Bagi cewek, kepastian dalam hubungan mutlak hukumnya. Setelah sekian lama menjalin hubungan, tentu harus ada muara tempat kamu dan dia berlabuh. Tak heran, kepastian adalah hal yang tak pernah bosan untuk cewek tanyakan.

Namun di sisi lain, cowok masih begitu resah untuk memberi kepastian pada kekasihnya. Sebenarnya ada banyak hal yang dipikirkan cowok sebelum memberi kepastian. Sayangnya, tak banyak cewek yang paham. Biar tak lagi menuduh cowokmu sebagai laki-laki yang tak serius dalam menjalin hubungan, lebih baik pahami alasan cowok jika tak kunjung memberi kepastian.

1. Cowok kadang masih takut kehilangan kebebasan, selesai janji suci diucapkan

Kadang cowok masih butuh kebebasan via dylandsara.com

Terkesan kekanakan? Memang. Namun mau dikata apa, inilah sifat asli seorang cowok. Kebebasanlah yang selalu menjadi impian mereka. Tapi setelah tiba waktunya, mereka akan sadar bahwa hidup tak bisa selamanya berdiam dalam kebebasan. Saat itu juga, tanpa dipaksa, cowok akan senantiasa memberikan kepastian dalam hubungannya yakni berlanjut ke jenjang pernikahan.

Cowok bukannya makhluk liar yang sulit diatur dan selalu menginginkan kebebasan. Tapi selama janji suci belum diucapkan, cowok sebenarnya hanya ingin merasakan sebentar saja kebebasan yang mungkin nantinya tak bisa dia dapatkan lagi setelah menikah. Karena setelah menikah, perhatiannya akan tercurah untuk anak dan istri.

2. Masih ada cita-cita yang harus cowok kejar. Kepastian pernikahan yang terlalu cepat hanya akan membuat fokusnya menjadi buyar

Advertisement

Mengejar cita-cita. via huffingtonpost.com

Memang sekilas terlihat egois. Namun masalah cita-cita ini, cowok merasa harus melanjutkan usahanya dalam mengejar cita-cita terlebih dulu sebelum memberi cewek kepastian. Bukannya tak peduli dengan kondisi hubungan yang harus segera diberi kepastian, tapi mengejar mimpi adalah upaya cowok untuk selesai dengan urusan diri sendiri. Agar ke depannya bisa fokus dalam merancang mimpi berdua.

Cewek hanya butuh bersabar dan memberi cowoknya waktu untuk terus meraih mimpinya. Tenang, ketika semua cita-citanya telah tercapai, akan ada lamaran datang kepadamu secepatnya.

3. Dalam rencana hidup cowok, membahagiakan orangtua sebelum menikah adalah tujuan utama. Bisakah kepastian untuk menikah ditunda sebentar lagi saja?

Ingin membahagiakan orangtua via www.logancoleblog.com

Memang berat menjadi cowok. Bukan hanya karena dia harus menanggung beban keluarganya kelak, namun dia juga harus menjadi anak yang berbakti kepada kedua orangtuanya. Setelah tumbuh dewasa, cowok tidak bisa begitu saja meninggalkan orangtuanya tanpa balas budi.

Sedari kecil, cowok telah diasuh dan dididik hingga menjadi seorang pria matang. Apakah dia bisa dengan mudah pergi tanpa ucapan terima kasih? Kebahagiaan orangtua di usia senja menjadi tujuan utama bagi cowok. Setelah mampu membahagiakan kedua orangtuanya, bukan tak mungkin cowok akan segera memberimu kepastian.

4. Cowok sadar bahwa berumah tangga tidaklah mudah. Butuh mental yang matang agar mampu melewatinya

Butuh mental yang matang via dylandsara.com

Bagi cowok, memasuki bahtera rumah tangga merupakan tantangan tersendiri. Harus ada persiapan mental yang matang. Pernikahan tak hanya bicara soal kebahagiaan saja. Namun juga tentang cobaan masalah yang datangnya sering tanpa permisi.

Perlu kedewasaan untuk bisa melewati segala cobaan dalam pernikahan. Dan persiapan mental untuk menikah tak bisa jika hanya dilakukan dalam waktu satu atau dua hari saja. Setidaknya berikan waktu untuk cowok menata hati dan pikirannya, agar bisa lebih bijak lagi.

5. Paling tidak, cowok sedang mengusahakan segala persiapan finansial sebelum memberi kepastian. Tolong bersabar sebentar lagi saja

Tolong bersabar sebentar lagi saja via unsplash.com

Atas dasar pemikiran itulah, cowok bertekad untuk mempersiapkan segalanya. Setelah kesiapan mental terkumpul penuh, cowok akan mengusahakan kesiapan finansialnya. Sebab inilah masalah utama bagi cowok. Sekaya apapun orangtua cowok, tidak semua cowok ingin menikahimu dengan uang dari keluarganya.

Beberapa cowok memiliki pola pikir bahwa harus bisa menggelar pernikahan dan menjalani hidup setelah menikah dengan usaha dan keringatnya sendiri, bukan malah dengan suntikan dana dari orangtua. Ini adalah bentuk komitmen dan tanggung jawab yang nantinya cowok berikan.

Cowok tak ingin membiarkan keluarganya kelak hidup dalam kesusahan. Modal harus dikumpulkan, agar hidup berumah tangga nanti tidak serba kekurangan. Meski tak harus bermewah-mewahan, setidaknya serba berkecukupan.

Jadi untuk para cewek yang sedang menanti kepastian dari pasangannya, tolong bersabar sedikit lagi saja..

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya