Namanya juga cowok, sedewasa apapun dia, tetap akan ada sepercik sifat kekanakan yang masih ia pendam dalam dirinya. Hal ini masih wajar kok. Ketika kamu melihat cowokmu yang biasanya dewasa dalam menyikapi hubungan tiba-tiba memunculkan sisi kekanakannya, kamu nggak perlu panik dan merasa dia berubah. Kamu cuma perlu tenang, dia tetap orang yang sama.

Boys will always be boys

Walau usianya sudah tak lagi muda, tetapi dalam diri setiap cowok pasti ada pikiran anak kecil yang tak bisa dihilangkan. Alih-alih kamu ragu dengan cowokmu, sisa-sisa kekanakan dalam dirinya sebenarnya bisa jadi tanda kalau dia akan menjadi ayah yang baik untuk anak kalian kelak. Percaya, deh~

Cowok yang masih punya sifat kekanakan akan cenderung lebih mudah bergaul dengan anak-anak. Antara ayah dan anak, nggak akan ada rahasia-rahasian

Mudah bergaul via www.juliepepin.com

Karena memang sifatnya yang juga masih seperti anak-anak, cowokmu pasti akan dengan mudah bergaul dengan anak kecil. Jika kalian memiliki anak kelak, ia pasti jadi sosok ayah yang dekat dengan anak. Berbicara tiap malam dengannya. Bermain bersama dengan sang anak. Hingga tak ada jarak antara dia dan anakmu nanti. Ujungnya, segala masalah pasti akan diceritakan kepadanya. Nggak ada yang namanya rahasia-rahasiaan antara orangtua dan anak. Keluarga kecil kalian akan jadi keluarga yang nyaman dan bahagia.

Sifat kekanakan yang dimilikinya membuat dia paham betul soal apa yang tengah dirasakan sang anak. Membuatnya tahu apa yang harus diperbuat, saat anak berada dalam masalah

Advertisement

Peka terhadap perasaan anak via www.juliepepin.com

Kesamaan sifat kekanakan yang dimiliki olehnya dan anak kalian menimbulkan ikatan batin yang kuat antara keduanya. Ia jadi paham betul soal apa yang tengah dirasakan oleh sang anak. Apakah anakmu sedang kesal atau marah, ia bisa menebak dengan tepat suasana hati anak.

Dengan begitu, ia tahu betul apa yang harus diperbuat. Ia bisa membantu anak kalian menyelesaikan masalahnya bahkan tanpa diminta dan disadari oleh anak kalian nanti.

Dengan sifat kekanakannya itu ia bisa sangat membantu dalam hal memberi dorongan moral. Ucapannya akan terdengar seperti sahabat daripada orangtua

Mereka seperti sahabat via www.epm.org

Dorongan moral dari seorang Ayah akan sangat membantu perkembangan anak

Harus diakui, peran seorang Ayah dalam perkembangan anak memang dipandang sedikit kalah dengan peran Ibu. Anak-anak juga merasa lebih memiliki kedekatan dengan Ibu daripada Ayah. Namun, cowok yang memiliki sifat kekanakan memiliki ikatan yang jauh lebih dalam terhadap anak.

Persamaan sifat kekanakan tersebut membuatnya dipandang sebagai sahabat daripada sebagai Ayah. Dengan begitu, obrolan dengan anak, meski bentuknya nasihat, akan dipandang sebagai obrolan yang ringan dan mudah diterima. Nah, dengan begitu nasihat yang ada akan lebih mudah masuk dan diterima oleh sang anak. 🙂

Ada rasa nyaman yang ditimbulkan dari hubungan Ayah dan anak saat bermain bersama. Dengan begitu, perkembangan anak akan jauh lebih bisa diarahkan olehnya

Dianggap seperti sahabat via www.oclarim.com.mo

Momen bermain bersama ayah dan anak tentunya juga sangat penting bagi tumbuh kembang anak. Jika calon suamimu kelak bisa menempatkan diri sebagai ayah dan juga teman bermain mereka, maka anak-anakmu kelak bisa merasa nyaman jika berada di dekatmu maupun suamimu kelak. Dalam momen ini, anak-anak diberi banyak kesempatan untuk mengenal orangtua mereka sendiri. Pun kamu dan calon suamimu kelak lebih punya kesempatan untuk memahami anakmu.

Kalau dia masih menyimpan sifat kekanakannya hingga saat ini, kamu tak perlu khawatir. Justru hal ini nantinya yang akan jadi senjata untuk mengasuh anak-anakmu. Agar tumbuh kembang mereka bisa diarahkan menjadi lebih baik lagi dan tak salah langkah.


Nah, jadi jangan keburu kecewa dulu saat cowokmu punya sifat yang kekanakan. Kalau sudah begitu, bukankah dia bisa jadi partner yang tepat untuk mendidik anak kalian kelak? 🙂

Suka artikel ini? Yuk follow Hipwee di mig.me!