Cukup banyak orang mengaku suka menulis saat ditanya apa hobinya. Padahal entah apa yang kamu tulis. Hehehe. Nulis blog? Nulis diary yang ada gemboknya? Nulis surat elektronik? Nulis SMS? Nulis komen di sosial media? Apa pun deh. Kalau kamu memang menggeluti hobi menulis, kamu pasti menarik banyak manfaat dari sana. Apa aja itu? Let's see...

1. Anti galau, hati jadi plong lantaran kamu menulis

Hmm apa yah… via http://asapdesign.biz

Lagi galau? Melayang karena jatuh cinta? Susah hati akibat ditikung teman? Bingung gegara skripsi nggak kelar-kelar? Sampaikan semua uneg-uneg itu dengan rangkaian kata dalam tulisan. Gampang banget yang ini. Ibaratnya, orang kalau lagi baper, dia langsung jago menulis. Apa lagi kalau bukan nulis puisi.

It's ok. Dari pada kamu galau malah bikin rusuh gangguin orang. Mending kalem dengan menulis. Kegiatan menulis bisa membantu meredam emosimu.

2. Kepuasan batin dengan tulisan inspiratif

Inspirasi tanpa spasi via http://nasional.kompas.com

Advertisement

Nulis sesuatu yang inspiratif memang gampang-gampang susah. Kamu sendiri wajib tahu poin yang bisa jadi titik inspirasi. Kamu perlu jeli melihat dimana butiran inspirasi di sekitarmu. Tiap orang punya cerita yang menarik. Tinggal gimana caramu mengolah cerita tersebut.

Kamu yang terbiasa mengerjakan tulisan dengan kategori ini, pasti merasakan kepuasan batin tersendiri. Tokoh yang kamu angkat mungkin bisa jadi tenar. Inspirasi gaya hidup yang kamu bagi bisa jadi booming. Yang pasti secara tidak langsung kamu sedang menggarami dunia lho.

3. Kamu punya warisan untuk generasi sesudahmu

Last Will and Testament via http://cermati.com

Kamu kenal RA Kartini dan Cut Nyak Dhien kan? Menurutmu apa yang membedakan antara dua tokoh keren tersebut? Asal daerahnya? Bisa jadi, RA Kartini dari tanah Jawa dan Cut Nyak Dhien dari tanah Aceh. RA Kartini berjuang dengan pemikiran, sementara Cut Nyak Dhien berjuang dengan angkat senjata di medan perang. Ada lagi?

RA Kartini menulis, sedangkan Cut Nyak Dhien tidak menulis.

Walau cuma surat, di media itulah buah pemikiran RA Kartini dapat dipelajari sampai hari ini. Dari sanalah kita mengenal Kartini, dari sanalah kita terinspirasi.

Diam-diam, tulisanmu berharga lho. Cara menulis tiap orang selalu unik dan tiap tulisan pasti punya maksud tertentu. Arsipkan baik-baik tulisanmu, karena itulah warisanmu.

4. Diam-diam karaktermu jadi kuat berkat menulis

You! Yes you. via http://slideshare.net

Menulis sebenarnya bukan aksi asal ketik atau asal coret. Ada tekniknya. Meramu kata menjadi kalimat, menyusun kalimat menjadi paragraf, merangkai paragraf menjadi satu kesatuan tulisan dengan alur yang jelas: ada tekniknya. Untuk membuat tulisan berkualitas, kamu harus memilah idemu. Kamu harus menguasai topiknya agar tulisanmu lebih meyakinkan.

Semakin lama kamu menggeluti kegiatan menulis, karaktermu menguat. Kamu jadi orang yang nggak random. Kamu punya perencanaan, kamu punya strategi, kamu punya visi. Berbahagialah!

5. Wawasanmu jelas luas dan mendalam

Kecuali niatmu bikin tulisan abal-abal atau tulisan hoax, untuk menulis kamu kan harus benar-benar menguasai topiknya. Mau tidak mau kamu harus cari data penunjang seakurat mungkin. Suka tidak suka kamu harus mencari fakta yang terpercaya. Dengan demikian, otakmu terus diasah untuk memahami suatu hal. Pengetahuanmu nambah, kecerdasanmu rajin di-upgrade. Keren kan!

6. Jadi orang yang minim nganggur, kamu produktif!

Menulis itu nggak ada jam-jamnya. Bisa kapan saja. Dan karena kamu hobi menulis, maka waktu nganggurmu dapat diminimalisir. Kamu jadi orang yang produktif berkarya. Giliran ada waktu senggang, mungkin kamu nggak megang pena. Tapi pikiranmu ngelantur kemana-mana cari sebongkah ide untuk dieksekusi. Bagus kan dari pada nganggur dan melakukan hal yang nggak ada faedahnya kayak mikirin mantan yang mo nikah minggu depan.

7. Pikiranmu mengembara melebihi langkah kakimu

Percaya deh, kemana pun langkahmu pergi, pikiranmu sudah melangkah lebih jauh lagi. Saat kamu melihat suatu fenomena di jalan raya atau warung pecel, kamu bisa melihat sesuatu yang lain. Inspirasi, ide, wangsit, gagasan atau apalah itu, bisa saja datang dari pojok-pojok pasar yang kamu lalui. Daya analisismu jadi kian tajam. Kamu bisa menghargai kehidupan dengan lebih positif.

Dengan menulis, kamu menemukan dunia.

8. Lumayan banget dapet honor nulis buat jajan

Nggak dipungkiri ya, kamu punya peluang panen honor dari tulisanmu. Dengan catatan, kamu pede untuk mempublikasikan tulisan ke khalayak umum, baik versi cetak mau pun media dalam jaringan. Lumayan lah, andalan untuk akhir bulan.

Yang jelas, semakin berbobot tulisanmu, bisa jadi berbanding lurus dengan honornya. Ide tuh mahal harganya. Jadi pastikan tulisanmu selalu high quality. Meski nulis nggak dapet honor, percayalah masih banyak manfaat positif yang kamu nikmati dengan menekuni hobi menulis. Honor emang diatur redaktur, tapi rezeki Tuhan sendiri yang kasih!