Banyak pendapat mengatakan kalau yang paling penting dalam sebuah hubungan adalah saling setia. Jika keduanya sama-sama setia, hubungan akan tetap berjalan sesuai rencana. Setia memang diperlukan, tapi terlepas dari rasa setia, ada hal lain yang juga penting dan sangat diperlukan dalam hubungan.

Mari menepi sejenak, ada 6 hal ini yang  tetap kamu perlukan dalam hubungan. Meski kesetiaan sudah dalam genggaman.

1. Buat apa setia jika nggak dilandasi rasa percaya? Bukankah setia akan tumbuh sendirinya bersama dengan rasa percaya?

juga butuh kepercayaan via elizabethwellsphoto.com

Akar dari kesetiaan adalah adanya rasa saling percaya. Kepercayaan yang kita berikan pada seseorang menandakan kalau kita menaruh harapan untuk bisa selalu dijaga. Dan apabila harapan itu bisa dijaga, nggak mustahil bukan kalau kita akan kembali menaruh harapan-harapan lain pada orang yang sama?

Mempercayakan sesuatu yang berarti pada seseorang memang nggak mudah, tapi dalam sebuah hubungan, menjadi pasangan yang setia tanpa diikuti rasa percaya adalah hal yang percuma. Kamu di sisinya, tapi hati dan pikiranmu menuduhkan banyak hal padanya.

2. Menjadi setia butuh perjuangan. Kita dituntut memiliki hati sekuat baja agar tak gampang menyerah

Advertisement

Dituntut memiliki hati sekuat baja via logancoleblog.com

Membangun sebuah hubungan sama halnya seperti membangun sebuah rumah. Kamu tidak hanya membutuhkan satu komponen saja agar rumah itu bisa kokoh. Jika kamu lelah dan kemudian memutuskan untuk menyerah, perjuangan dan setia yang kamu gembor-gemborkan hanyalah kesia-siaan.

Kita nggak cuma butuh rasa setia, tapi juga keinginan untuk tidak gampang menyerah dalam mempertahankan satu sama lainnya. Dan dengan setia, kita akan menemukan satu alasan untuk tidak mudah menyerah.

3. Kesetiaan pasangan akan sempurna, ketika juga mampu saling dukung dan memotivasi

Saling memotivasi via dylandsara.com

Dukungan dan motivasi yang saling diberikan oleh pasangan juga menjadi faktor penting dalam hubungan. Keduanya membuat kamu dan pasangan untuk maju bersama, menjadi pribadi yang lebih baik.

Bukannya ingin meremehkan arti kesetiaan, namun bukankah dukungan dari pasangan juga selalu diperlukan? Buat apa dia setia bertahan di sisimu, kalau dia banyak mengekangmu untuk melakukan ini itu?

4. Saling menerima ketidaksempurnaan juga modal untuk bisa membangun hubungan. Bukan sekadar setia dan selalu ada

Saling menerima ketidaksempurnaan via dylandsara.com

Kita paham betul apa yang sebenarnya kita cari dalam hidup. Kebahagiaan yang bukan sementara saja. Ketika kita sudah memilih satu orang untuk diajak berbagi, pastilah dia yang akan kamu yakini bisa menerima apa adanya dirimu. Saling menerima ketidaksempurnaan dan memilih tetap bertahan.

Karena cinta yang sebenar-benarnya adalah cinta yang tetap tumbuh, sekalipun kamu sudah sangat khatam dengan kekurangannya.

5. Memohon seseorang untuk tetap tinggal, hanya sebatas cara kamu yang takut merasa sendirian

Jangan takut sendirian via bridalmusings.com

Rasa takut kehilangan seseorang itu berarti kamu merasa takut sendirian sampai kamu rela mengemis-ngemis dia untuk tetap tinggal. Dalam sebuah hubungan, paksaan itu tidak pernah dibenarkan. Apalagi terpaksa untuk setia padahal hati untukmu tak lagi ada.

Apa bisa kamu tetap bersama seseorang yang hati dan pikirannya tak ada kamu di dalamnya? Memilih bertahan, meski hubungan tak lagi bernyawa. Pada akhirnya kamu hanya sedang menyayat luka pada tubuhmu sendiri.

6. Kita terlalu berfokus dengan bagaimana caranya setia sampai lupa bagaimana membangun sebuah hubungan yang  menyenangkan

Butuh sesuatu yang menyenangkan via elizabethwellsphoto.com

Nggak sedikit orang yang setia malah ditinggalkan. Kenapa? Karena kita terlalu sibuk mencari cara agar hati dan pikiran kita terkunci pada satu orang saja tanpa diiringi bagaimana cara menjadikan diri sebagai orang yang menyenangkan. Dia tahu bahwa kita adalah seseorang yang setia, tapi pada kenyataannya setia saja tidak cukup untuk membuat dia bertahan.

Berupaya terlalu keras untuk setia, kadang membuat pola pikir kita menjadi sempit. Kesetiaan bukan hal wajib yang perlu segera diupayakan. Kesetiaan datang saat kamu telah menemukan kenyamanan pada dia yang bersamamu sekarang. Karena ketika sudah nyaman, kamu pun enggan beranjak lagi.

Sebenarnya kesetiaan bukanlah hal yang harus diperjuangkan mati-matian. Kesetiaan harus datang dengan sendirinya dengan kesadaran dan tanpa dipaksa.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya