Cahaya matahari yang diam-diam menelusup masuk lewat celah dedaunan pinus selalu tampak begitu dramatis. Keadaan tersebut akan berbeda jadinya jika sepasang sejoli ada di dalamnya. Ia tidak hanya terasa dramatis, namun juga begitu romantis.

 

1. Hutan pinus Imogiri

Cahaya matahari yang diam-diam menelusup masuk lewat celah dedaunan pinus selalu tampak begitu dramatis. Keadaan tersebut akan berbeda jadinya jika sepasang sejoli ada di dalamnya. Ia tidak hanya terasa dramatis, namun juga begitu romantis.

2. Pantai Pok Tunggal

Hamparan pasir putih nan luas dengan sebatang pohon Pok yang menaunginya adalah secuil surga mungil yang selalu memanjakan mata. Pohon yang tampak sebatang kara tersebut tak akan pernah lari meninggalkan pantai ini meskipun ia harus menyaksikan ratusan pasangan dengan romantisnya mengabadikan momen kebersamaan mereka. Ia menjadi bagian penting yang memperkuat kesan romantis dalam tiap momen tersebut.

3. Tebing Pantai Siung

pantai siung

pantai siung via http://poetrafoto.com

Menaklukkan tebing Pantai Siung ini sama halnya dengan menaklukkan hati seorang wanita. Hati-hati dan jangan gegabah! Bukan tebing yang digunakan sebagai tempat panjat tebing yang dimaksud, melainkan sebuah tebing tinggi dengan puncak yang tak begitu luaslah yang sedang dibicarakan. Di atas tebing inilah, ombak terlihat berlabuh sempurna, samudera luas menganga dan biru langit menjadi atapnya. Di tebing ini pulalah, banyak pasangan yang hampir berlayar mengarungi samudera hidup baru mengabadikan kebahagiaan mereka sebelum menikah.

4. Malioboro

Kesan klasik yang romantis adalah ciri khas Malioboro. Andong-andong yang terparkir di pinggir jalan, becak-becak yang menanti penumpang adalah bagian dari sisi romantis tersebut. Bayangkanlah bila Anda berdua dengan pasangan Anda tertangkap kamera sedang menikmati suasananya. Mungkin ketika Anda sedang memuji pasangan Anda di atas becak atau andong, atau ketika Anda sedang berjalan sambil menggandeng tangannya saat menikmati jantung kota Jogja ini.

5. Landasan pacu aeromodeling Pantai Depok

Mata awam mungkin tak akan kagum olehnya. Sepintas, memang tak ada yang spesial, landasan pacu ini hanyalah sebuah jalan lurus berujung sepanjang 400 meter lengkap dengan marka jalannya yang tepat berada di tepi pantai. Pohon cemara udang dan belukar khas pantai adalah penghuni sisi kanan dan kirinya. Namun, siapa mengira landasan pacu aeromodeling ini begitu fotogenik. Ia dapat tampak begitu dramatis ketika sebuah pesawat aerobatik hilir mudik, tampak menyenangkan ketika sekelompok remaja berpose girang dan begitu romantis ketika sepasang sejoli tersenyum manis di depan kamera.

6. Jembatan Plunyon, Kalikuning

Jembatan Plunyon, Kalikuning

Jembatan Plunyon, Kalikuning via http://poetrafoto.com

Jembatan Plunyon terletak di Desa Plunyon, Kalikuning. Jembatan ini adalah salah satu bangunan yang masih berdiri tegak setelah peristiwa letusan Gunung Merapi 2010 silam. Kondisinya masih layak diseberangi, meskipun ia seperti tak berpenghuni. Ia dibiarkan begitu saja tanpa diperbaiki. Rumput gajah dan ilalang menjadi temannya empat tahun belakangan ini. Namun, rasa ngeri ketika membayangkan ganasnya Merapi menghembuskan awan panas hilang seketika saat melihat hasil foto dalam kamera. Sepasang kekasih yang begitu mesra mampu menghalau semua hal menakutkan itu. Seketika tempat ini menjadi tampak begitu romantis.

7. Candi Plaosan

Seperti layaknya manusia yang diciptakan berpasang-pasangan, begitu pula halnya dengan Candi Plaosan. Candi yang dibangun sebagai bukti kecintaan Rakai Pikatan terhadap istrinya, Pramudya Wardhani ini memiliki dua bangunan utama yang sama dan saling berdampingan. Kedua bangunan candi tersebut tampak berdiri dengan indahnya sebagai simbol cinta di antara mereka. Kekuatan cinta kedua sejoli tersebut pun dipercaya masih tersimpan di sana dan akan terbawa oleh tiap pasangan yang datang mengunjunginya. Mereka yang melakukan sesi pemotretan pre wedding di sana tak hanya sekedar mengabadikan kebersamaan dalam sebuah foto, melainkan mengulang sebuah romansa yang ada sejak ratusan tahun silam.

8. Gumuk Pasir Parangtritis

Gumuk Pasir Parangtritis

Gumuk Pasir Parangtritis via http://poetrafoto.com

Jejak-jejak kaki kita di atas bukit pasir di Jogja selatan ini mungkin akan hilang begitu saja setelah ditinggalkan. Tapi setiap momen yang terperangkap dalam kamera, tentu akan bertahan selamanya. Di Gumuk Pasir Parangtritis inilah banyak pasangan mengabadikan kebersamaan mereka. Potret-potret romantis berlatar padang pasir nan luas tampak begitu sempurna membius mata.

9. Istana Ratu Boko

Istana Ratu Boko

Istana Ratu Boko via http://www.agathaphotovideo.com

Gerbang bertingkat megah nan indah menjadi bagian utama dari keseluruhan kompleks Istana Ratu Boko. Sudah sejak ratusan tahun silam gerbang tersebut berdiri diam di sana. Entah sudah berapa ribu kali pula ia menjadi saksi dua sejoli yang hendak mengikat janji suci. Gerbang istana ini adalah salah satu lokasi foto pre wedding favorit para pasangan sebelum mereka menikah, tak hanya yang berasal dari Jogja, melainkan dari berbagai penjuru Indonesia.

10. Istana air Tamansari

Istana Air Tamansari

Istana Air Tamansari via http://poetrafoto.com

Dinding-dinding tebal dan tinggi masih menyisakan cerita betapa kokoh bangunan istana air ini. Warna krem lembut berpadu dengan sulur-sulur bunga, burung-burung dan naga yang terukir pada dindingnya menjadikan tempat ini begitu hangat dan romantis. Gemericik suara air dari kolam-kolam pemandian terdengar begitu syahdu. Seketika, terbayang putri-putri cantik keraton hilir mudik di dalamnya. Romantisnya tempat ini mampu menarik sekian banyak pasangan untuk melakukan sesi pemotretan pre wedding di sini. Beberapa titik yang menjadi favorit adalah kolam pemandian, pulo cemeti dan masjid bawah tanahnya.