Pada zaman serba mudah seperti sekarang ini, kebutuhan akan investasi sangat mutlak diperlukan. Inflasi yang tiap tahun terjadi, membuat kita merasa kesusahan mengatur uang. Bagaimana tidak, dengan uang yang sama, kita mendapatkan sejumlah barang yang lebih sedikit dari tahun sebelumnya. Apalagi jika pendapatan yang diterima itu-itu saja. Nah, supaya inflasi naik tapi pendapatan kita ikutan naik, salah satu caranya adalah dengan berinvestasi. Investasi bisa berupa emas, tanah, saham, dan sebagainya. Intinya investasikan pendapatan kita dengan sesuatu yang nilainya semakin tahun semakin bertambah.

 

1. Yuk nabung saham!

logo yns

logo yns via http://google.com

Beberapa waktu belakangan, Bursa Efek Indonesia gencar mengampanyekan gerakan Yuk Nabung Saham. Gerakan Yuk Nabung Saham merupakan kampanye yang diselenggarakan oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk mengajak masyarakat sebagai calon investor untuk berinvestasi di pasar modal dengan membeli saham secara rutin dan berkala. Selain itu, BEI tidak hanya fokus pada penambahan jumlah investor baru, namun juga berupaya untuk menanamkan kebutuhan berinvestasi di pasar modal, sehingga akan meningkatkan jumlah investor aktif di pasar modal Indonesia. Selengkapnya cek di sini.

2. Apa itu Sekolah Pasar Modal?

kegiatan SPM

kegiatan SPM via http://www.instagram.com

Sekolah Pasar Modal adalah semacam seminar yang bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat umum, tentang hal-hal yang berkaitan dengan pasar modal. Dengan mengikuti acara Sekolah Pasar Modal yang rutin diadakan oleh BEI, kita bisa menjadi investor hanya dengan uang sebesar 100 ribu saja. Uang tersebut nantinya akan dikonversi menjadi rekening dana nasabah yang digunakan untuk bertransaksi di pasar modal. SPM ini dilaksanakan di kantor-kantor cabang BEI di berbagai daerah di Indonesisa dan bekerja sama dengan beberapa perusahaan sekuritas.

Dalam acara tersebut dibagi menjadi 2 level, yaitu level 1 dan level 2. Pada level 1 kita diajari tentang pengetahuan dasar pasar modal, sedangkan pada level 2 kita akan diajari tentang analisis dan teknik dalam transaksi di pasar modal. Kita akan tahu lebih banyak tentang dunia pasar modal, lembaga-lembaga yang berkaitan, perusahaan sekuritas, dan sebagainya. Untuk menjadi peserta SPM syaratnya sangat mudah, yang penting punya KTP dan juga rekening tabungan di bank, serta NPWP kalau punya.

3. Emang seratus ribu bisa buat beli saham?

Siapa bilang investasi harus mahal? Kalau dulu memang iya, sebab 1 lotnya masih berisi 500 lembar saham (pembelian saham minimal 1 lot). Tapi sejak tanggal 6 Januari 2014, satuan perdagangan 1 lot saham adalah sebanyak 100 lembar saham dan berlaku kelipatan. Jadi, kalau mau beli saham yang harganya Rp 300,-/lembar kita bisa membeli saham sebanyak 3 lot ditambah dengan fee dari transaksi tersebut. Fee-nya juga tidak banyak, bergantung pada besar kecilnya transaksi kita.

4. Bagaimana caranya transaksi di pasar modal?

Floor Trading

Floor Trading via https://foto.detik.com

Saat ini, transaksi di pasar modal menggunakan sistem online trading, jadi para pialang saham tidak perlu harus datang ke bursa untuk bertransaksi sesuai keinginan para investor. Kalau dulu memang harus datang ke bursa, tapi kalau sekarang sudah jauh lebih mudah kan? Selain itu, para investor juga dapat bertransaksi langsung dengan menggunakan pc atau pun smartphone pribadi.

5. Kapan bisa mulai?

Kapan? Sekarang!

Kapan? Sekarang! via http://combiboilersleeds.com

Nah mudah kan jadi investor? Tinggal daftar Sekolah Pasar Modal, dapat ilmu juga bisa langsung jadi investor. Jadi tunggu apa lagi, yuk nabung saham dan ikut sekolah pasar modal!