Beberapa saat lalu, netizen dihebohkan dengan foto seorang gadis cantik yang melakoni profesi yang mungkin nggak ada yang percaya. Kalau artis di layar kaca hanya memerankan karakter cewek cantik yang banting tulang dengan bekerja sebagai kuli, sopir, kernet, dan lain sebagainya untuk satu episode, Brenda Trivena Grace Salea malah menjalankan itu setiap hari. Yup, gadis cantik ini menjadi populer di media sosial karena pekerjaannya sebagai sopir angkot. Gimana sih ceritanya?

Cewek yang baru berumur 21 tahun ini nggak malu mencari nafkah lewat pekerjaannya sebagai sopir angkot

Brenda saat jadi sopir angkot via cdn2.tstatic.net

Brenda Trivena Grace Salea atau akrab disapa Brenda ini adalah seorang gadis yang berasal dari Likupang, Minahasa Utara. Gadis cantik satu ini memang patut diacungi jempol. Keputusannya untuk melakoni pekerjaan yang biasanya dikerjaan oleh laki-laki memang bikin salut. Brenda nggak malu tuh jadi sopir angkot di kampung halamannya. Ia mengatarkan penumpang jurusan Likupang-Tatelu. Kalau kamu nggak percaya, datang aja ke terminal Likupang dan tanya apakah ada sopir angkot yang namanya Brenda atau juga sering dipanggil “Om Berenhard pe anak” (anaknya om Berenhard).

Sebagai satu-satunya perempuan yang jadi sopir angkot, banyak pengalaman yang didapatkan Brenda sejak kelas 2 SMA

Cantik yaa via hiburan.rakyatku.com

Pekerjaan menjadi sopir angkot dimulai sejak Brenda duduk di bangku kelas 2 SMA. Hingga kini, tentu banyak pengalaman atau suka duka yang dia alami. Misalnya, di awal-awal Brenda menjadi sopir angkot, banyak yang kaget dan nggak percaya dengan kemampuannya menjadi sopir. Wajar, karena biasanya pekerjaan sebagai sopir dilakoni oleh laki-laki dan Brenda adalah satu-satunya perempuan yang menjadi sopir angkot kala itu. Ada yang nggak jadi naik angkotnya atau kalaupun naik mereka berpegangan erat-erat pada mobil. Tapi seiring berjalannya waktu, para penumpang mulai terbiasa. Bahkan nggak sedikit yang memuji kemampuannya membawa angkot, apalagi sebagai perempuan.

Advertisement

Nggak cuma itu, karena dia perempuan tentu nggak lepas dari cowok iseng yang sering menggodanya. Kalau udah gitu, biasanya Brenda cuek aja. Dan agar dia merasa aman, bangku penumpang yang di depan khusus ia sediakan buat perempuan. Nggak pernah sekalipun ada laki-laki yang duduk di depan bersamanya. Dan kalau Brenda harus mengangkut penumpang pada sore atau malam hari, dia biasa mengajak ayah atau kakaknya turut serta. Biar nggak kenapa-kenapa di jalan.

Pekerjaan tersebut dilakukan saat Brenda juga tengah menyelesaikan studinya di perguruan tinggi

Brenda juga seorang mahasiswi pergurua tinggi via cdn2.tstatic.net

Salutnya lagi, Brenda menjadi sopir angkot saat dia juga tengah menyelesaikan studinya. Saat ini, Brenda tercatat sebagai salah satu mahasiswi semester 7 di Akademi Manajemen Informatika Komputer (AMIK)-Sekolah Tinggi Manajemen Informatika Komputer (STMIK) Manado. Jadi, dari Senin hingga Jumat, Brenda fokus kuliah. Lalu pada Jumat sore dia pulang ke Likupang. Sabtu dan Minggu adalah waktu kerja gadis cantik ini menjadi sopir angkot jurusan Likupang-Tetalu. Nggak cuma jadi sopir angkot, Brenda juga nggak malu tuh turun tangan jadi kuli bangunan. Meski hal itu dilakukannya di rumahnya, pekerjaan mengangkut semen dan batu ini tentu bukanlah hal yang gampang.

Menjadi sopir angkot dilakoninya demi membantu ekonomi keluarga walaupun hanya sedikit

Demi membantu keluarga via cdn2.tstatic.net

Sebenarnya Brenda ikut membantu perekonomian keluarganya sejak kelas 4 SD. Kehidupan mereka yang pas-pasan membuat Brenda ingin ikut meringankan beban keluarganya. Saat itu, Brenda menjajakan ikan sepulang sekolah. Ia juga pernah menjual pisang goreng. Sejak kelas 1 SMP, barulah sang ayah mengenalkan Brenda pada angkot. Nggak langsung diajari cara menyetir, tapi menyapu angkot, melihat mesin, dan menukar ban. Jadi kalau ada terjadi apa-apa dengan angkotnya, Brenda bisa mengatasinya sendiri.

Sekarang nggak cuma mengantarkan penumpang, Brenda juga sering mengantarkan barang pesanan. Dan dia yang langsung turun menjadi kuli angkutnya. Misalnya kalau ada yang memesan air mineral, Brenda sendiri yang mengangkut kardus-kardus tersebut. Biasanya dalam sekali angkut, Brenda bisa membawa dua hingga tiga kardus dengan tangannya. Wah, kuat juga ya. Salut deh!

Nah, harusnya, dengan melihat kerja keras Brenda ini, kita bisa sedikit lebih bersyukur dengan hidup kita. Kamu beruntung bisa mengenyam pendidikan tanpa harus memikirkan biaya atau ekonomi keluarga. Kamu juga beruntung bisa di rumah, main ke mal, merawat kecantikan wajah dan kulit, tanpa harus takut kulitmu kusam karena kena debu jalanan.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya