Alam telah memberikan hampir segalanya buat manusia. Sayangnya, manusia selalu saja nggak bisa bersikap luhur kepada alam yang sudah berabad-abad lamanya jadi tempat bernaung. Perilaku merusak lingkungan salah satunya. Banyak yang nggak sadar kalau tindakan buang sampah sembarangan adalah tindakan yang bisa berakibat sangat fatal. Buang sampah di laut juga salah satu tindakan tidak bertanggung jawab yang sering banget dilakukan manusia. Mungkin rasanya buang ke lautan luat nggak akan bikin kotor samudra, tapi lihat deh, hewan-hewan yang jadi kena imbasnya.

Berbagai binatang laut dari tahun ke tahun selalu jadi korban kiriman sampah dari manusia. Yang terbaru bahkan terjadi di Indonesia. Seorang fotografer Justin Hofman mengabadikan seekor kuda laut yang sangat lucu di lautan Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Tetapi kisah yang bikin miris justru menghiasi viralnya foto tersebut. Kuda laut kecil ini membawa sampah cotton buds di ekornya, membuat kita menyadari bahwa banyak sekali sampah di lautan yang membawa dampak langsung pada biotanya. Ini bukan sekali terjadi, dari dulu sampah di laut bahkan jadi ancaman mematikan buat hewan. Simak ya uraian Hipwee News & Feature berikut!

Justin Hofman mengabadikan foto seekor kuda laut kecil nan lucu, tetapi foto tersebut harus dihiasi kisah sedih

It’s a photo that I wish didn’t exist but now that it does I want everyone to see it. What started as an opportunity to photograph a cute little sea horse turned into one of frustration and sadness as the incoming tide brought with it countless pieces of trash and sewage. This sea horse drifts long with the trash day in and day out as it rides the currents that flow along the Indonesian archipelago. This photo serves as an allegory for the current and future state of our oceans. What sort of future are we creating? How can your actions shape our planet?
.
thanks to @eyosexpeditions for getting me there and to @nhm_wpy and @sea_legacy for getting this photo in front of as many eyes as possible. Go to @sea_legacy to see how you can make a difference. . #plastic #seahorse #wpy53 #wildlifephotography #conservation @nhm_wpy @noaadebris #switchthestick

A post shared by Justin Hofman (@justinhofman) on

“Ini adalah foto yang saya harap tidak pernah ada, tapi saya ingin semua orang melihatnya…”

Dalam unggahan fotonya di Instagram, Hofman menceritakan bagaimana sedihnya ia melihat foto ini. Bahkan ia menggambarkan dengan jelas bagaimana hewan lucu ini membawa sampah di ekornya.

Advertisement

“Kuda laut ini membawa serta sampah bersamanya setiap hari ketika ia mengarungi arus di lautan Indonesia…”

Beberapa waktu yang lalu, seekor penyu terluka akibat hidungnya tersedak sedotan plastik. Beruntung ada yang peduli dan mengoperasinya

Ini baru yang ketahuan, berapa banyak ekor penyu diluar sana yang tersedak dan tidak tertolong? via plasticisrubbish.com

Kura-kura ini harus tumbuh dengan sampah plastik yang mengikat tubuhnya. Tempurungnya pun tumbuh dengan bentuk yang tidak sewajarnya

Bentuknya jadi nggak sempurna 🙁 via www.huffingtonpost.com

Anjing laut ini ditemukan mati dengan kondisi mulutnya yang tersangkut sampah plastik

Mungkin saja ia sulit membebaskan mulutnya dari plastik yang mengikat mulutnya via www.jean.jp

Anjing laut kecil ini juga tersangkut bahkan tercekik diantara tali-tali di lautan

Bagaimana ia akan membebaskan diri? via tes.com

Di dalam laut yang luas, ikan yang biasa disebut grunt fish ini tercekik ikat rambut karet. Foto ini diambil di Laut Karibia

Ikan ini tampak sangat kesesakan karena terikat via www.huffingtonpost.com

Bukan hanya ikan kecil yang tidak beruntung dan tercekik. Seekor hiu ini juga tampak nggak berdaya karena lehernya tercekik sampah plastik

Hiu Lemon tercekik plasti, foto ini diambil di Laut Bahama via www.huffingtonpost.com

Bukan cuma sekadar unsur ketidaksengajaan, yang lebih parah, sepertinya banyak hewan yang mengira sampah plastik itu makanannya. Contohnya burung albatros di Hawaii ini

Kalau plastik ini tertelan, tentu saja tubuh burung albatros tidak mampu mencernanya via news.nationalgeographic.com

Menurut penelitian, hampir 50% penyu menghadapi kematian akibat menelan sampah plastik, 15% diantaranya adalah penyu kecil

Tentu saja ini mengancam jumlah spesies penyu yang hanya tinggal sedikit di lautan via www.onegreenplanet.org

Bukan cuma hewan laut aja, bangkai burung ini memperlihatkan apa yang ia makan dan tidak bisa dicerna. Andai saja burung ini tahu kalau yang ia makan adalah sampah yang dibuang manusia

Lagi-lagi burung albatros keliru melihat sampah sebagai makanan, kali ini ia menelan korek api via www.takepart.com

Bahkan kasus menelan korek api ini nggak hanya sekali terjadi pada burung albatros. Siapa sih yang buang ini sembarangan?

Sampai tubuhnya membusuk dan mengering, terlihat jelas apa yang ia telan, korek dan beberapa tutup botol via www.huffingtonpost.com

Mulai sekarang, bijaklah dalam membuang sampah. Terutama sampah yang sulit diurai seperti plastik dan sedotan. Pasalnya plastik hanya akan terurai dalam waktu seribu tahun lamanya. Bayangkan saja sampah plastik yang dibuang manusia pada tahun 1017 baru benar-benar terurai hari ini. Bisa dibayangkan dong berapa lama lagi sedotan plastik atau cotton bud yang kamu lempar ke selokan atau sungai kemarin baru bisa terurai?!

Tentu saja kesadaran masyarakat ini juga harus dibarengi upaya pemerintah untuk memastikan negara ini memiliki sistem pembuangan dan pengelolaan sampah yang baik serta ramah lingkungan. Masih ingat ‘kan kejadian belum lama ini dimana awak kapal dari sebuah badan pemerintah justru tertangkap tangan membuang seluruh sampah kapal ke laut bebas. Jangan-jangan kalaupun kita sudah rajin membuang sampah pada tempatnya, akhirnya sampah tetap ‘menyakiti’ lingkungan karena pemerintah tak tahu bagaimana mengelolanya…

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya