Liburan telah tiba, mungkin beberapa dari kalian sedang bingung mencari buku untuk dibawa ketika liburan atau sekedar dibaca saat sedang santai di rumah.

Kali ini Hipwee akan merekomendasikan 10 buku yang bisa mengisi waktu liburanmu, baik dari pengarang luar maupun dalam negeri.

1. Dunia Mara oleh Sitta Karina

Dunia Mara via d.gr-assets.com

Novella, yang sebelumnya sempat menjadi cerita bersambung untuk majalah Gogirl, ini bercerita tentang Mara Syadiran yang bosan dengan doktrin yang selalu diulang-ulang oleh Ibunya, yaitu ‘lulus, cari kerja, menikah’

Mara ingin mengejar cita-citanya sebagai perangkai bunga, pekerjaan yang dianggap oleh Ibunya sebagai pekerjaan yang ‘gak akan membuat Mara kaya. Ditambah lagi dengan menghilangnya Arka, pacar Mara, yang entah kemana membuat Mara semakin tidak yakin untuk mengikuti hidup ideal versi Ibunya.

Advertisement

Tanpa sengaja, ia bertemu dengan Reno Hanafiah, saudara jauhnya, disituasi yang abnormal untuk ukuran cewek dengan hidup lurus seperti Mara. Bisa dibilang, kehidupan Mara mulai berwarna sejak dia bertemu dengan Reno. Mulai dari hal yang berhubungan dengan cita-citanya, kemunculan cowok Norwegia misterius yang tiba-tiba ingin menjadi saviour bagi Mara dan fakta kelam soal Arka.

Kalau kamu adalah penggemar novel Sitta Karina dan telah mengikuti cerita keluarga Hanafiah dari awal, yaitu Lukisan Hujan, Dunia Mara bisa dijadikan sebagai obat pelepas rindu terhadap kisah keluarga sosialita keturunan Meksiko tersebut.

Bagi yang belum pernah membaca kisah “Keluarga Hanafiah” sebelumnya, novella ini bisa dijadikan sebagai “pembuka” sambil menunggu cerita-cerita Keluarga Hanafiah yang akan diterbitkan ulang mulai akhir tahun ini.

Dengan narasi yang rapi dan memakai bahasa yang ringan, Dunia Mara bisa membuat pembacanya terhanyut. Sitta Karina berhasil membuat Mara sebagai sosok yang membuat kita ingin berkenalan lebih jauh. Membaca “Dunia Mara” di waktu liburmu bisa membuat diri kamu membayangkan berlibur mengunjungi festival bunga sambil ditemani teman yang asik dan seru seperti Mara Syadiran dan Reno Hanafiah.

2. Petualangan Tintin: Lotus Biru

Petualangan Tintin: Lotus Biru via tokobukukomik.pasarberingharjo.com

Berlatar pendudukan Jepang di Cina, “Lotus Biru” adalah petualangan Tintin yang pertama di kawasan Asia Timur, di komik ini Tintin dan Milo, anjing peliharaannya,  berhadapan dengan sindikat perdagangan opium sekaligus bahaya dari racun Rajaijah, racun yang bisa membuat korbannya menjadi gila, yang mengancam bagi siapapun yang ingin mengagalkan sindikat perdagangan opium.

Di komik volume inilah Tintin pertama kali bertemu dengan Chang Chong Chen yang nantinya akan menemani Tintin di petualangan berikutnya di Tibet.

Dengan latar lokasi yang eksotik , yaitu India dan Cina, dan kelucuan detektif Dupond dan Dupont, Lotus Biru bisa kamu jadikan sebagai bacaan selingan ketika kamu sedang didalam kendaraan umum menuju destinasi liburan kamu, sambil berharap kejutan apa yang akan kamu temui saat sampai di tempat tujuan?

3. Pertemuan Dua Hati oleh N.H. Dini

Pertemuan Dua Hati via d.gr-asset.com

Bu Suci adalah guru baru sebuah SD, diawal hari kerjanya dia sudah dihadapkan pada permasalahan bahwa salah satu muridnya, Waskito, selalu absen. Ketika dia bertanya pada murid-murid kelasnya ia mendapatkan informasi bahwa Waskito selalu menganggu teman sekelasnya dan tidak pernah berperilaku baik. Rekan satu kerjanya menjuluki Waskito sebagai “Anak sukar” karena saking susahnya diatur.

Meskipun para guru dan muridnya tidak mempedulikan Waskito, Bu Suci tetap kukuh pada pendiriannya untuk membujuk Waskito agar kembali sekolah dan membimbing Waskito untuk menjadi anak yang baik. Ditengah usahanya untuk membimbing Waskito, anaknya sakit dan dia harus membagi waktu untuk dedikasinya sebagai guru sekaligus Ibu bagi anaknya sendiri.

Novel ini bisa memperluas pandangan kamu soal peran wanita yang bisa seimbang dalam membagi waktu untuk karir dan keluarga. Meskipun topiknya terkesan berat, N.H. Dini menuturkan dengan narasi yang enak sehingga tetap bisa kamu baca disaat santai saat berlibur.

4. Notorious oleh Cecily von Ziegesar

Notorious merupakan buku kedua dari serial novel “ The It Girl.” Dan dikarang oleh Cecily von Ziegesar yang merupakan pengarang novel bestseller “Gossip Girl.” Serial “The It Girl” sendiri secara keseluruhan merupakan spin-off dari Gossip Girl dengan tokoh utama Jenny Humphrey yang sebelumnya merupakan murid Constance Billard, satu sekolah dengan Serena van der Woodsen dan Blair Waldorf, lalu pindah ke sekolah asrama elit yang bernama Waverly Academy.

Dalam “Notorious” Tinsley Charmichael, sang mantan queen bee, kembali menjadi murid Waverly Academy setelah sebelumnya ia dikeluarkan di tahun kedua karena ketahuan memakai ekstasi di lingkungan sekolah bersama kedua temannya, Callie Vernon dan Brett Messerschmidt. Lalu ia bertemu dengan Jenny Humphrey dan langsung tidak menyukai dia karena dengan “kurang ajar” tidur di kasur asrama yang dulu merupakan miliknya. Terlepas dari perlakuan Tinsley yang tidak ramah, Jenny berusaha untuk berteman dengannya.

Dilandasi dengan perasaan bersalah, Callie dan Brett berusaha memperbaiki hubungan pertemanan mereka karena hanya Tinsley yang dikeluarkan dari Waverly Academy. Tinsley memaafkan mereka, tentu saja dengan persyaratan dan ketentuan yang berlaku.

Kalau kamu suka dengan cerita yang berhubungan dengan persaingan antar cewek untuk mejadi pemegang hirearki tertinggi dalam strata sosial di sekolah. Kamu wajib baca novel ini. Karena siapa tahu, setelah kamu mendapatkan pelajaran dari Tinsley dan teman-temannya, kamu bisa menggulingkan Queen Bee nyebelin yang berkuasa di Sekolah atau di kampus kamu saat awal semester baru dimulai.

5. Rules oleh Cynthia Lord

Catherine, yang masih berusia 12 tahun, dituntut untuk bersikap lebih dewasa dari anak seumurannya karena harus menjaga adiknya, David, yang memiliki autisme. Untuk memudahkan dirinya dalam mengurus adiknya, Catherine membuat semacam peraturan yang harus dipatuhi oleh David seperti, “No toy on the fish tank!!—Tidak boleh ada mainan di dalam akuarium!!” atau “Chew with your mouth close!! – Kunyah makananmu dengan mulut tertutup!!” dan peraturan-peraturan lainnya yang terlihat sepele, namun susah untuk dijalankan oleh anak berkebutuhan spesial seperti David.

Terlepas dari rasa sayangnya terhadap David, terkadang Catherine malu dengan kelakuan adiknya yang sering dianggap aneh oleh teman-temannya, ditambah lagi Catherine merasa bahwa orang tuanya tidak terlalu memperhatikan dirinya karena terlalu fokus dengan David.

Hatinya mulai terobati ketika ia bertemu dengan Jason di klinik tempat adiknya terapi. Jason adalah anak 14 tahun dengan gangguan komunikasi yang menggunakan kartu kosakata untuk berkomunikasi. Agar Jason mengenal banyak kosakata, Catherine dengan sukarela membuatkan kartu-kartu yang berisi kosakata yang biasa dipakai oleh dia dan teman-temannya.

Membaca novel ini, bisa membuat kamu untuk merencanakan menjadi relawan bagi anak-anak dengan kebutuhan spesial seperti David di liburanmu berikutnya dan bisa mensyukuri memiliki anggota keluarga yang terlahir lengkap secara fisik tanpa kekurangan.

6. Serial Komik Hai Miiko! oleh Ono Eriko

Hai Miiko! via d.gr-assets.com

Yamada Miiko adalah murid kelas 5 SD yang periang dan memiliki keluarga serta teman sekolah yang super seru. Sama seperti anak-anak sebayanya, Miiko menyukai komik, kartun, dan paling malas kalau disuruh belajar untuk ulangan dan mengerjakan PR. Pada serial komik ini, Ono Eriko tidak hanya mengangkat topik soal keceriaan anak-anak seumuran Miiko. Tetapi juga soal pubertas, tenggang rasa, kesetiakawanan dan perdamaian dunia. Tentu saja digambarkan dengan lucu sekaligus mengharukan.

Pesan perdamaian disampaikan dalam cerita Miiko yang sedang berlibur ke Hiroshima, dia bertemu dengan hantu anak kecil yang menjadi korban bom atom pada Perang Dunia II lalu di akhir cerita, Miiko digambarkan mendoakan para korban perang sekaligus perdamaian bagi dunia.

kekonyolan Miiko dan teman-temannya bisa membuat kamu tertawa dan suasana liburan yang awalnya basi bisa terlupakan setelah membaca komik ini.

7. Negeri 5 Menara oleh A. Fuadi

Negeri 5 Menara via upload.wikimedia.org

Alif, yang bercita-cita ingin sehebat Habibie, disuruh oleh Orangtuanya untuk masuk ke Pondok Pesantren Madani di Ponorogo, Jawa Timur, karena Orangtuanya menginginkan alif sehebat Buya Hamka. Awalnya, Alif keberatan karena dengan dia masuk Pondok Pesantren Madani, tandanya ia harus berbesar hati tidak bisa langsung masuk Universitas karena Ponpes Madani memiliki kurikulum yang berbeda dari SMA reguler, masa pendidikan yang ditempuh di Ponpes Madani adalah 4 tahun karena di tahun pertama, santri-santrinya akan dididik secara intensif untuk Bahasa Arab dan Bahasa Inggris.

Apalagi, selama hidupnya Alif tidak pernah meninggalkan Tanah Sumatera dan kini ia harus bersekolah di Pulau Jawa. Begitu ia sampai di Ponpes Madani, kekhawatirannya pudar begitu mendengar kalimat “Man Jadda wa Jadda!” yang dianggap sebagai mantra sakti oleh para santri Ponpes Madani apabila sedang berusaha untuk meraih sesuatu.

Kalau kamu sedang mengalami masalah dalam bidang akademik, entah nilai rapormu jeblok atau IPKmu yang turun hingga kamu merasa ‘gak mampu untuk meraih impian kamu. Kamu bisa membaca novel ini di waktu liburan kamu sebagai mood-booster sebelum akhirnya berkutat lagi dengan tugas-tugas yang seabrek pada semester depan.

8. Padang Bulan-Cinta di Dalam Gelas oleh Andrea Hirata

Dwilogi Padang Bulan via 2.bp.blogspot.com

Dwilogi yang diformat menjadi satu Buku ini merupakan kisah lanjutan tentang Ikal. Anak Belitong yang sempat kuliah di Sorbonne, Perancis. Setelah hubungannya dengan A Ling tidak disetujui Ayahnya, Ikal memutuskan untuk tidak tinggal serumah lagi dengan Orangtuanya.

