Mungkin selama ini ungkapan cinta pertama tak pernah terlupakan sudah sering kamu dengar. Ya, perkara cinta pertama yang dimiliki tiap orang mungkin memang jadi cerita tersendiri dalam perjalanan cinta yang dijalani. Selain dikatakan sulit untuk dilupakan, cinta pertama juga identik dengan “cinta monyet” alias cinta ala anak-anak yang belum memahami secara dewasa soal perasaan tersebut.

Namun, di balik itu semua ada alasan tersendiri kenapa cinta pertama begitu sulit dilupakan. Dan, meski disebut sebagai cinta monyet, namun bukan berarti cinta pertama tidak bisa menjadi cinta yang seutuhnya ‘kan? Untuk meyakinkanmu soal cinta pertama yang tak terlupakan dan mungkin saja untuk dipersatukan, Hipwee punya alasan dan bukti nyatanya di bawah ini. Langsung saja kamu simak, yuk.

Pada cinta pertama lah kamu merasakan suka cita yang beda dihati, tak salah kalau diingatanmu kisah ini sulit untuk pergi

first love 🙂

Rasanya tidak hanya cinta pertama, hal lain yang dilakukan untuk kali pertama rasanya juga akan sama membekasnya di hati dan pikiran. Karena alasan itulah, rasa suka dan cinta pertama yang begitu membekas jadi begitu susah dilupakan. Kesan yang dalam tertanam seolah mengajak hatimu merasakan “sesuatu” yang baru. Bahkan, meski sudah lama berselang, bukan tak mungkin rasa itu bisa mudah hilang.

Jika cinta pertamamu jatuh pada si pacar pertama, maka di situlah rasa sakit akan putus cinta harus siap kamu rasakan

Hihi <3

Advertisement

Sakit hati kala putus cinta untuk pertama kali tentu jadi alasan berikutnya yang buat si cinta monyetmu dulu begitu susah dilupakan. Lagi dan lagi, sekalipun kamu barangkali sudah mendapat cinta yang sebenarnya, tapi rasa sakit hati karena si cinta pertama entah kenapa tetap terasa begitu hangat di bagian hatimu.

Meski sudah terpisah jauh dan lama, tapi kenangan di masa lalu bersamanya seringkali justru lebih menguatkan daripada dilupakan

LUV!

Berada di cinta yang terasa begitu manis dan kala menjalaninya dengan malu-malu, tentu ada banyak kenangan yang ikut dan begitu susah dilupakan. Bahkan meski sudah beranjak dewasa, bukan tidak mungkin rasanya kalau kamu masih suka senyum-senyum sendiri karena mengingatnya. Tidak peduli seberapa lama dan seberapa jauh kalian sudah terpisah, kenangan itu seperti bisa masuk dalam pikiranmu lagi dengan mudah.

Selama ini cinta pertama disebut cinta monyet yang kesungguhannya dipertanyakan. Tapi anggapan itu nyatanya salah, karena pasangan ini jadi bukti nyata…

bermula dari celoteh a la anak 3 tahun. via www.tainaglairs.com

Kalau selama ini kamu terus berpikir jika cinta pertama hanya terus bisa mengisi relung hati dan pikiran tanpa bisa jadi nyata, maka kamu harus segera mengubahnya. Pasalnya, sepasang kekasih ini jadi salah satu bukti nyata kalau cinta yang dulunya dikira sebatas cinta monyet ala anak-anak dan tak bisa jadi nyata ini pada akhirnya bisa terwujud juga. Iya, Matt Grodsky dan Laura Scheeler membuktikan cinta monyet mereka yang sudah terbangun sejak keduanya masih berusia 3 tahun.

Semua kisah cinta tersebut bermula saat keduanya bertemu ketika ada di bangku pre-school. Ketika mereka masih sama-sama belum memahami arti cinta pertama, Matt dan Laura sudah terbiasa bercanda bersama, begitu akrab dan hangat. Kedekatan itu pun yang sepertinya membuat Matt merasa begitu nyaman, sampai pada akhirnya dia berjanji kala keduanya sudah dewasa, Matt akan menikahi Laura. Saat itu, orang sekitar yang mendengarnya jelas sontak tertawa lantaran mendengar celotehan si bocah kecil tersebut.

Di bangku SMA keduanya sempat terpisah, meski begitu komunikasi lewat surat selalu mereka usahakan tiap tahunnya

Sampai pada akhirnya mereka bisa bertemu lagi. via www.presidentmommy.com

Di usia sekolah dasar, Matt dan Laura harus terpisah. Dimana saat itu keduanya hanya berkomunikasi lewat surat yang dikirimnya setahun sekali, yakni saat natal tiba. Iya, lewat surat ucapan selamat natal itulah keduanya tetap menjaga komunikasi. Sampai di bangku sekolah menengah atas, akhirnya pasangan cinta monyet itu bertemu kembali. Keduanya pun tidak berhenti saling mencari informasi lewat teman-teman dekatnya. Dan, setelah dua minggu pertemuan mereka, Matt dan Laura akhirnya menjalin hubungan yang sebenarnya. Mereka sama-sama menyepakati untuk berpacaran,

Setelah bertemu lagi, janji yang telah tercipta saat keduanya berusia 3 tahun pun akhirnya terwujud bak dongeng para putri…

Janji pun terbayar lunas dan tuntas! via www.dn.pt

Karena perkara janji adalah utang, selagi ada kesempatan yang memungkinkan Matt pun membayarnya dengan lunas dan tuntas. Setelah lulus dari universitas, Matt pun tidak ragu untuk memenuhi janjinya untuk menikahi sang cinta pertama. Meski pernah terpisah, namun diakui oleh Matt kalau cintanya untuk Laura sejak usianya 3 tahun sampai saat ini tidak pernah berkurang sedikitpun, bahkan terus bertambah seiring berjalannya waktu. Dan, siapa sangka jika celotehnya di masa cinta monyet bisa terjadi dan nyata.

Itulah alasan kenapa cinta pertama tak hanya jadi cinta monyet atau sesuatu yang begitu sulit dilupa oleh kamu. Seperti namanya, segala sesuatu yang baru dirasakan kali pertama memang akan cukup membekas di hati dan juga pikiran. Dan, mungkin Matt serta Laura bisa dikatakan cukup beruntung karena pada akhirnya mereka bisa bersama-sama oleh cinta pertamanya. Kamu, mau juga? 🙂

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya