Telah lama mencintai dalam kebungkaman, sibuk menerka- nerka sendiri, bahkan menyimpulkan apapun tanpa bukti yang pasti adalah hal yang kerap dilakukan oleh mayoritas cewek Indonesia. Hai girls, sekarang sudah jaman emansipasi, ungkapkan saja apa yang kamu rasa- sekalipun itu hanya sebatas suka atau bahkan memang cinta. Tidak ada yang salah !!

1. Emansipasi sudah dipejuangkan RA. Kartini, jangan sia- siakan!

R.A Kartini via https://www.google.com

Tidak bisa dipungkiri, cewek di Indonesia masih mengawetkan belenggu yang sebenarnya sudah dilepaskan oleh RA. Kartini yakni kesetaraan gender. Selain itu masyarakat di sekitar juga masih tabu, menganggap bahwa "wanita itu dipilih, bukan memilih". Kebiasaan- kebiasan tersebut telah mengakar kuat dan menyulap para cewek sebagai "penanti" paling ulung. Padahal menanti itu tak segampang membalikkan telur dadar dalam teflon loh…

2. Berani jatuh cinta berani menanggung penolakan atau penerimaan akan cinta

Saya yakin jatuh cinta bukanlah hal yang mudah terjadi. Ia ada karena sebuah proses dan setandan alasan yang kadang tidak pernah bisa dijelaskan. Beberapa cewek sangat segan mengutarakan, padahal kalau sudah berani jatuh cinta, semestinya berani menanggung dua resiko yang lumrah akan terjadi, ditolak atau diterima. Beruntung kalau orang yang dicintai memiliki rasa yang sama dan mau menerima, tapi tak perlu juga berkecil hati jika sebaliknya. Apapun hasilnya, kalau sudah berani, bisa dipastikan kamu adalah cewek yang layak mendapatkan banyak jempol karena telah berani selangkah lebih maju daripada mereka yang hanya berdiam menanti saja..

3. Malu adalah hal wajar, tapi demi sebuah kepastian kenapa masih ragu untuk diungkapkan

Advertisement

Memiliki banyak pertimbangan bukanlah hal yang salah. Tapi jika memang kamu ingin segera tahu sebuah kepastian itu artinya kamu harus menepis rasa malu. Kuatkan mental yuk, permak rasa malu sedemikian rupa hingga menjadi cara yang paling elegan dan tidak berujung memalukan. Biar jelas biar tuntas. Kan enak tuh!

4. Gengsi yang berlebihan tidak melulu berakibat baik loh

Gengsi kerap menyerang kaum hawa. Banyak yang beranggapan jika tidak bisa mempertahankan kegengsian maka harga diri bisa runtuh. Hallo, gengsi memang perlu, tapi bukan dalam kadar yang sangat amat besar. Bayangkan kalau kegengsian menggrogoti jiwamu begitu kuat, yang ada masalah- masalah baru bisa muncul dan menjadi rumit. Seperti malu, gengsi bisa dikemas dengan apik. Dan perlu dicatat yaa, gengsi membuat pikiran amburadul dan tidak tenang, gengsi melatihmu mendramatisir keadaan, bahkan gengsi dapat meleyapkan sebuah peluang. Misalnya nih, orang yang kamu taksir tipikal pemalu untuk mengungkapkan, padahal kalian sebenarnya memiliki rasa yang sama, nah kalau kamu sebagai cewek terus hanya ingin menunggu dan membesarkan gengsi, jangan nyesal, kalian tidak akan pernah menemukan satu titik yang indah !!

5. Perlu disadari, mengungkapkan tak membutuhkan cara- cara yang susah untuk dilakukan

Perkembangan tekhnologi sudah memudahkan kita untuk berkomunikasi. Jika tidak ada keberanian untuk mengungkapkan secara langsung, via sosial media tentulah sangat membantu. Tapi memang akan beda rasanya jika kamu berani mengungkapkan secara langsung. Well, katakan dengan cara yang paling membuatmu nyaman menurut ukuranmu..

6. Kata- kata tidak menyelamatkan apa pun, tidak perlu memikirkan kata paling puitis, jujur sudah lebih dari cukup

Masalah selanjutnya adalah cara penyampaian. Girls, tidak perlu pusing memikirkan kata- kata untuk mempermanis sebuah ungkapan. Katakan saja yang harus dikatakan sejujur- jujurnya. Kata yang jujur lebih bermakna daripada kata yang dibuat- buat. Be your self !

7. Apapun hasilnya, sebuah kepastian sudah kamu dapatkan

Diterima adalah sebuah penghargaan karena telah menyematkan perasaan, akan tetapi ditolak bukanlah hal yang akan menjatuhkan. Justru, dengan hasil yang telah kamu dapatkan, kamu tak perlu lagi sibuk menerka- nerka kebenaran sendiri pun menghabiskan waktu untuk menanti, melainkan kamu akan merasa lega, lebih tahu cara untuk memantaskan diri lagi dan cara terbaik untuk melanjutkan hidup sehari- hari tanpa merasa terbelunggu.

8. Jika penolakan yang kamu dapatkan, berkawan bisa jadi adalah sebuah ketetapan

friendship via https://www.google.com

Diterima? Bersyukurlah dan jangan pernah sia- siakan.

Ditolak? Angkat kepalamu putri, kau tak pantas menangis, masih ada yang lebih baik yang pantas untukmu nanti.

Setelah mengungkapkan pasti pengaharapan akan sebuah penerimaan selalu ada. Tapi tak usah berkecil hati jika pengharapan itu tak bisa terwujud. Mungkin benar, jalan yang tepat hanyalah sebatas berkawan. Jadi setelah lega, cobalah terus bersikap biasa tanpa perlu menjahui. Semangat !