Banyak yang bilang belum sah jadi mahasiswa jika belum tinggal ngekost pisah dari orang tua meski kampusnya masih satu kota dengan tempat tinggalnya namun tidak sedikit juga ada yang masih memilih tetap tinggal bersama orang tua. Tinggal ngekost akan lebih bebas beraktivitas dan tidak ada yang melarang-larang, lebih mudah mobile ke kampus, bisa bebas keluar jalan bersama teman-teman, dan masih banyak lagi ‘kebebasan-kebebasan’ lain yang hanya anak kosan dan Tuhan yang mengerti itu. Status anak kost adalah sebuah kebanggaan tersendiri. Karena nggak semua orang bisa hidup mandiri.

Tapi bagi kalian yang masih memilih tinggal bersama orang tua, masih ada kok hal-hal yang bisa bikin kalian bangga. Tinggal bareng ortu itu nggak apa-apa!

 

1. Dengan tinggal bersama orangtua, nutrisi akan terjamin. Menjaga kesehatan tubuh jadi lebih mudah

Makanan 4 Sehat 5 Sempurna

Makanan 4 Sehat 5 Sempurna via http://halosehat.com

Sudah banyak terdengar kisah anak kost yang makannya tidak teratur. Alasannya sederhana saja. Jika kamu mahasiswa atau pekerja kantoran yang tinggal ngekost, kamu akan berangkat sepagi mungkin dan akan menyantap sarapan apa adanya, belum lagi jika kamu telat bangun sarapan menjadi hal yang sering terlupakan. Ketika pulang kuliah atau pulang kantor, hari sudah malam. Sepulangnya kamu di kost, tubuhmu merasa lelah dan tidak ada lagi gairah untuk membuat makanan bahkan untuk keluar membeli makanan pun terasa sangat malas dan pada akhirnya kamu melewatkan makan malam. 

Bagaimana mau memenuhi kebutuhan nutrisi kalau makan saja tidak teratur seperti itu? 

Nah, bersyukurlah kalian yang tinggal bersama orangtua. Orangtua mu bahkan tidak mengizinkan kamu keluar rumah jika belum menyantap sarapan buatan mereka. Belum lagi kalau kamu dibekali makanan untuk makan siang. Pulang ke rumah, orangtua sudah menunggu di meja makan mengajak mu makan malam. Duh… surga dunia.

2. Memang tinggal sama ortu itu nggak bebas. Tapi paling nggak, ada yang memarahimu kalau pergaulanmu nggak benar

Film Kekerasan Picu Tawuran Pelajar

Film Kekerasan Picu Tawuran Pelajar via https://ekazai.files.wordpress.com

Jika kamu salah satu yang memilih tinggal bersama orangtua, patuhilah semua perintah dan larangan-larangan mereka. Wejangan yang sama mereka berikan kepadamu setiap hari agar kamu terhindar dari salah pergaulan.

Sudah banyak terjadi kejahatan akibat salah pergaulan yang ujung-ujungnya menyalahkan peran orangtua. Mereka selalu menjadi alasan ketika didapati anaknya melakukan perbuatan-perbuatan tercela yang merugikan orang banyak. Orangtuamu akan ‘dituduh’ sebagai orangtua yang tidak mendidik dan memperhatikan anaknya.

So, buat kalian yang masih tinggal bersama orangtua, kalian mau tidak mau harus menjaga nama baik orangtua kalian dengan tidak melakukan perbuatan-perbuatan tercela dan terjerumus dalam pergaulan yang salah. 

3. Kamu bisa berbakti setiap saat, nggak perlu nunggu liburan tiba!

Penghilang Bakteri 41

Penghilang Bakteri 41 via http://www.keluargaindonesia.net

Ketika kamu sudah memasuki dunia perkuliahan, mungkin separuh dari teman kelasmu kini tinggal terpisah dari orang tua. Kadang kamu juga merasa iri kepada teman-temanmu karena mereka tidak dituntut dengan pekerjaan rumah yang merepotkan seperti menyapu halaman rumah, mencuci baju dan piring kotor, mengantar adik ke sekolah, dll. Lain lagi kasusnya jika kamu adalah anak satu-satunya dan memilih untuk tinggal ngekos. Siapa yang akan membantu Mama di dapur kalau kamu sudah tidak tinggal di rumah? Siapa yang akan merawat Mama dan Papa kalau mereka sakit?

Sadarkah kalian bahwa mengerjakan semua perkerjaan itu menjadikan kamu sebagai anak yang berbakti karena telah membantu orang tua serta meringankan beban meraka.

4. Kamu pun bisa merasakan kasih ibu ketika jam malam tiba

Tetap tinggal bersama orang tua artinya tetap mengikuti aturan rumah. Salah satunya adalah ‘jam malam’ yang diberlakukan oleh orang tua. ‘Jam malam’ misalnya pukul 8 malam, itu artinya kamu harus sudah berada di rumah selambat-lambatnya pukul 8 malam. Lebih dari itu, Mama atau Papa akan mulai resah bahkan ngomel-ngomelkenapa anak gadisnya belum juga pulang ke rumah. Biasanya Mama akan mulai panik tidak berhenti menghubungi kamu menanyakan "Kamu lagi di mana? Sudah jam berapa ini? Kenapa belum pulang?”.

Pertanyaan itu akan terus muncul ketika Mama terus menghubungimu dan Mama tidak akan berhenti menelpon dan mengirim sms sampai Mama melihat anak gadisnya tiba di rumah dengan selamat. Memang sih akan menjadi sangat risih jika terjadi hal seperti itu, tapi renungkanlah sebentar saja apa yang dilakukan orang tua semata-mata untuk melindungi anaknya yang berada diluar sana.

5. Kamu akan merasa masih jadi anak kecil-nya Mama dan Papa

Mom and Baby Having Fun

Mom and Baby Having Fun via http://www.publicdomainpictures.net

Sejak kecil ada beberapa hal tak pernah Mama dan Papa lupa untuk diingatkan kepada kita. Misalnya saja:

“Sebelum tidur, jangan lupa sikat gigi ya, Nak!”

“Adek udah shalat belum?”

“Bangun tidur, kamarnya dirapihin, ya!”

Sejak kecil kalimat itu terus-menerus diulang sehingga kebiasaan yang dilakukan Mama dan Papa seperti itu tidak mudah hilang begitu saja bahkan masih bertahan sampai sekarang hingga kamu mungkin sudah beranjak dewasa.

Sebuah suasana yang tidak akan kamu dapatkan jika kamu tinggal ngekos. Kalau di rumah kan ada Mama dan Papa, kalau di kosan kan ngga mungkin ibu kos yang mau ingetin kamu supaya jangan lupa sikat gigi. Paling ibu kos sering ingetin uang sewa bulanan. Hehehehe…

6. Selalu ada yang bersedia mengantarkan ke manapun

Suatu saat kamu bepergian dengan teman-teman. Perginya sih bareng temen, tapi pas udah sampai di sana temennya mau pulang duluan atau kamu yang ingin pulang duluan. Mendadak panik dan bingung pulangnya bagaimana nih? Sama siapa?

Keluarga memang tembok pertahanan terakhir dan selalu ada. Kamu bisa menghubungi kakak atau adik untuk minta tolong dijemput di tempat itu, kan?

Lain lagi kasusnya kalau kamu tinggal jauh dari keluarga. Mau telepon kakak atau adik mana bisa? Ya mau tidak mau kamu harus berjuang pulang sendiri. Di balik raga yang mau balik ke kosan ada jiwa yang mesti dan kudu bisa pulang sendiri. Hehehe.

7. Uang jajan justru lebih terkontrol!

Tips Menghemat Uang Jajan

Tips Menghemat Uang Jajan via http://majalahouch.com

Siapa bilang anak yang masih tinggal sama Mama dan Papa ngga bisa kontrol uang jajan? Siapa bilang anak kosan lebih ahli dan urusan hemat uang bulanan?

Walaupun masih tinggal sama keluarga kamu juga bisa kok mengusulkan ke Mama untuk diberikan uang jajan bulanan. Nah dari sinilah kita bisa belajar mengelola uang jajan dengan bijak. Kita harus pintar-pintar mengakali pengeluaran kita karena akan malu banget dan keterlaluan jika di akhir bulan masih minta tambahan. Mulailah dengan membiasakan diri sarapan di rumah, membawa bekal buatan Mama ke kampus, makan malam nanti di rumah, kalau mau ke kampus bisa minta nebeng deh sama kakak atau adik, dan masih banyak lagi yang bisa kamu lakukan untuk menghemat uang jajan kamu. Ketika kamu berhasil mengontrol uang jajan, kamu akan bangga terhadap diri kamu sendiri.