Bergaul adalah sifat alami manusia. Setiap manusia di wajibkan untuk bergaul dengan orang lain. Karena memang sifat alami manusia yang sebagai makhluk sosial atau tidak bisa hidup sendiri,  maka manusia diwajibkan untuk bergaul atau berinteraksi dengan manusia lain agar bisa melangsungkan kehidupannya dengan lancar. Dalam bergaul, mestinya kita tidak boleh membeda-bedakan atau istilahnya mendiskiriminasi. Hanya saja, kita harus menyaring mana pergaulan yang akan kita ikuti. Pergaulan ada bermacam-macam, mulai dari dengan teman, maupun dengan pacar.

Seringkali agar pergaulan kita menjadi sangat luas, kita menggabungkan pergaulan teman kita dan pacar kita menjadi satu. Contohnya saja kita mengajak teman sekaligus pacar kita untuk nongkrong bersama. Pergaulan itu sangat mengasikkan memang, karena suasana menjadi tambah ramai dengan tambahnya personil. Tapi kadang-kadang juga karena kita keseringan mengajak teman dan pacar dalam satu momen, muncul sedikit rasa baper yang akhirnya berujung pacar kita hilang diambil teman. Hmmm... sangat  menyakitkan ya. Nah, selain takut pacar diambil teman, dibawah ini adalah beberapa alasan yang mengharuskan kamu untuk membatasi pergaulan temanmu dengan pacarmu. 

1. 1. Temanmu dan pacarmu menjadi semakin akrab sehingga kamu bisa saja dicuekin.

Karena mereka keasyikan ngobrol, kamu dicuekin deh via http://cdn.klimg.com

Karena saking seringnya kamu nongkrong bareng dengan teman dan pacarmu, teman dan pacarmu menjadi akrab dan mereka mempunyai obrolan yang mengasyikkan. Saking asyiknya mereka mengobrol, bisa saja kamu hanya mematung mendengarkan obrolan mereka. Pacarmu dan temanmu asyik sendiri dengan obrolan mereka dan jadinya kamu dicuekin deh.

2. 2. Kalau temanmu dan pacarmu mempunyai hoby yang sama, mereka bisa saja keluar bersama tanpa mengajakmu.

Mereka melakukan hobby bersama tanpa mengajakmu via http://us.images.detik.com

Kalau teman dan pacarmu mempunyai hobby yang sama, contohnya saja suka olahraga, bisa saja mereka olahraga bersama di lapangan tanpa mengajakmu. Alasan mereka jelas, melakukan hobby. Tentu saja kamu nggak punya hak untuk melarang mereka, karena kamu nggak mungkin membatasi hobby mereka. Padahal sebenernya dalam hati cemburu juga kan melihat mereka main bersama tanpamu?

3. 3. Mereka bisa saja chattingan terus menerus.

Advertisement

Chattingan terus menerus, bisa bahaya via http://images.detik.com

Kalau sering ketemu, mana mungkin nggak invite sosial media? Pastinya saling invite dong. Setelah saling invite pasti chatting dong? Jelas lah, kan sering ketemu. Kalau chattingnya nggak sering sih sih nggak papa, kalau sering kan bahaya. Awalnya sih chatting obrolan ringan, “besok jadi ikut kumpul nggak?” sampai-sampai yang “kamu nggak ikut kumpul kemaren gara-gara sakit ya? Apa aku perlu bawakan sesuatu supaya kamu cepet sembuh?” tuh kan mulai bahaya. Yang perlu kamu ingat, ada pepatah jawa, “tresno jalaran soko kulino” atau cinta karena terbiasa. Kalau mereka terbiasa chatting, takutnya menimbulkan rasa nyaman dan bahaya untuk hubunganmu. Baik hubunganmu dengan temanmu, maupun hubunganmu dengan pacarmu. karena sering terjadi salah paham diantara kalian.

4. 4. Temanmu dan pacarmu foto bersama dan menggunggahnya di media sosial.

Selfie berdua via http://sidomi.com

Namanya juga sering kumpul bareng, menghabiskan waktu bersama tentunya mengabadikan momen itu menjadi foto dong. Dalam momen itu, saking asyiknya selfie-selfie, teman dan pacarmu bisa saja selfie berdua. Ketika hasil fotonya bagus, tanpa mereka sadari mereka menggunggahnya di media sosial. Tanpa kamu sadari pula, muncul pertanyaan dari temanmu yang lainnya. “kok pacarmu foto bareng temenmu sih? Di unggah juga? Apa nggak berlebihan?” pertanyaan seperti itulah yang bisa saja mengusik kamu dan membuat kamu memikirkannya lagi. Setelah di pikir-pikir, muncul rasa jealous juga kan ya?.

5. 5. Sampai pada akhirnya, muncul kalimat “pacarku hilang di ambil teman.”

Akhirnya, “pacarku hilang diambil pacar” via https://1.bp.blogspot.com

Inilah hasil yang paling di khawatirkan. Ketika kita terlalu sering mencampurkan pergaulan teman kita dengan pacar kita, hasilnya pacar kita hilang di ambil teman kita sendiri. Sungguh diluar keinginan kita, tapi apa daya ketika intensitas pertemuan mereka sangat tinggi, sehingga menimbulkan rasa nyaman antara satu dengan yang lain, maka hal tersebut bisa saja terjadi. Mulai dari obrolan ringan, keluar bareng, chatting, sampai selfie, hasilnya mereka menjalin hubungan di belakangmu. Dampaknya akan menimbulkan perpecahan. Musnah sudah ikatan pertemanan, maupun komitmen dalam berpacaran. Pasti kita nggak pengen seperti ini kan?

Itulah beberapa alasan mengapa kamu perlu membatasi pergaulan antara teman dengan pacar kamu, supaya tidak terjadi perpecahan antara temanmu maupun pacarmu. Bergaul sah-sah saja, asalkan ada batasnya. Karena semua itu harus di batasi, tidak ada yang benar-benar sama. Semua harus disesuaikan, tergantung situasi dan kondisinya. Yang perlu kamu tahu adalah, kamu tetaplah kamu, pacarmu tetaplah pacarmu, temanmu tetaplah temanmu, mereka mempunyai porsi perlakuan yang berbeda-beda. Kamu harus tetap membedakan perlakuan kamu terhadap mereka sesuai dengan statusnya. Perlakuan kita terhadap status teman, tentu berbeda dengan perlakuanmu kepada orang lain berstatus pacar. Maka dari itu, batasilah pergaulan mereka, agar tidak terjadi salah paham, dan menimbulkan rasa nyaman diantara mereka, sampai pada akhirnya pacarmu hilang di ambil teman. Semoga kamu bisa bersikap bijak, sehingga hubunganmu dengan pacarmu, maupun hubungannmu dengan pacarmu baik-baik saja yaa…