Kamu suka menulis? Sudah mencoba mengirimkan ke penerbit mayor tapi tidak ada kejelasan? Sudah mencoba dengan jalur Self-Publishing tapi gak ada yang mau beli? Jangan patah semangat dulu ya, karena masih banyak kok jalan alternatif yang masih bisa kita lewati selagi macet.

Semoga dengan 4 langkah mudah ini bisa membantu memasarkan karya tulismu;

 

1. Promosikan karya kamu di blog pribadi

Ilustrasi cara promosi karya tulis di blog

Ilustrasi cara promosi karya tulis di blog via http://bisnisukm.com

Kalau kamu memang suka menulis, pastinya kamu juga punya blog. Dengan blog selain bisa berbagi tulisan, kita juga bisa mendapatkan banyak teman. Maka cobalah untuk bergabung dengan komunitas Blogger lokal seperti Kancut keblenger, atau warung blogger. Jika sudah bergabung, rajin-rajin nangkring, sering-seringlah untuk blogwalking (Jalan-jalan ke blog orang lain) maka sedikit demi sedikit kamu punya traffic back dari blog-blog yang kamu kunjungi.

Setelah dirasa mempunyai trafik yang lumayan, enggak ada salahnnya kamu mencoba menuliskan review karya tulismu. Jelaskan tentang buku/puisi/cerpen/novel yang kamu tulis seperti sinopsis, tokoh yang menarik di buku itu sendiri, dan ceritakan seunik mungkin.

Widget pun kini berguna untuk kamu manfaatkan sebagai katalog buku karya kamu. Pasang cover bukumu dan sedikit penjelasan, atau lebih bagus sertakan link ke artikel yang kamu buat tentang review buku kamu.

2. Buat 2 versi karya kamu, Cetak dan Digital. Kirim karya kamu ke toko buku online

What makes a book

What makes a book via http://selfpublish.streetlib.com

Selain langkah di atas, langkah mudah lainnya adalah mengirimkan karya tulis kamu ke toko buku online. Buat karya tulis kamu menjadi 2 versi yaitu Buku cetak dan Buku Digital atau yang lebih di kenal dengan sebutan ebook.

Dewasa ini para pembaca bukan hanya membaca sebuah tulisan dari kertas yang bisa mereka sentuh saja, melainkkan sudah beralih ke Smartphone yang ia punya. Maka, manfaatkan kesempatan itu untuk mempromosikan karya tulis mu dalam bentuk digital.

Convert karya tulismu ke format .EPUB dan convert Cover nya ke format .PDF, jika sudah kirimkan kedua file tersebut ke Google Play Store.

3. Apa sih keunggulannya kalau kita kirim ke Google Play Book?

Google to Revamp, Relaunch Digital Textbooks Section in Google Play Books, Will Also Rent Them

Google to Revamp, Relaunch Digital Textbooks Section in Google Play Books, Will Also Rent Them via http://the-digital-reader.com

Yang menarik serta yang harus kamu tahu, jika kita sudah mengirimkan buku kita ke Google Play Book, setelah proses moderasi yang dilakukan oleh Google disepakati dan buku mu lolos/live/siap edar, buku kamu sudah muncul di Google Play Store lho! Dan sudah bisa untuk dibaca melalui Smartphone kamu.

Oh iya, selain itu, sebelum proses moderasi kamu bisa mengatur pengaturan tambahan seperti; Nama Penulis, no ISBN, Nama Desain Cover, Harga, dsb.

Seru kan? Makanya jangan patah semangat dulu kawan, masih banyak jalan kan untuk bisa terus berkarya dan memasarkan karya tulismu.

4. Jadi kuli buat mempromosikan karya kamu

Kerja Kuli yang memang benar menghasilkan

Kerja Kuli yang memang benar menghasilkan via https://gilank18.wordpress.com

Jika langkah di atas masih belum berhasil, mungkin cara terakhir adalah kamu harus kerja kuli :) turun kelapangan langsung, cari agen atau toko buku yang memang bisa untuk dititipkan. Buat brosur yang unik, yang mencirikan produk kamu.

5. Kalau masih belum berhasil!

Tetap cemungut kakak

Tetap cemungut kakak via http://www.rhya.co

Kalau semua langkah diatas masih belum juga berhasil, mau enggak mau kita wajib koreksi apa yang menjadi kelemahan kita. kalau naskah kita ditolak sama penerbit mayor, yakinlah kamu harus benar-benar belajar menulis lagi :) perbaiki tulisan kita sesuai EYD, walaupun setiap penerbit mayor memiliki kriteria naskah nya masing-masing.

Ketahuilah, apapun itu kalau enggak ada semangat dan pengorbanan, kamu enggak bakal mendapatkan hasil yang kamu inginkan. So tetap semangat, tetap kejar apa yang kamu harapkan. Semangat!