Sudah bukan zamannya bahwa laki-laki harus yang menjadi peran utama dalam sebuah film. Tanpa bermaksud mengangkat isu feminisme yang cukup menjadi perbincangan hangat saat ini, kali ini Hipwee mencoba merangkum 7 film di mana tokoh utamanya adalah cewek. Tak hanya itu, karakter wanita dalam deret film berikut ini juga bikin para cowok minder lho. Minder dengan ketangguhan dan kegigihan peran utama wanitanya. Sebut saja karakter Katniss Everdeen dalam The Hunger Games (2012) yang ketangguhannya bikin cowok kagum sekaligus minder. Selain Katniss, masih ada karakter Tjoet Nja’ Dhien dalam film Tjoet Nja’ Dhien (1988) dan karakter lainnya. Langsung aja diintip ya…

1. Katniss Everdeen dalam The Hunger Games, cowok mana yang nggak jiper lihat nyali, kegigihan, dan kekuatan cewek yang satu ini?

Katniss Everdeen, ketangguhannya bikin cowok jiper. via en.wikipedia.org

Katnis Everdeen (Jennifer Lawrence) adalah seorang cewek sederhana yang berjiwa pahlawan. Ia secara sukarela menggantikan adiknya untuk bertarung dalam sebuah kompetisi maut bernama The Hunger Games yang disiarkan langsung oleh stasiun televisi dengan konsep reality show. Ketangguhan dan kegigihan Katniss dalam menyelesaikan kompetisi ini bikin para penonton cowok kagum sama karakternya sekaligus juga jiper. Seandainya sosok Katniss ini nyata, banyak para cowok naksir dia enggan untuk PDKT lantaran minder dengan sederet kelebihan yang dia punya.

2. Tjoet Nja’ Dhien dalam film Tjoet Nja’ Dhien (1988), sosok pahlawan wanita yang inspiratif. Meski berjibaku melawan kependudukan penjajah, dia tak melupakan kewajibannya sebagai istri dan ibu.

Tjoet Nja’ Dhien,  sosok pejuang yang tak melupakan perannya sebagai ibu dan istri. via www.duajurai.com

Seperti yang kita ketahui, perlawanan rakyat Aceh melawan kependudukan Belanda tak bisa dibilang sebentar. Butuh 37 tahun bagi Belanda untuk menguasai Aceh, tercatat sebagai yang terlama dibandingkan dengan menaklukan daerah lain di Indonesia. Dikisahkan Tjoet Nja’ Dhien (Christine Hakim) adalah sosok wanita yang pemimpin perang dan jago dalam bersiasat. Ia bersama dengan rekan-rekannya berjibaku melawan kekuasaan Hindia Belanda.

Advertisement

Tjoet Nja’ Dhien tak hanya digambarkan sebagai sosok yang gigih melawan penjajah, tapi juga sosok ibu dan istri yang baik.

3. Erin Gruwell dalam Freedom Writers, tentang wanita berpendidikan tinggi yang mengajar dengan setulus hati. Dedikasinya bakal bikin para cowok minder!

Sosok Erin yang cerdas dan berdedikasi tinggi pada profesinya bikin penonton cowok kagum sekaligus minder. via latimesblogs.latimes.com

Erin Gruwell (Hillary Swank) dalam film Freedom Writers (2007) diceritakan sebagai wanita berpendidikan tinggi yang dengan senang hati melamar sebagai guru bahasa Inggris di Woodrow Wilson High School, tepatnya di kelas 203. Kelas tersebut dikenal sebagai kelasnya anak-anak yang dimarginalkan. Anak-anak yang mengalami diskriminasi, punya masa lalu sulit, dan diprediksi tak akan lulus. Meski awalnya berat bagi Erin untuk mengajak anak-anak didiknya untuk belajar, tapi dengan kegigihan dan dedikasinya, ia berhasil membuat mereka yang terlanjur putus asa tersebut untuk bangkit mengusahakan masa depan.

Kamu penonton cowok, pasti bakalan minder dengan karakter Erin yang cerdasnya minta ampun, serta seteguh besi dalam menekuni profesinya sebagai guru.

