Memahami Ajaibnya Proses Bukaan Saat Persalinan; Jalan Lahir Bisa Melebar Hingga 10 Cm!

tahap bukaan lahiran

Mungkin kamu sering mendengar bahwa sebelum bayi lahir ke dunia, ibu harus mengalami berbagai proses panjang sampai bayi benar-benar keluar. Salah satu bagian dari proses itu adalah pembukaan yang ada dari tahap pembukaan 1 hingga 10 di mana jalan lahir akan melebar hingga 10 cm. Bagi sebagian wanita, tahap demi tahap ini bisa terjadi dalam jangka waktu yang singkat hingga perlu beberapa jam saja menuju persalinan, namun bagi beberapa yang lain ternyata ada juga yang perlu waktu hingga berhari-hari.

Advertisement

Namun, perjuangan tersebut tetap saja berat semua. Dilansir dari berbagai sumber, 10 pembukaan saat melahirkan tersebut dibagi menjadi 3 bagian yang penjelasan selengkapnya bisa kamu simak berikut ini. Baca sampai habis ya!

1. Fase awal disebut dengan fase laten di mana dilansir dari Mayo Clinic, kontraksi belum terasa cukup kuat

Belum cukup terasa/ Credit: Daily Mercury via www.dailymercury.com.au

Dilansir dari Hello Sehat, pada fase ini kontraksi terjadi ringan dan tidak teratur. Biasanya akan berlangsung selama 8 hingga 12 jam.

  • Pembukaan 1: Saat pembukaan ini maka leher rahim terbuka 1 cm, biasanya terjadi berminggu-minggu namun bisa juga saat proses persalinan sudah mulai
  • Pembukaan 2: Biasanya terjadi kontraksi palsu dan rata-rata leher rahim terbuka selebar 2 cm
  • Pembukaan 3: Di fase ini, ibu harus banyak istirahat dan makan sehat. Leher rahim terbuka 3 cm
Advertisement

2. Selanjutnya adalah fase aktif yang terjadi saat kontraksi terasa lebih lama dan kuat, biasanya pembukaan juga lebih terprediksi

Semakin kuat/ Credit: Change.org via www.change.org

Dilansir dari SehatQ, fase aktif akan berlangsung rata-rata selama 5 jam untuk yang baru pertama kali melahirkan dan berlangsung selama 2 jam jika sebelumnya ibu pernah melahirkan.

  • Pembukaan 4: Bukaan mulai melebar hingga 4 cm, kontraksi rahim pada masa ini mulai terasa lebih teratur
  • Pembukaan 5: Dilansir dari Hello Sehat, ukuran pembukaan ini adalah seperti jeruk mandarin kecil atau 5cm, biasanya sudah terasa cukup sakit
  • Pembukaan 6: Karena rasa sakit yang semakin terasa, ada beberapa ibu yang mendapatkan bius epidural
  • Pembukaan 7: Pembukaan sebesar buah tomat atau 7 cm ini mungkin masih menimbulkan rasa sakit yang bisa diatasi dengan mengubah posisi dan banyak bergerak

3. Terakhir, fase yang dialami saat pembukaan oleh bumil adalah fase transisi yang mana memiliki durasi waktu yang paling pendek

Advertisement

Sampai melahirkan/ Credit: The Well via thewell.northwell.edu

Fase ini hanya terjadi sekitar 30 menit hingga 2 jam yang relatif pendek. Saat kontraksi muncul maka rasa nyeri yang teramat akan muncul dan membuat bumil ingin mengejan.

  • Pembukaan 8: Saat ini jalan lahir mulai melebar hingga 8 cm. Ada perasaan ingin mengejan, tapi belum diperbolehkan. Hal ini membuat ibu merasa kelelahan
  • Pembukaan 9: Diameter leher rahim ibu sudah selebar 9 cm. Namun, biasanya durasi pembukaan tahap ini akan lebih singkat
  • Pembukaan 10: Saat inilah lebar serviks hingga 10 cm. Ibu sudah diperbolehkan mengejan hingga bayi keluar. Rasanya seperti saat ingin buang air besar

4. Sebenarnya ada lagi satu fase setelah persalinan selesai yaitu fase pascapersalinan atau masa keluarnya plasenta

Kontraksi ringan/ Credit: Health Line via www.healthline.com

Di fase ini, kontraksi akan masih terjadi namun tetap dalam intensitas ringan. Plasenta akan keluar setelah terjadi kontraksi. Setelah semuanya sudah keluar, maka  serviks akan kembali ke ukuran semula secara berangsur, Namun, dilansir dari SehatQ, proses ini akan berlangsung selama beberapa hari bahkan minggu.

Nah, itu dia perjuangan dari ibu saat melahirkan seorang anak setelah mengandung selama kurang lebih 9 bulan. Bahkan di beberapa kasus, pembukaan ini tak hanya terjadi beberapa jam saja namun juga bisa hingga berhari-hari sampai anak benar-benar dilahirkan. Ugh, terdengar ngilu tapi begitulah perjuangan seorang ibu~

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor

An independent woman, loving mom and devoted wife.

CLOSE