Siapa sih yang nggak tahu kalau makanan itu kebutuhan dasar manusia?! Mau yang emang hobi atau makan cuma buat survive, semua orang itu butuh makan untuk bisa bertahan hidup. Nah, kalau logikanya makan itu supaya tetap hidup dan terus sehat, kok ada ya orang yang mau mengkonsumsi makanan yang jelas-jelas mengandung racun mematikan?! Mungkin itulah salah satu keunikan manusia, suka penasaran dan justru ingin mencoba hal-hal yang sifatnya menantang maut. Termasuk soal makanan.

Dilansir dari Business Insider, banyak negara atau kebudayaan ternyata punya makanan tradisional yang sifatnya sedikit berisiko alias berbahaya karena mengandung racun. Mungkin aja sih dulu dimakan karena ketidaktahuan, tapi banyak diantaranya yang tetap dimakan hingga sekarang atas nama tradisi. Mau tahu apa aja makanan-makanan yang jelas-jelas beracun, tapi tetap aja dimakan oleh sejumlah orang?! Baca sendiri deh rangkuman Hipwee News & Feature ini!

1. Fugu. Ikan yang liver dan organ dalamnya penuh racun mematikan tetrodotoxin ini, tidak boleh dipersiapkan oleh orang sembarangan. Harus punya sertifikat khusus

Tidak ada penawar racunnya, 44 kematian tercatat dari tahun 1996-2006. via sirhealth.com

Apalagi orang Jepang sukanya memakan ikan ini mentah-mentah sebagai sashimi. Perlu skill tinggi untuk bisa memotong dan membersihkan ikan ini sampai bebas racun. Sedikit aja racun menempel, akibatnya bisa fatal. Bahkan tidak sedikit chef bersertifikat, sertifikatnya dicabut karena pelanggannya meninggal setelah memakan sajian spesial ikan buntal atau fugu ini.

2. Stonefish. Ternyata bukan fugu, justru inilah paling beracun dan mematikan di dunia. Hanya kontak sedikit dengan sirip-sirip tajamnya, manusia bisa mati

Meski berbahaya sekali, ikan ini juga dijadikan sashimi mahal di Jepang yang disebut Okoze via faq.ph

3. Namibian Bullfrog. Racun dari katak asli Namibia ini bisa menyebabkan kegagalan ginjal. Terutama jika katak yang dikonsumsi masih berusia muda

Advertisement

Katak yang digunakan untuk masakan tradisional Namibia ini harus dipastikan cukup umur via www.telegraph.co.uk

4. Ackee. Buah asli Jamaika ini harus dimakan ketika sudah benar-benar matang dan tanpa bijinya. Jika tidak, orang akan langsung muntah-muntah tak terkendali

Tiap tahunnya, 1 dari 1000 orang di Jamaika pasti terkena racun dari buah nasionalnya ini via naturespoisons.files.wordpress.com

5. Gurita kecil. Risiko tersedak dan tercekik karena memakan gurita kecil hidup-hidup ternyata cukup tinggi. Apalagi jika tentakelnya tidak dibersihkan dengan benar

Sangat populer di Korea Selatan, tiap tahunnya dilaporkan 6 orang meninggal karena tersedak gurita via www.star2.comc

6. Kerang darah di Cina. Karena tinggal di laut dangkal, kerang ini menyerap banyak bakteri dan virus air laut yang penuh polusi. Di Cina, banyak yang terkena Hepatitis A,E, dan disentri

Bahkan pada tahun 1988, kerang darah ini menyebabkan 300 ribu orang keracunan & 31 diantaranya meninggal via express.co.uk

7. Hakarl. Ada tradisi kuno untuk mengawetkan ikan hiu di Islandia. Karena tidak memiliki ginjal atau saluran pembuangan, semua sekresi racun dari ikan ini keluar melalui kulitnya

Penuh kandungan racun yang terkandung dalam air seni hiu via trendeezy.com

8. Cazu Marzu. Keju yang juga disebut keju belatung ini diawetkan dengan menggunakan belatung beneran. Keju yang membusuk dibiarkan terbuka supaya belatung bisa berkembang biak

Jika larva termakan dan menembus dinding usus, bisa mengakibatkan penyakit serius via huffingtonpost.com

9. Kluwak. Dikenal juga sebagai buah yang menyebabkan pusing atau mual, terutama jika dimakan mentah tanpa direbus terlebih dahulu. Buah ini mengandung racun hidrogen sianida

Sejenis, tapi bentuk lebih lemahnya dari sianida via resepkoki.idc

10. Singkong. Umbi-umbian yang populer di Indonesia ini, ternyata bisa berubah mematikan jika dimakan mentah atau tidak dipersiapkan dengan benar. Kandungan linamarinnya akan jadi racun sianida

27 anak SD di Filipina tewas karena keracunan jajanan singkong pada tahun 2005 via www.glutenfreegigi.com

11. Elderberries. Buah ini tidak boleh dimakan dengan daun, dahan, dan bijinya. Tidak boleh juga dimakan ketika belum matang. Sama seperi singkong, buah ini mengandung sianida

Menyebabkan diare akut dan kejang-kejang via www.gardeningknowhow.com

12. Kacang mete mentah. Jangan pernah makan kacang mete mentah sebelum dijemur dan diproses. Ada kandungan racun urushiol yang bisa fatal

Raw cashew atau kacang mete ‘mentah’ yang dijual di pasaran juga sebenarnya sudah direbus via diet234.com

13. Rhubarb. Kalau di Amerika atau Eropa sana, rhubarb adalah salah satu bahan favorit untuk membuat pie. Tapi jangan pernah makan daunnya! Ada racun asam oxalic yang menyebabkan kristal di ginjal

Gejalan keracunan Rhubarb: kesulitan napas, mual-mual, diare, sampai urin berubah jadi merah via growandresist.files.wordpress.com

Itulah kiranya makanan-makanan paling mematikan di dunia. Jika tidak berhati-hati dalam memasak atau mempersiapkannya, nyawa bisa melayang. Meskipun begitu, ternyata banyak orang yang bersedia mengambil risiko tersebut. Ya mungkin memang enak banget rasanya atau justru merasa tertantang. Banyak lho orang yang sengaja berkunjung ke Jepang, hanya karena ingin menguji nyali mencicipi fugu. Malah itu yang seringkali jadi nilai jualnya. Yah hati-hati banget aja deh kalau kamu kepingin nyobain makanan-makanan di atas.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya