Banyak sekali orang mengeluh atas segala kebutuhan yang telah melampau jauh dari jangkauan. Harga-harga yang terus melambung naik, sangat sulit bagi orang-orang untuk memenuhi kebutuhan mereka. Jangankan kebutuhan sekunder atau tersier, kebutuhan primer saja masih sangat sulit untuk didapatkan. Bahkan, mereka rela untuk nggak mengenyam pendidikan demi bisa makan sehari-hari.

Tapi itu nggak ada dalam kamus seorang sopir taksi di bilangan Jakarta ini. Tanpa dasar pendidikan—bahkan dia nggak bisa baca dan tulis—dia tetap berusaha untuk bisa belajar sekeras mungkin, yang berhasil direkam oleh seorang penumpangnya pada beberapa tahun lalu. Sebenarnya video ini sudah sempat viral pada 2014 lalu, tapi rasanya masih sangat layak untuk kita mengilhami apa yang terekam dalam video ini. Sebuah pelajaran yang berharga untuk kita semua. Simak, yuk!

Driver taksi ini meminta penumpangnya untuk berbahasa Inggris kalau memang bisa. Tujuannya, biar dia bisa belajar!

Sebuah pesan. via www.youtube.com

TO ALL PASSANGERS, PLEASE TALK IN ENGLISH BECAUSE I WANT TO IMPROVE MY ENGLISH. IF YOU DON’T KNOW HOW TO SPEAK ENGLISH, IT DOESN’T MATTER. THANK YOU.

Bagi para penumpang moda transportasi umum, biasanya kita hanya mengatakan arah tujuan pada sang driver, tanpa mengatakan hal-hal yang di luar kepentingan kita. Setelah kita sampai pada tujuan, kita bayar, dan selesai. Tapi lain halnya dengan penumpang taksi yang satu ini. Duduk di bangku belakang sopir, dia tercengang dengan sebuah tulisan berbahasa Inggris yang sangat menarik perhatiannya. Lantas dia rekam ‘pengumuman’ yang tertera di tempat duduk sang sopir, hingga semua hal yang terjadi selama perjalannya menuju Pancoran, Jakarta.

Dengan kemampuannya yang masih terbatas, sebisa mungkin si bapak ini berkomunikasi dengan penumpangnya menggunakan bahasa Inggris. Salut!

Advertisement

Pak Tarmedi

Belajar bahasa inggris bersama sopir taksi 🚕📷Jcluvnkn4

تم نشره بواسطة ‏‎WowShack Indonesia‎‏ في 24 أغسطس، 2017

Bapak bernama Tarmedi yang katanya tinggal di Bekasi ini sama sekali nggak malu dengan kemampuannya berbahasa Inggris. Dengan terbata-bata, sebisa mungkin dia menjawab atau berbicara dengan penumpangnya yang sangat fasih berbahasa Inggris. Berdasarkan pengakuannya, pria yang kini berusia 57 tahun ini bahkan nggak lulus sekolah dasar, dan telah menghabiskan waktu selama kurang lebih 1,5 tahun untuk belajar bahasa Inggris secara otodidak. Gurunya, adalah para penumpang yang pernah berinteraksi dengannya selama ini. Oleh si penumpang, dia menyarankan Tarmedi untuk membaca majalah, program TV, dan sebagainya yang berbahasa Inggris agar bisa meningkatkan kemampuannya berbahasa Inggris.

Alhasil, Tarmedi mengajarkan pada kita semua bahwa belajar nggak kenal umur dan harus pergi ke sekolah. Semua hal bisa menjadi guru bagi kita!

Sebuah pelajaran bagi kita semua. Meski usia nggak lagi muda, nggak ada biaya untuk menimba ilmu di sekolah formal, atau banyaknya kendala yang menghadang, semua bukanlah alasan bagi kita untuk berhenti belajar. Kehidupan yang kita miliki inilah yang bisa menjadi medium untuk terus belajar. Kalau kamu malu untuk belajar karena berbagai alasan, sungguh disayangkan rasanya menjadi seseorang yang dibekali akal oleh Yang Maha.

Sama halnya dengan video yang sudah pernah viral ini. Terkesan basi memang, tapi kalau kita nggak mau melihatnya sebagai pelajaran untuk kita, apakah video ini bisa membuatmu ‘sadar’ bahwa belajar bisa dilakukan kapanpun, di manapun, dan oleh siapapun? Cobalah untuk belajar memahami hal-hal di sekelilingmu. Thank you, Guys!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya