Hubungan yang sudah dijalani sekian lama sering menyisakan pertanyaan ‘Kapan?’ dan ‘Duh…dia serius sama aku nggak ya?’

Apalagi setelah sekian tahun bersama wajar jika kamu penasaran ke mana hubungan ini akan dibawa. Apakah dia memang ingin menjadikanmu pasangan seriusnya. Atau masih ingin sekadar main-main saja.

Buatmu yang masih bertanya kenapa masih belum dilamar juga — 4 hal ini semoga bisa membuka mata.

Dia masih punya mimpi yang harus dikejar. Hubungan ini besar, tapi ambisinya harus membuatmu bersabar

Membersamai seseorang dengan ambisi besar memang membutuhkan seni tersendiri. Di satu sisi kamu akan diajak seperti naik roller coaster yang terus-terusan membuatmu merasa tertantang. Tapi di sisi lain kamu harus sabar, karena bersama dia yang tidak pernah merasa cukup.

Dia yang sepertinya lebih nyaman berada di luar, bukan kembali kepadamu untuk pulang.

Advertisement

Jika kamu bersama seseorang yang seperti ini maka kamu mesti tahu diri. Bukannya dia tidak mencintaimu. Dia hanya belum merasa bisa berhenti dan menangguhkan semua impian untuk settle down bersamamu.

Diam-diam dia masih mengamatimu. Bunyi klik dalam hatinya belum tercipta karena kamu

Setiap orang punya standar berbeda untuk menentukan kapan bisa merasa pas dengan pasangan yang sudah lama membersamainya. Bagi beberapa orang ini bisa berarti 2 atau 3 bulan saja. Bagi beberapa orang lain proses ini bisa memakan waktu bertahun-tahun lamanya.

Jika kamu penasaran kenapa sampai sekarang belum dilamar juga, bisa saja karena dia belum menemukan bunyi klik yang dicari selama ini. Barangkali dia butuh waktu sedikit lebih lama untuk menemukannya. Sekarang semua keputusan ada di tanganmu. Apakah mau bertahan atau membiarkannya selesai dengan proses yang jelas tidak singkat itu.

Komitmen tidak pernah dianggapnya remeh. Dia mau hubungan ini berhasil. Atau tidak usah dimulai sama sekali

Soal urusan komitmen besar macam ini dia tidak mau main-main sama sekali. Dia memang mengambil waktu lebih lama untuk memutuskan hubungan ini mau dibawa ke mana, karena dia hanya tidak ingin kalian berdua kecewa.

Jika dimulai hubungan ini harus berhasil sepenuhnya. Atau tidak perlu dimulai sama sekali kalau hanya gagal akhirnya.

Jangan berpikir macam-macam dulu. Siapa tahu dia hanya sedang mendoakanmu

Ada orang yang memilih diam-diam menggumulkanmu dalam doanya. Dia memilih tidak banyak bicara padamu dan mengumbar janji.

Cukup bicara pada Dia yang Maha Paling Memutuskan, biarkan Dia yang memutuskan mengambil jalan. Dia hanya ingin keputusannya tidak terpengaruh untuk berbagai perasaan. Pasangan yang benar-benar mencintaimu lebih memilih mendoakan.

Masih berpikir kenapa kamu belum juga ditanya, ‘Mau menikah denganku atau tidak?’ barangkali alasan-alasan ini bisa menjawab rasa penasaranmu. Jangan bimbang dulu.