Setiap gadis pastinya menginginkan pria yang memberi kenyamanan baginya. Tapi aku tak tahu, apakah kamu benar-benar bisa memberikan itu padaku. Setiap wanita mengharapkan pria yang sabar menghadapi sikap kekanak-kanakannya. Tetapi aku pun tak tahu, apakah kamu benar-benar sabar menghadapi diriku yang kesal saat SMSku tak kau balas secepat kilat. Atau ketika aku bete saat kamu bertelepon dengan teman kerja wanitamu untuk membahas pekerjaan kantor.

1. Akulah wanita yang tak mudah membuka hati kepada pria lain.

girlslatepost via http://img.hipwee.com

Tetapi aku ingin menyampaikan sesuatu kepadamu. Akulah wanita yang tak mudah membuka hati kepada pria lain, yang tak suka hatinya hanya menjadi tempat persinggahan bagi cinta pria-pria lain. Akulah wanita yang sangat selektif membuka hati dan mempersilahkan seorang pria memenuhi hati ini. Tahukah kamu kenapa aku bersikap seperti itu? Aku tak mau pria yang kelak menjadi ayah bagi anakku, merupakan pria yang sekian kalinya ada di hatiku.

Aku tak mau pria tersebut cemburu denganku karena aku berteman dengan mantanku. Aku mau pria itu benar-benar dicintai oleh wanita yang tak pernah mencintai pria lain. Karena itulah, aku menjawab tak pernah pacaran saat kamu bertanya kepadaku: "Sudah berapa kali aku pacaran?"

2. Aku ingin menempatkanmu di tempat yang paling spesial, yang dipersiapkan secara istimewa dengan pengorbanan.

couple-cute-happy-love-Favim via http://img.hipwee.com

Advertisement

Mungkin kamu akan heran atau merasa aku ini gila, saat kamu mendengar prinsip yang kupegang itu. Mungkin juga kamu tak menyangka, ada jenis perempuan seperti aku yang hidup di planet bumi ini. Karena aku memegang prinsip, bahwa pacaran dan menikah hanya sekali seumur hidup. Aku pun tak heran jika kamu katakan kepadaku itu mustahil.

Tetapi pada kenyataannya, kamu sekarang berhadapan dengan perempuan jenis seperti itu. Hal itu kulakukan karena aku ingin menempatkanmu di tempat yang paling spesial, yang dipersiapkan secara istimewa dengan pengorbanan. Aku ingin memberikan yang terbaik untukmu. Memantaskan diriku untukmu, sebelum kamu menempati hatiku dan menjalin cinta denganku.

3. Aku selalu menguji pria tersebut sebelum mempersilahkannya menjadi pria satu-satunya di hatiku.

Asal kamu tahu, aku mencintaimu bukan setelah kita bertemu. Sebelum kita saling kenal, aku sudah mencintaimu dengan mempersiapkan tempat yang hanya kau yang bisa tempati. Aku tak ingin ada orang lain yang pernah menempati itu, karena kamu begitu istimewa bagiku. Aku juga memperlakukanmu secara istimewa. Jadi, maafkan aku yang membuatmu berjerih payah saat mendekati aku.

Sekarang kamu tahu, kan bahwa aku bukanlah wanita yang begitu saja mencintai pria yang tertarik denganku? Aku selalu menguji pria tersebut sebelum aku mempersilahkannya jadi satu-satunya pria di hatiku. Aku ingin pria tersebut memang layak di hatiku dan tak menjadikanku sebagai tempat persinggahan dari petualangan cintanya.

4. Aku tidak mau cintaku ini berpatokan kepada kekayaan dan ketampanan.

sweetcouple via http://cdn.klimg.com

Masih ingatkah kamu, ketika bertanya sudah berapa banyak pria yang mendekatiku dan jadi pacarku? Aku masih ingin tertawa mengingat ekspresimu saat mendengar jawabanku. Selain itu, kamu juga sempat ingin mundur karena berpikir tak akan sanggup menyaingi pria-pria yang katamu lebih kaya dan tampan.

Hey, pria yang kelak menjadi ayah bagi anakku! Aku bukanlah perempuan yang materialisitis dan mendewakan pria yang tampan. Aku tidak mau cintaku ini berpatokan kepada kekayaan dan ketampanan. Jadi, tenanglah! Aku bukan tipe perempuan yang pernah kau kenal.

5. Maaf jika kamu selalu mengeluh karena aku teramat cemburu.

Maaf jika kamu selalu mengeluh karena aku teramat cemburu. Sekarang kamu tahu, kan sayang mengapa aku cemburu seperti itu? Aku takut kamu pergi begitu saja, meninggalkan tempat yang semestinya kamu tempati sampai maut memisahkan kita. Aku tidak mau pria yang telah kupercaya, tidak mau menjaga kepercayaan itu.

Aku hanya ingin kamu sabar dan memahami kondisiku ini. Aku berharap kamu tidak marah dengan sifatku ini, tetapi memberi pengertian kepadaku saat aku cemburu kepadamu.

6. Janganlah kamu kecewakan aku dan selalu tak mengerti sifat kekanak-kanakkanku

Oleh karena itu, janganlah kamu kecewakan aku dan selalu tak mengerti sifat kekanak-kanakkanku. Kamu pikir, prinsip ini mudah untuk dijalankan? Asal kamu tahu, aku sudah memperjuangkanmu sejak kita belum saling kenal. Menjaga hati ini dan memantaskan diri ini. Aku mempersiapkan ini semua sejak lama, sebelum kamu mengenal diriku.

Aku mempertahankanmu karena aku telah berkorban terlalu banyak dan mempercayakan hati ini kepadamu. Jadi masihkah kamu merendahkan cintaku, pria yang kuharapkan kelak menjadi ayah bagi anakku? Masih tegakah kamu menganggap cintaku seperti cinta perempuan yang pernah kamu singgahi? Masih sanggupkah kamu meremehkan perjuanganku untukmu?

Inilah pesanku kepadamu, yang kelak menjadi ayah bagi anakku. Semoga kamu selalu mencintaiku dan memperjuangkanku, seperti aku yang memperjuangkanmu sebelum kita bertemu.