Menurut Hasil Penelitian, Ibu Bekerja Cenderung Lebih Sulit Hamil. Ternyata ini Penyebabnya

ibu kerja sulit hamil

Banyak orang yang melakukan berbagai hal demi mencapai keinginan untuk memiki anak, mulai dari melakukan program hamil yang bisa dilakukan dengan mengubah pola hidup hingga melakukan prosedur bayi tabung dan sejenisnya. Salah satu hal yang mungkin kamu perlu memperhatikan rutinitas sehari-harimu, demi menunjang program kehamilan. Nah, ternyata selain makanan yang masuk ke dalam tubuhmu atau suami, ada juga kegiatan yang perlu dikurangi atau justru ditambah.

Advertisement

Jika kamu merupakan wanita bekerja yang aktif hingga kerap terserang stres dan kurang istirahat, bisa jadi hal tersebut menjadi pemicu program kehamilanmu kurang maksimal. Simak yuk, ulasannya lengkapnya berikut ini!

Orang yang bekerja lebih dari 40 jam per minggu akan 20% lebih lama untuk mengalami kehamilan

Lebih dari 40 jam/ Credit: NBC News via www.nbcnews.com

Dilansir dari Parents, sebuah penelitian yang melibatkan 1.700 wanita dari berbagai penjuru yang mencoba untuk melakukan pembuahan di tahun antara 2010 hingga 2014 ternyata memiliki hasil berupa mereka yang berkeja lebih lama dari 40 jam per minggu berkemungkinan untuk hamil lebih lama daripada mereka yang tidak melakukannya. 16% di antara koresponden belum hamil pada satu tahun kemudian, sedangkan 5% masih juga belum hamil setelah dua tahun kemudian. Mereka yang bekerja lebih dari 40 jam per minggu 20% lebih lama hamil daripada mereka yang bekerja dengan jam yang lebih sedikit.

Perempuan yang bekerja dengan sistem shift tidak teratur atau bekerja malam serta mengangkat beban juga akan mengalami kesulitan hamil

Kerja di malam hari/ Credit: Medical News Today via www.medicalnewstoday.com

Dilansir dari Indepedent UK, menurut sebuah penelitian yang dibuat oleh Harvard University orang yang bekerja dengan sistem shift atau bekerja pada malam hari hanya memiliki sel telur yang bagus dan berpotensi tumbuh menjadi embrio yang sehat lebih sedikit daripada mereka yang bekerja di siang hari. Selain itu, orang yang mengangkat sesuatu yang berat juga memiliki kemungkinan adanya penurunan sekitar 15% sel telur yang siap untuk dibuahi karena menyebabkan stres secara fisik.

Advertisement

Selain secara fisik, stres pada pikiran juga bisa menyebabkan seseorang akan mengalami penurunan kualitas sel telur

Stres/ Credit: Economic Times via economictimes.indiatimes.com

Berbagai masalah tak bisa dihindari saat kamu bekerja, apalagi kamu juga diharuskan untuk bekerja dengan sebuah tim yang belum tentu karakternya cocok denganmu. Berbagai tekanan yang kamu dapatkan sangat memungkinakanmu untuk stres juga secara pikiran. Stres ini juga dapat mengubah hormon seperti menurunkan hormon estrogen dan menaikkan hormon androgen. Semakin banyaknya hormon ini dalam darah, semakin sulit pula seseorang bisa hamil.

Banyaknya jam kerja yang dihabiskan ternyata juga secara tak langsung mengurangi kemungkinan untuk terjadi pembuahan

Jadi kurang intim/ Credit: News Mail via www.news-mail.com.au

Banyaknya jam yang dihabiskan di kantor membuat waktu yang bisa dihabiskan bersama pasangan juga menurun, sehingga intensitas untuk melakukan hubungan seksual pun bisa berkurang. Pasalnya mungkin sepulang kerja, kamu sudah capai dan lelah, mencocokkan jadwal pun akhirnya susah dilakukan. Namun, untuk yang satu ini kamu tak perlu khawatir karena kalian selalu bisa berkompromi dan menyesuaikan satu sama lain.

Walaupun penelitian menunjukkan bahwa kesempatan untuk hamil lebih lama, namun bukan berarti hal tersebut membuatmu putus asa. Tidak perlu buru-buru resign, kamu bisa kok melakukan beberapa hal agar program hamil tetap lancar seperti menerapkan pola makan sehat, mengambil cuti liburan bersama suami, mengelola stres dengan baik, berolah raga teratur, menjaga berat badan, dan mengurangi konsumsi kafein.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

An independent woman, loving mom and devoted wife.

CLOSE