20+ Kalimat Positif yang Wajib Dikatakan ke Anak di Berbagai Kondisi. Coba, Yuk!

Kalimat positif untuk anak

Tahukah Moms, kalimat positif yang anak dikatakan ke anak bisa membangun cara berpikir yang positif juga? Jika orang tua sering mengatakan anaknya nakal, bukan berarti nggak mungkin ia akan tumbuh menjadi pribadi yang kurang baik. Moms harus ingat bahwa anak selalu belajar dari lingkungannya, termasuk apa yang ia dengar dan apa yang ia rasakan.

Advertisement

Bisa jadi ketika Moms mengatakan “anak nakal!”, ia berpikir bahwa ia memang nakal. Nah, pikiran negatif ini yang bisa memengaruhi perkembangan mental anak. Untuk itu, penting bagi orangtua untuk belajar kalimat positif untuk diterapkan dalam kehitupan sehari-hari. Yuk Moms, simak rangkuman kalimat positif untuk anak yang bisa langsung Moms praktikkan!

Kalimat positif untuk memberikan penghargaan pada anak. Moms harus sering lakukan ini ketika anak melakukan kebaikan meski dalam hal yang sederhana

Beri penghargaan dengan kalimat positif | Photo by Gustavo Fring via www.pexels.com

Kalimat penghargaan sangat penting untuk meningkatkan rasa kepercayaan diri dan kreativitas anak. Kalimat-kalimat berikut, bisa Moms terapkan ketika anak berperilaku baik atau ketika  bisa melakukan sesuatu.

  1. Kamu hebat banget, Mama bangga padamu
  2. Wah bagus ya gambarmu
  3. Pintar sekali bisa bermain sendiri
  4. Kamu kuat banget bisa angkat keranjang mainan
  5. Wah kamu anak baik, bisa membantu Mama
Advertisement

Kalimat positif untuk menyemangati anak yang gagal. Hal ini penting untuk mengurangi rasa kecewa pada anak

Semangati anak yang gagal dengan kalimat positif | Photo by Cottonbro via www.pexels.com

Ketika bermain nggak jarang anak terjatuh atau gagal membuat mainannya sendiri. Dalam kondisi tersebut, anak butuh motivasi supaya ia berani mencoba lagi hingga ia berhasil. Daripada menyalahkan anak dan membuatnya semakin merasa gagal, lebih baik Moms mengatakan kalimat positif berikut:

  1. Kamu hebat Nak, ayo kita coba lagi, Mama bantu ya
  2. Wah pintar, yuk kita perbaiki lagi
  3. Kamu sudah bisa, tapi pegangannya kurang kuat, ayo coba lagi
  4. Kamu sudah pintar ya, ayo kita ulang lagi biar tambah jago
  5. Wah kamu kuat banget, ayo coba lagi sampai bisa, ya!

Kalimat positif untuk mengkritik anak ketika melakukan kesalahan. Moms, perlu ingat kadang memarahi anak nggak membuatnya menjadi lebih baik

Mengkritik kesalahan anak dengan kalimat positif | Photo by Tatiana via www.pexels.com

Ketika melakukan kesalahan, anak belum bisa menerima amarah orangtua. Namun, ia bisa menerima nasihat dengan baik. Jadi, yang perlu Moms lakukan adalah menasihatinya dengan kalimat positif supaya nggak melukai perasaan anak. Kalimat positif sebagai kritikan juga membantu anak membangun pikiran yang positif, sehingga ia bisa belajar dari kesalahannya. Moms bisa menggunakan kalimat positif berikut untuk mengkritik anak:

  1. Mama lebih senang jika kamu melakukan…
  2. Mama kecewa dan merasa sedih, kecuali kamu bisa jadi anak baik, Mama akan senang
  3. Kamu sudah bisa bermain sendiri, tapi lupa membereskannya
  4. Dipukul itu rasanya sakit, apakah kamu mau merasakan sakit?

Kalimat postif untuk mengungkapkan rasa sayang sekaligus menciptakan rasa aman pada anak

Ungkapan sayang | Photo by Gustavo Fring via www.pexels.com

Ungkapan sayang sangat penting untuk membantu anak membangun self-esteem atau pandangan positif terhadap dirinya sendiri. Ketika Moms mengatakan kalimat-kalimat sayang, anak merasa dirinya dianggap dan berharga. Berikut kalimat sayang yang bisa Moms katakan pada anak:

  1. Kamu milik Mama dan Papa ya
  2. Kami sayang banget sama kamu
  3. Kamu permatanya Mama
  4. Boleh kiss Mama?
  5. Sini kesayangan Mama

Gunakan 3 magic words: maaf, tolong dan terima kasih. Membiasakan hal ini bisa melatih anak sopan santun dan berkata positif

Gunakan magic word | Photo by Ketut Subiyanto via www.pexels.com

Latih anak untuk mengatakan “maaf” ketika melakukan kesalahan. “Tolong” ketika perlu bantuan atau ketika menginginkan sesuatu. Kata “terima kasih” setelah mendapatkan keinginannya. Moms bisa mencontohkannya menjadi kalimat seperti berikut:

  1. Maaf ya, Mama nggak sengaja
  2. Maaf ya, apakah Mama membuatmu nggak nyaman?
  3. Bolehkah Mama minta tolong ambilkan itu
  4. Mama minta tolong ya, Kakak bisa menjaga adik sebentar
  5. Terima kasih, kamu sudah menjadi anak yang baik
  6. Mama senang kamu sudah pintar, terima kasih ya

Nah, semoga Moms dan Dads bisa tercerahkan, ya. Tentunya, nggak sulit kan mengucapkan kalimat-kalimat di atas?

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Penikmat buku dan perjalanan

Editor

Seorang makmum yang taat :)

CLOSE