4. Ini nih yang bikin gregetnya punya istri terlalu pintar. Seperti karakter Amy dalam Gone Girl (2014) yang bikin suaminya terancam.

Karakter Amy bikin sang suami- Nick, merasa terancam. via freebeacon.com

Amy Elliott Dunne (Rosamund Pike) digambarkan sebagai sosok istri yang terluka lantaran sang suami, Nick Dunne (Ben Affleck) berselingkuh. Amy pun membalas perbuatan sang Suami dengan menciptakan skenario berupa teka-teki rumit dengan tujuan agar sang Suami dihukum mati. Dalam film ini digambarkan bahwa terkadang kecerdasan seorang istri berpotensi membuat suaminya terancam.

5. Karakter The Bridge dalam film Kill Bill (2003), bikin para penonton cowok terkesima dengan aksi cewek yang satu ini.

Kerennya aksi The Bridge bikin penonton cowok pada minder. via artcocktail.mallforarts.com

Suatu ketika The Bridge (Uma Thurman) yang adalah seorang pembunuh bayaran memutuskan untuk pensiun dari profesi kelamnya itu. Ia ingin hidup bahagia dengan kekasih dan calon bayi yang dikandungnya. Nahas, di hari pernikahannya kelompok pembunuh bayaran bekas dia bernaung telah menghancurkan hari bahagianya tersebut. Mereka membunuh semua orang tersayangnya The Bridge. The Bridge sendiri koma selama 4 tahun dan ketika ia terbangun, ia berniat membalas dendam pada Bill (David Carradine) sang ketua kelompok. Kamu akan melihat aksi kerennya The Bridge melawan mantan kelompoknya itu. Biar pun cewek, The Bridge ama sekali nggak terkalahkan dari lawannya yang kebanyakan cowok!

6. Laura dan Marsha (Laura & Marsha – 2013), bertualang menyusuri benua Biru. Film ini bikin cowok mikir kalau cewek zaman sekarang mandiri dan sanggup traveling tanpa cowok.

Laura dan Marsha adalah potret cewek mandiri masa kini yang bisa traveling tanpa cowok. via life.viva.co.id

Dua sahabat, yakni Laura (Prisia Nasution) dan Marsha (Adinia Wirasti) pergi berpetualang ke Eropa. Perjalanan mereka tak hanya seputar mengunjungi tempat-tempat ikonik benua Biru saja, tapi juga melibatkan emosi dan diwarnai peristiwa yang pada akhirnya membuat keduanya belajar banyak hal. Laura adalah seorang ibu tunggal bagi anak semata wayangnya dan Marsha ialah cewek single yang tangguh. Karakter keduanya adalah potret wanita masa kini yang mandiri dan nggak harus ditemani cowok saat traveling.

7. Sosok Dinda dalam film Kapan Kawin (2015), mengisahkan sosok perempuan yang terlampau cerdas dan punya karir cemerlang, susah dapat jodoh!

Sosok Dinda dalam Kapan Kawin yang nyaris sempurna, cowok pun jiper mau PDKT sama dia. via thebridedept.com

Dinda (Adinia Wirasti) adalah cewek berusia 33 tahun yang belum juga menikah. Padahal dia adalah sosok wanita yang cerdas, general manager sebuah hotel, dan cantik pula. Orang tuanya sudah menuntutnya untuk segera naik pelaminan. Menyiasati keinginan orang tuanya itu, Dinda pun menyewa seorang seniman idealis bernama Satrio (Reza Rahadian) untuk ia jadikan pacar gadungan. Karakter Dinda yang nyaris sempurna sebagai cewek bikin penonton cowok pada jiper. Yup, untuk mendekati cewek seperti Dinda di dunia nyata, mereka tentu kadung minder sebelum melancarkan aksi pendekatan.

Persepsi kalau seorang perempuan tidak boleh terlalu superior dan handal dalam hal-hal tertentu itu salah besar sih. Hari gini justru kaum hawa harus mulai tancap gas untuk dapat mandiri dan tidak banyak tergantung dengan kaum pria. Kalau nantinya para cowok minder gara-gara itu ya salah mereka sendiri kan? Termasuk sehabis mereka nonton film-film ini. Biar tahu rasa dikit, eh 🙂