keras di waktu luang bersama anak.

Misalnya membaca tentang dongeng “Kancil dan Buaya”, Moms bisa meniru ucapan buaya dengan nada tinggi atau suara kancil yang bersemangat. Jangan lupa tambahkan mimik wajah ketika kancil memulai untuk berhitung dari buaya yang telah berjejer menuju sungai. Poin pentingnya ialah buat cerita selucu dan semenarik mungkin agar anak semangat megetahui kelanjutannya.

3. Si kecil akan mudah sekali bosan akan suatu hal, untuk itu Moms bisa jadikan teks sebagai permainan yang menyenangkan

Jadikan teks suatu hal yang menyenangkan | Credit: Robo Wunderkind via unsplash.com

Supaya kegiatan mengenalkan huruf pada anak lebih seru, Moms bisa menyiasati dengan mengajaknya sambil bermain di rumah. Kini sudah mudah ditemui kartu yang bertuliskan huruf alfabet dengan gambar pelengkap atau supaya lebih kreatif, Moms bisa buat sendiri dengan barang yang sudah tersedia di rumah seperti karton dan spidol warna-warni. Kenalkan huruf dengan suara lantang dan buat anak mengulang perkataan orang tua. Untuk hasil terbaik, jangan pernah bosan mengulang kegiataan tersebut setiap harinya. Minimal latih anak membaca tiga kata pendek dalam sehari.

Advertisement

4. Sering mengajak anak bicara nyatanya mampu mengembangkan kemampuan literasi. Kegiatan ini justru bisa bikin anak semakin kaya akan kosakata

Ajak anak bercengkaram | Credit: Omar Lopez via unsplash.com

Bicarah dengan anak sesering mungkin Moms. Tanyakan apa yang sedang ia rasakan hari itu. Biarkan ia bercerita untuk membantu meningkatkan kemampuan bahasanya. Selain itu, usai Moms membacakan sebuah cerita, cobalah untuk tanyakan bagaimana isi keseluruhannya, bagian mana yang paling ia sukai atau pesan yang ditangkap dari bacaan tersebut. Selain ampuh menambah kosakata baru, kegiatan ini juga membuat Moms menjadi lebih dekat dan tahu apa yang tengah dipikirkan oleh si kecil.

5. Dimulai dari Moms, kebiasan yang dilihat terus menerus oleh anak lebih membekas untuk kemudian diikuti

Orangtua adalah contoh terbaik | Credit: Joel Muniz via unsplash.com

Jika setiap harinya orang tua hanya memegang gawai, maka anak akan tertarik dengan benda tersebut. Kecanduan melihat gambar yang bergerak dari smartphone justru membuat anak malas untuk membaca buku dan lebih memilih untuk melihat video beserta suaranya. Maka dari itu, jika pengin melihat anak gemar membaca maka Moms juga harus mencontohkan kegiatan tersebut. Jadi sama-sama tanamkan kebiasaan membaca di rumah, ya!

6. Buatlah anak akrab dengan buku bacaan di lingkungannya. Sediakan banyak “umpan” bacaan yang membuat si kecil tertarik. Sebab Moms bisa membangun rasa penasaran dari hal kecil di sekitar

Buatlah situasi yang nyaman di rumah untuk membaca | Credit: Jerry Wang via unsplash.com

Sebelum membuat anak gemar membaca, alangkah baiknya bila orangtua membiasakan mereka akrab terlebih dahulu dengan buku. Simpanlah buku dan majalah di tempat yang mudah terlihat. Sedikan bermacam buku bacaan yang sekiranya membuat anak tertarik. Menurut penelitian Dr. Carlsson Paige, orang tua sebaiknya membaca buku bacaan bersama anak dan buat kegiatan terasa menyenangkan yang diselipkan candaan. Selama buku masih cocok dibaca di usia mereka, biarkan si keci mengeskplor rasa penasarannya.

Nah itulah deretan trik untuk melatih keterampilan literasi anak. Bagaimana? Mudah kan Moms untuk mempratikkanya? Namun, sebaiknya hindari membandingkan anak mengenai kemampuan membaca dengan teman-teman seusianya, ya karena bakat yng dimiliki setiap anak akan berbeda.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

Seorang makmum yang taat :)

CLOSE