Hal yang wajar dan lumrah ketika tiba-tiba cewek ngambek, bahkan hingga marah-marah nggak jelas ke semua orang, terlebih cowoknya sendiri. Ya, kami para cowok paham sih sebenarnya, kenapa cewek bisa begitu. PMS! Ya, apalagi kalau bukan PMS (Premenstrual Syndrome) yang menyerang cewek tiap bulannya, sehingga tingkat sensitivitasnya begitu tinggi?

Eits, tapi jangan salah, cowok ternyata juga bisa PMS. Dikutip dari Seventeen, gejala serupa PMS bagi cowok ini bernama IMS (Irritable Male Syndrome) yang memiliki dampak yang hampir sama dengan PMS-nya cewek. Seperti apa kalau cowok tengah IMS? Berikut penjelasannya, biar kamu para cewek nggak emosi menghadapi cowoknya!

IMS pada cowok ini emang beneran ada. Cowok juga bisa mengalami PMS, menurut penelitian di Inggris

Duh, lagi dapet nih, Neng! 🙁 via spoonuniversity.com

Psikoterapis sekaligus penulis buku The Irritable Male Syndrome, Jed Diamond, Ph. D., mengatakan bahwa cowok bisa mengalami IMS 1-2 bulan sekali. Survei yang dilakukan lebih dari 40 tahun ini menghasilkan kesimpulan bahwa IMS nyaris sama dengan PMS. Bedanya hanya perubahan fisik cowok dan cewek. Selebihnya, sama.

Mood-nya bisa tiba-tiba berubah. Ini pengaruh dari hormon yang juga berubah setiap hari

Ah, kamu berubah, Mz! 🙁 via style.over.net

Advertisement

Penyebab utama cowok mengalami IMS adalah dengan menurunnya hormon testosteron setiap hari. Kadar hormon ini cukup tinggi di pagi hari, dan akan turun seiring waktu berjalan, hingga malam. Hal ini disebabkan banyak hal, bisa karena dia stress dengan pekerjaan, tugas kuliah, kecapekan, atau program dietnya. Dan perubahan kadar hormon testosteron pada cowok bisa berakibat pada perubahan mood, sensitivitas, dan emosionalnya. Sama, ‘kan, dengan cewek kalau lagi PMS?

Buruknya, semakin tua cowokmu, semakin rendah hormon testosteronnya. Semakin dia suka baper dan gampang tersinggung

Bete. 🙁 via www.amusingtime.com

Rendahnya hormon testosteron memang membuat mood semakin jelek. Meski nggak selamanya semua orangtua punya mood yang buruk. – Jed Diamond, Ph.D.

Dikutip dari Cosmopolitan, kadar hormon testosteron ternyata nggak cuma berubah sepanjang hari. Tapi juga bisa berubah seiring bertambahnya usia. Semakin tua seorang cowok, semakin menurun juga kadar hormon testosteronnya, dan akan semakin gampang baper dan tersinggung.

Jangan kaget kalau cowokmu tiba-tiba menghilang tanpa kabar. Berikan dia ruang dan waktu untuk menyendiri

Biarkan dia menyendiri, menghabiskan waktu ‘mager’-nya seorang diri. via inhalemd.com

Dampaknya adalah perubahan sikap yang tiba-tiba dari cowokmu. Efek dari PMS cowok ini hampir sama dengan cewek. Cowok merasa kurang percaya diri, dan akibatnya dia nggak mau ketemu sama kamu dulu. Jangan kaget dan marah-marah kalau cowokmu menghilang tanpa kabar. Berikan cowokmu waktu sementara untuk menyendiri hingga mood-nya membaik. Kami hanya butuh pengertian akan hal ini, sama halnya ketika kamu lagi datang bulan, bukan?

Cobalah untuk memahaminya. Sama saat dia berusaha memahamimu sekuat tenaga ketika kamu lagi PMS

Dia yang nge-down, dan butuh pengertian darimu. via www.flickr.com

Berubahnya mood, sikap, mudah panik, nge-down, nggak pede, dan segalanya dari cowokmu secara tiba-tiba harusnya menjadi kesempatanmu untuk bisa belajar lebih memahaminya. Dia yang tiba-tiba membatalkan janji denganmu dengan alasan malas, nggak mood, dan sebagainya, jangan kamu tanggapi dengan amarah. Kalau kamu menghadapinya dengan emosi, justru itu akan memperburuk hubunganmu. Belajarlah untuk memahaminya. Toh, IMS pada cowok ini nggak selama kayak cewek PMS. Dan masa periodiknya bahkan 2-3 bulan.

Nah, itulah penjelasan mengenai PMS-nya cowok. Dengan begitu kamu jadi paham, ‘kan, kenapa cowokmu tiba-tiba bisa berubah menjadi orang yang paling ngeselin?! Sebenarnya cuma butuh saling pengertian aja sih. Setelah itu, beres~

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya