Kamu mungkin sudah sering mendengar, bahwa bayi baru lahir wajib mendapat asupan sinar matahari setiap pagi. Namun bisa jadi, banyak yang belum sepenuhnya paham betul dengan manfaatnya serta teknik yang benar untuk ‘menjemur’ si kecil. Padahal kalau tekniknya keliru, manfaatnya justru nggak jadi maksimal dan kulit bayi malah bisa jadi iritasi dan ‘gosong’. Nah lo!

Aktivitas menjemur bayi tiap pagi memang baik, asal dilakukan dengan benar dan manfaatnya lebih dari sekadar cegah bayi jadi kuning. Ternyata lebih dari sekadar mencegah bayi jadi kuning saja lo. Untukmu para calon ibu, kali ini Hipwee Young Mom akan mengupas tuntas 8 manfaat penting menjemur bayi secara rutin tiap pagi. Simak yuk!

1.  Rutin menjemur bayi di pagi hari membantu bayi mendapat asupan vitamin D yang cukup, sehingga gigi dan tulang lebih kuat serta anak bisa tumbuh tinggi di masa depan

Bayi berjemur / Credit photo: Dissolve via dissolve.com

Advertisement

Dilansir dari laman Hello Sehat, bayi membutuhkan paparan radiasi ultraviolet B (UVB) tingkat rendah dari sinar matahari untuk dapat memproduksi vitamin D. Tubuh memproduksi sebagian besar vitamin D dari sinar matahari yang mengenai kulit. Nah, menjemur bayi di sinar matahari langsung penting dilakukan karena tubuh memerlukan vitamin D dari sinar matahari untuk pembentukan tulang dan gigi. Sistem imunitas pun dapat bekerja efektif dan tubuh terlindungi dari berbagai penyakit.

2. Membantu meningkatkan kadar serotonin yang berdampak pada perkembangan dan pencernaan bayi. Selain itu, zat ini juga menciptakan rasa aman dan bahagia pada bayi lo

Gemas! / Credit photo: Pexels via www.pexels.com

Sering disebut sebagai ‘hormon kebahagiaan’, serotonin dapat meningkatkan rasa aman dan senang pada bayi. Dikutip dari laman Parenting First Cry, rendahnya kadar serotonin dapat meningkatkan gangguan kontrol rasa marah, depresi hingga masalah perkembangan. Serotonin mengatur pola tidur pencernaan hingga kontrol terhadap depresi.

3. Sinar matahari pagi dapat membantu mencegah diabetes dan mengontrol kadar insulin pada tubuh bayi

Gemas banget ya / Credit photo: Pexels via www.pexels.com

Nah, ternyata rutin menerima sinar matahari sejak dini dapat mencegah gangguan seperti diabetes. Mendapat asupan matahari membantu tubuh memperoleh vitamin D yang membantu mengatur kadar insulin.

4. Mencegah bayi kuning jadi salah satu alasan utama para orang tua dianjurkan untuk rutin menjemur bayinya

Mandi sinar matahari / Credit photo: Flickr Keiju Matsuzaki via www.flickr.com

Advertisement

Penyakit ‘kuning’ atau jaundice dapat dialami bayi akibat pertumbuhan bilirubin dan fungsi hati yang tak terkontrol. Spektrum sinar biru sangat membantu dalam mengurangi kadar bilirubin pada tubuh bayi baru lahir dan mencegah komplikasi lain di masa yang akan datang.

5. Membantu bayi tidur lebih nyenyak juga jadi salah satu manfaatnya. Hmm, bayi tidur lebih nyenyak berarti istirahatmu juga lebih banyak kan?

Lebih nyenyak / Credit photo: Pexels via www.pexels.com

Asupan sinar matahari yang cukup dapat membantu produksi hormon melatonin yang memengaruhi proses tidur bayi. Jika kadar melatonin di tubuh cukup, seseorang termasuk bayi pun lebih mudah tertidur.

6. Mempercepat pembekuan darah juga jadi salah satu manfaat utama rajin menjemur bayi. Baru tahu kan?

Berjemur / Credit photo: Pexels via www.pexels.com

Menjemur bayi dapat membantu bayi memperoleh vitamin D yang bersama vitamin K membantu mempercepat pembekuan darah. Nah, vitamin D dapat membantu menghentikan aliran darah dengan cara mempertahankan tekanan darah.

7. Menyehatkan sistem saraf jadi manfaat yang secara tak langsung kamu dapatkan jika si kecil mendapat sinar matahari pagi

Menjemur bayi yang benar / Credit photo: Alodokter via www.alodokter.com

Tubuh kita membutuhkan vitamin D untuk menjaga sistem saraf berjalan dengan baik. Dengan sistem saraf yang berkembang dengan baik, daya tahan tubuh juga lebih terjaga sehingga si kecil dapat terhindar dari masalah penyakit serius di masa yang akan datang.

Agar manfaat menjemur bayi bisa kamu peroleh optimal, para orang tua wajib memperhatikan beberapa hal sesuai anjuran ahli medis, seperti dikutip dari laman Hello Sehat ini:

  • Jam yang direkomendasikan pada ahli medis untuk menjemur bayi adalah di bawah jam 10 pagi atau di atas jam 4 sore. Sinar matahari paling kuat terjadi antara pukul 10 pagi sampai 4 sore yang berisiko mengiritasi kulit bayi
  • Cukup jemur bayi selama 10-15 menit saja sehari. Terlalu lama justru berbahaya lo
  • Tetap kenakan pakaian pada bayi, seperti popok dan kaus tanpa lengan karena bayi baru lahir lebih rentan terhadap penyakit, seperti pilek. Jangan menjemur bayi telanjang ya!
  • Jemur bayi di tempat yang terpapar sinar matahari langsung. Namun tak perlu langsung di bawah langit kok, bisa di teras atau depan jendela yang terbuka
  • Gunakan perlindungan yang cukup. Jangan biarkan sinar matahari langsung mengenai kepala, wajah, dan mata bayi. Sinar matahari dapat memengaruhi retina mata pada bayi
  • Bagi bayi di atas 6 bulan, memberikan krim tabir surya khusus anak minimal SPF 15 sangat dianjurkan agar si kecil terhindar dari pengaruh sinar buruk matahari, terutama kalau bepergian di atas jam 10 pagi

Setelah memahami pentingnya asupan sinar matahari pagi, semoga setelah ini kamu nggak ragu apalagi malas-malasan lagi meluangkan waktu di pagi hari untuk sunbathing bersama si kecil ya. Ingat tak perlu lama-lama dan berlebihan, yang penting nutrisinya sudah komplet didapat.

Advertisement
loading...

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya