Menyandang status single (jomblo) bukanlah perkara mudah, terlebih bagi kaum hawa ketika memasuki usia kepala dua. Di usia ini, jomblo bakalan sering baper ketika berkunjung ke rumah budhe, pakdhe, mbah atau siapapun yang masih saudaramu. "Kapan nikah?"; atau waktu datang ke acara pernikahan temanmu, "Kapan nyusul?"

Meski bak disambar petir di siang bolong, kalian tak perlu risau. Buktikan saja pada mereka bahwa kamu juga akan menikah di saat yang tepat dengan orang yang tepat. Dan daripada menye-menye meratapi kesendirian, berikut adalah hal-hal yang mungkin dapat meningkatkan kualitas diri para wanita jomblo (untuk persiapan dalam mengarungi bahtera rumah tangga).

1. Makin Sholeha dengan Rutin Ikut Kajian Keagamaan

Ibu adalah guru pertama bagi anak-anaknya. Untuk mewujudkan generasi yang cerdas baik secara jasmani dan rohani tentu berasal dari ibu yang cerdas dan memiliki pengetahuan yang luas. Mengikuti kajian keagamaan dapat menambah pengetahuanmu tentang agama yang mungkin berguna untuk mendidik anak-anakmu kelak. Kamu juga dapat memanfaatkan momen ini untuk melihat lebih jauh bahwa di luar sana banyak laki-laki yang mungkin saja adalah jodohmu. Tapi dengan catatan, kajian keagamaan yang kamu ikuti juga harus jelas tidak menyimpang, ya.

2. Ibu Sejati adalah Ibu yang Bisa Masak. Mumpung Single, Latih Saja Kemampuan Masakmu

Beruntung bagi wanita yang terlahir dari keluarga yang pandai memasak baik ibu atau nenek mereka. Baik secara langsung atau tidak, kamu pasti tahu dan dapat membedakan bumbu atau perkakas yang memang cocok untuk menghasilkan masakan yang enak. Tapi buat kamu yang tidak memiliki keluarga yang doyan masak, jangan khawatir. Kamu bisa mengikuti kursus masak sembari terus berlatih memasak makanan kesukaanmu.

Advertisement

Ada pepatah mengatakan: Jika ingin menaklukkan hati seorang lelaki, maka salah satunya dapat dilakukan dengan mebuat makanan kesukaannya. Ya, meskipun mungkin saja banyak faktor lain yang dapat dilakukan untuk menaklukkan hatinya, tak ada salahnya mengikuti kursus masak agar kamu dapat memasak makanan sehat dan bergizi untuk keluargamu kelak!

3. Treat Your Baby Well. Ibu yang Kreatif Karena Bisa Pijat dan Spa Bayinya Sendiri

baby massage via https://devata.co.uk

Dalam banyak penelitian mengenai pijat, diungkapkan bahwa sentuhan dapat terapi paling mujarab untuk merawat dan memulihkan stamina tubuh agar tetap sehat. Selain itu sentuhan melalui pijat dapat meningkatkan ikatan batin baik antara ibu dan anak, maupun antara suami dengan istri. Tidak mustahil untuk menciptakan keluarga yang sehat dan ikatan batin yang kuat antar keluarga dengan mengikuti kursus ini.

4. Ibu Cerdas, It’s A Must!

kursus bahasa asing via http://www.ihes.com

Bahasa merupakan salah satu alat komunikasi yang paling efektif. Mempelajari bahasa-bahasa asing tentu akan memperkaya kosakata yang dapat digunakan dalam menambah pengetahuan dalam mempelajari ilmu baru yang mungkin berbahasa asing. Kuasai bahasa asing yang banyak digunakan masyarakat dunia dapat membuatmu menarik di hadapan pria!

5. Bergaul dengan Kelompok Positif Agar Hidupmu Lebih Positif

Pepatah mengatakan, kehidupan kita 5 tahun kedepan tergantung pada dengan siapa hari ini kamu berteman. Hal ini juga berlaku buatmu yang sedang mencoba meningkatkan kualitas diri. Setidaknya bergaul dengan teman-teman yang memiliki pikiran positif tentu akan mempengaruhi kepribadianmu. Kamu pun tentu paling tahu mana yang terbaik bagimu tanpa terpaku pada pepatah tersebut.

Menunggu sendiri dalam taat dan terus memperbaiki diri tentu bukan hal mudah. Tapi jika kamu bisa meningkatkan kualitas diri, kamu pun akan menjadi manusia yang lebih baik dan menarik. Luruskan niat bahwa memperbaiki kualitas diri bukan semata-mata agar mendapatkan jodoh terbaik, tetapi lebih kepada bagaimana kita dapat menunjukkan bahwa dalam waktu menunggu tersebut kita dapat terus melakukan hal-hal baik, minimal hidup ini berguna untuk diri sendiri.

Meningkatkan kualitas diri tentu dapat dilakukan melalui banyak hal, kamu tidak harus terpaku pada tulisan diatas. Tetap jadi dirimu sendiri dalam menentukan kualitas diri yang menurutmu cocok tanpa bertentangan dengan norma dan agama.