Tidak hanya kisah Ikal saja, ada juga kisah Enong, wanita yang bekerja sebagai penambang timah setelah ayahnya meninggal yang memiliki semangat untuk bisa menguasai Bahasa Inggris dengan “Kamus Bahasa Inggris 1 Milyar Kata”, pemberian mendiang Ayahnya, yang dijadikan pemecut semangat Enong untuk belajar bahasa Inggris

Dihadirkan juga kisah-kisah lainnya yang inspiratif namun dinarasikan seakan-akan para tokohnya berasal dari dimensi lain karena kelakuannya yang konyol dan ajaib terlepas dari cobaan hidup yang dihadapi oleh mereka.

Kalau kamu merasa liburanmu terlalu sampah untuk dikatakan sebagai liburan, setelah membaca ini kamu bisa sadar bahwa masih banyak orang yang memiliki banyak kekurangan, sampai akhirnya harus bekerja tanpa liburan, tetap bahagia walaupun dalam kesusahan hidup yang dimiliki oleh mereka.

9. The Museum of Innocence oleh Orhan Pamuk

The Museum of Innocence via ecx.images-amazon.com

Berlatar Turki pada tahun 1970an, “The Museum of Innocence” bercerita tentang Kemal yang tidak sengaja bertemu saudara jauhnya, Fusun, ketika ia membeli sebuah tas untuk Tunangannya, Sibel, di Butik tempat Fusun bekerja. Ketika Kemal memberikannya ke Sibel, ia menolaknya karena tas yang dibeli oleh Kemal adalah merek palsu.

Mengetahui hal tersebut, Fusun menemui Kemal di apartemennya untuk meminta maaf dan mengembalikan uang Kemal. Setelah peristiwa itu, keduanya intens bertemu dan melanjutkan hubungan mereka ke jenjang love affair. Kemal yakin bahwa perselingkuhannya dengan Fusun akan berlanjut dengan lama meskipun nantinya ia akan menikah dengan Sibel. Apalagi Fusun telah mengatakan pada Kemal bahwa ia mencintainya.

Tampak luar The Museum of Innocence via news.xinhuanet.com

Bagian dalam The Museum of Innocence via matluedke.com

Kalau kamu berniat untuk membaca kelanjutan kisah Fusun dan Kemal, beli novelnya! Jangan download e-book nya! Karena di seperempat halaman terakhir terdapat gambar tiket untuk masuk ke The Museum of Innocence yang benar-benar ada di Turki.

Dengan membawa novelnya, kamu bisa masuk dengan gratis! Siapa tahu di liburanmu berikutnya, kamu punya waktu untuk ke Turki dan mengunjungi Museum di Istanbul, yang menggambarkan kisah cinta terlarang antara Kemal dan Fusun.

10. Tamar oleh Mal Peet

Tamar via walker.co.uk

Novel ini memiliki 2 plot cerita, yang pertama di tahun 1945 dan yang kedua di tahun 1995.

Pada plot tahun 1945 diceritakan ada dua mata-mata the Special Operations Executive yang memiliki kode mata-mata Tamar dan Dart. Yang ditugaskan di Belanda untuk membantu kelompok pemberontakan yang melawan Nazi. Ini kali keduanya Tamar mendapat tugas di Belanda dan kali ini ia kembali bekerja sama dengan Marijke, wanita asli Belanda yang membantu mata-mata The SOE yang juga kekasih Tamar.

Pada plot tahun 1995, ada seorang anak perempuan berusia 15 tahun yang tinggal di London bernama Tamar. Ia mendapatkan “Warisan” dari kakeknya yang meninggal karena bunuh diri, yaitu sebuah kotak dengan label “Tamar” yang berisi petunjuk tentang masa lalu kakeknya. Bersama saudara jauhnya, Yoyo, mereka mengikuti petunjuk sesuai dengan isi kotak yang ditinggalkan oleh kakeknya.

Selain buku-buku yang direkomendasikan Hipwee diatas, mungkin kalian punya rekomendasi lain soal buku yang bisa menemani waktu liburan. Bagikan saja di kolom komentar.

Selamat menikmati liburan!!