Bagi sebagian orang yang memiliki orangtua selalu mendukung apapun impian anaknya, pasti sangat beruntung. Dibanding seseorang yang mempunyai impian untuk membahagiakan orangtuanya, justru dilarang. Dan kita sebagai anak akan merasa bimbang, karena harus memilih antara impian & cita-cita atau orangtua?

 

1. Too much protective

Orangtua yang terlalu over-protective tentu akan mempengaruhi cita-cita si anak. Anak yang seharusnya dibiarkan untuk hidup mandiri, berkembang, menyalurkan bakat terpendamnya, justru malah dilarang. Sebenarnya cara ini salah.

Jika orangtua memang ingin terus menjaga anaknya, sebaiknya orangtua memberikan semangat, motivasi, dukungan, dan yang pasti kepercayaan. Dengan begitu, anak juga pasti akan menjaga kepercayaan yang telah diberikan orangtuanya

2. Too much worries.

worriness parents

worriness parents via http://www.smosh.com

Kekhawatiran yang ada di benak orangtua sebenarnya hanya kecemasan belaka yang tidak sangat perlu dicemaskan. Orangtua memang berhak untuk cemas, tapi jangan berlebihan. Ini akan menimbulkan sisi memberontak dari si anak.

Semakin ia dikekang, maka semakin ia berniat untuk mencobanya. Cobalah untuk berikan pengertian pada anak tentang buruknya sesuatu hal, dan sampaikan pada anak bahwa orangtua tidak mengharapkannya terjadi, itu sudah cukup.

3. Not child-hood anymore

puberty hood

puberty hood via http://www.blurrent.com

Peran sebagai orangtua memang tidak mudah. Orangtua harus memahami betul perubahan yang terjadi pada anaknya. Apalagi di saat si anak mulai menginjak masa pubertas-nya. Di masa ini, anak benar-benar membentuk citra dirinya. Jangan pernah ditentang, biarkan anak mengikuti kemauannya, tetapi tetap diawasi dari jauh.

Bila ia salah, cukup diperingati, jangan malah dimarahi habis-habisan atau dilarang untuk sama sekali tidak melakukannya lagi. Justru ini akan membuat anak mengulanginya lagi.

4. Please be wise, mom and dad...

Bijaksanalah sebagai orangtua. Melarang anak boleh, asalkan kemudian diarahkan ke hal yang lebih baik. Pertimbangkan apa yang diinginkan sang anak. Sebagai anak, tentu ia juga ingin membahagiakan orangtuanya, berilah ia kesempatan, karena ia ingin membalas semua jasa orangtuanya sebelum orangtua pergi meninggalkan untuk selamanya. Dukunglah prestasinya dan berikan semangat.

5. I'll make you happy & proud of me.

successful person

successful person via http://open2success.wordpress.com

Doakan selalu cita-cita si anak. Toh sebagai orangtua, kalian akan bangga dngan semua cita-cita dan jerihpayah yang telah di dapatkan anak. Mereka hanya ingin membahagiakan kalian, mereka takut kehilangan kalian para orangtua sebelum mereka sukses. Jadi, tolong lah, bu, pak...izinkan kami membahagiakan & membalas jasa kalian