Penggunaan teknologi modern mulai jadi dilema akhir-akhir ini. Bukan hanya berpengaruh terhadap gaya hidup kita yang makin individualis, tapi juga makin berkurangnya ruang untuk privasi. Apapun yang kita lakukan kini bisa dengan mudah dilihat orang lain, bahkan kita sering kali sengaja membuat orang lain tahu melalui unggahan di media sosial.
Kalau kamu pernah menonton film Minority Report, ada adegan ketika Tom Cruise tidak bisa melarikan diri karena kemanapun dia pergi akan selalu terdeteksi oleh sebuah scan retina yang mengirim lokasinya ke sebuah database sentral. Kini adegan itu bukan hanya adegan film semata, Google telah membuat aplikasi serupa dan kamu sudah  menikmatinya, yaitu Google Maps.

Pengguna ponsel pintar yang terhubung dengan Google akan terlacak kemana pun kamu pergi

Pelacakan lokasi Google Maps via brightside.com

Perusahaan Google ternyata telah melacak pengguna ponsel pintar kemanapun mereka pergi. Melalui Google Maps, Google memiliki sebuah program yang menggunakan titik merah pada peta untuk menandai dimana seseorang berada. Dengan cara ini Google akan jadi lebih mudah saat harus mengidentifikasi seseorang.

Tidak percaya? Kamu bisa mencobanya dengan melacak dirimu sendiri melalui link ini

Tampilan pelacakan Google via hipwee.com

Advertisement

Caranya, pastikan akun ponsel pintarmu (atau Google Chrome juga bisa) login dengan akun google yang akan kamu lacak, lalu klik link ini. Dari link tersebut, kamu bisa melihat rekaman di mana saja kamu sudah bepergian selama ini. Bahkan ketika privasimu sudah diatur, informasimu akan tetap terkumpul dan tersimpan di Google.

Kabar baiknya, kamu bisa meminimalisir sejauh mana kamu bisa dilacak dengan mengikuti prosedur di bawah ini

Kamu bisa melihat lokasimu bulan sebelumnya via hipwee.com

Kamu bisa menonaktifkan pelacakan Google dan menghapus history-mu. Caranya, kamu harus mengecek terlebih dulu apakah location history-mu terhubung dengan akunmu atau tidak. Lalu lihat Google Maps Location History dan klik ikon roda gigi. Disitu kamu bisa memilih untuk menghubungkan layanan tersebut atau tidak. Yang harus digarisbawahi adalah meskipun sudah tidak terhubung dengan layanan itu,  history-mu tidak serta merta terhapus.
Jika kamu ingin menghapus history selama 30 hari terakhir, lihat halaman Location History. Periode waktu default-nya akan memperlihatkan history lokasimu hari ini sehingga tidak akan telihat plotnya di peta. Untuk melihatnya, gunakan menu pull down di bawah kalender sebelah kiri untuk melihat history 30 hari yang lalu atau periode waktu lainnya. Di bagian bawah, kamu akan melihat pilihan untuk menghapus history dari periode waktu yang kamu pilih.

Begini tampilan pelacakan yang dilakukan Google Maps, sangat detail dan jelas. Wah bisa buat melacak si dia nggak ya?

Detail dan lengkap via hipwee.com

Tampilan riwayat lokasi-lokasi yang pernah kamu kunjungi terlihat sangat detail dan lengkap. Kemanapun kamu pergi, Google akan bisa menyimpan semua informasinya. Artinya, kamu tidak akan punya privasi. Kalau kamu ingin melindungi privasimu, caranya bisa seperti yang sudah dijelaskan di poin sebelumnya ya.
Sebelum Google menguasai semua data privasi kita, jangan lupa bagi informasi ini ke temanmu ya!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya