Kadang menjadi orang yang terlalu sensitif dan kerap merasa tak enak itu tidak ada baiknya. Sering merasa bersalah akibat perselisihan yang terjadi dengan pasangan, justru akan berakhir buruk pada segala hal. Pada diri sendiri, pada pasanganmu, dan tentunya pada hubungan kalian itu sendiri.

Dalam kasus seperti ini, yang perlu kamu perhatikan adalah, tak perlu lagi merasa bersalah karena hal ini. Menyalahkan diri sendiri akibat pertengkaran yang tentu terjadi kapan pun, hanya akan membuat batinmu tersiksa, melebarnya masalah, dan tak akan ada penyelesaian total atas pertengkaran kalian.

1. Ketika kalian sama-sama enggan meminta maaf terlebih dahulu. Baiknya, kamu inisiatif untuk mulai memperbaiki keadaan

Gengis. via herbeauty.co

Sudah bukan rahasia lagi, setiap pasangan pasti pernah melakukan kesalahan dan urung meminta maaf duluan. Seperti gengsi, meminta maaf pada pasangan saat terjadi pertengkaran. Tapi kamu tak perlu menyalahkan dirimu karena kamu merasa egois dengan sikapmu untuk tidak meminta maaf terlebih dulu. Karena kalian adalah sepasang kekasih, alangkah baiknya kamu berinisiatif untuk memulainya, memulai untuk memperbaiki hubungan yang renggang akibat pertikaian yang terjadi. Minta maaflah terlebih dahulu, daripada kamu terus menerus merasa bersalah karena gengsi.

2. Kalau memang ada yang harus diprioritaskan, kamu tak perlu merasa sangat bersalah saat menolak ajakannya liburan

Beri dia pengertian. via joliehistoire.com

Advertisement

Menolak ajakan pasangan sendiri untuk pergi ke suatu tempat, seperti liburan, memang kadang timbul perasaan bersalah. Tapi ketika kamu menolaknya dengan alasan yang jelas, seharusnya itu bukan masalah. Seperti misalnya kamu tengah berduka atas meninggalnya kerabat atau karena skripsi yang hampir masuk tenggat waktu. Justru, kalau pasanganmu menyalahkan dirimu karena menolak ajakannya, dia yang harusnya kamu beri kejelasan, agar dia bisa mengerti keadaanmu.

3. Jangan merasa dirimu salah ketika pasanganmu tiba-tiba cemburu. Kalau memang kamu tak melakukan apapun di belakangnya

Ngobrol baik-baik. via movit.net

Cemburu memang wajar, ketika seseorang memiliki rasa cinta yang begitu mendalam. Ketakutan akan kecurangan pasangan, membuat seseorang akan mudah untuk cemburu. Tapi kalau pasanganmu tiba-tiba cemburu tanpa adanya pemicu, dia yang salah. Jangan kamu menyalahkan dirimu sendiri karena membuatnya marah akibat cemburu yang tidak jelas asal usulnya. Tanyakan padanya, apa yang membuat dia begitu cemburu padamu.

4. Bertengkar cuma karena tak bisa berubah demi dirinya. Padahal pasangan yang baik harusnya membimbingmu untuk berbenah diri

Hubungan tak harus membuatmu mengubah dirimu. via adeecodedlife.com

Nah, inilah yang salah pada setiap orang. Saat seseorang telah merasa memiliki hati orang yang dia cintai, bukan berarti dia berhak meminta orang tersebut untuk berubah seperti yang dia mau. Tak jarang loh, kasus seperti ini terjadi sekali dua kali pada para pasangan muda yang tengah kasmaran. Akibatnya, muncullah pertengkaran karena dia tak bisa berubah seperti yang pasangannya inginkan. Setelah itu, dia akan merasa bersalah karena tidak bisa menjadi apa yang pasangannya harapkan. Guys, jangan salahkan dirimu karena masalah sepele ini, ya. Ini bukan salahmu kalau pasanganmu memintamu untuk berubah dalam artian yang luas. Ya, karena memang pada dasarnya kita bukan power rangers atau manusia super!

5. Tanpa solusi, tinggalkan segera jika dia menyalahkanmu akibat kesalahan yang dia lakukan

Jangan mau dikambinghitamkan oleh emosinya. via amazonaws.com

Bukan rahasia umum, pasti setiap orang pernah mengalami hal ini. Menjadi pelampiasan pasangannya yang tengah uring-uringan akibat masalahnya sendiri. Jangan pernah mau, bahkan merutuki dirimu sendiri karena kamu menjadi sasaran atas amarahnya sendiri. Pasti pernah juga dong, setiap orang merasa bersalah ketika tak bisa menenangkan pasangannya yang tengah dirundung masalah? Namun, kalau kasusnya seperti ini, alangkah baiknya kalau kamu meninggalkannya segera. Karena ini bisa menjadi penyakit yang cukup susah untuk mencari obatnya.

6. Sudah memancing pertengkaran, dia masih saja menyalahkan, bukankah ini tanda hubungan kalian sudah tak lagi sehat?

Ini bukan salahmu! via www.silhuetafeminina.com.br

Sama seperti halnya ketika dia menyalahkanmu saat dia memiliki masalah pribadi. Kamu pun tak perlu senantiasa menyalahkan dirimu sendiri. Apalagi ketika tak ada duduk masalah yang jelas tiba-tiba dia marah dan menyalahkanmu. Selain tak masuk akal, hal ini pun di luar kendalimu. Tak banyak yang bisa kamu lakukan, selain mencoba untuk menenangkannya. Kalau memang dia tak bisa ditenangkan dan tetap menyalahkanmu karena masalah yang tidak jelas, lebih baik segera akhiri saja hubungan yang tidak sehat seperti ini.

Ya, buat kamu yang kerap merasa tidak enak dan merasa bersalah atas pertengkaran yang terjadi antara kamu dan pasanganmu, cobalah untuk mengubah semua itu. Cari tahu dulu duduk permasalahannya. Kalau memang ada yang tak beres dengan pasanganmu, kamu bisa menyelesaikannya dengan baik-baik. Bukan malah menyalahkan dirimu terus menerus. Toh, menyalahkan diri sendiri itu tidak baik untuk kesehatan psikologismu dan hubungan yang kamu bina selama ini. Buat apa?

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya