Setiap orang yang telah dewasa memang menginginkan pernikahan hanya terjadi satu kali seumur hidup. Namun jika setelah menikah dan dalam perjalanannya di dalam satu rumah tangga terjadi banyak masalah, mulai dari perbedaan prinsip, pertengkaran, KDRT, WIL atau PIL, atau faktor eksternal lainnya yang tidak ada jalan solusinya maka perceraian lah yang akan menjadi solusi. Tidak ada yang salah ketika ketika menemukan rasa nyaman bersama seorang lelaki yang sudah pernah menikah alias duda, karena dari sisi kematangan dan pengalaman hidup mereka terbukti lebih siap secara mental ketimbang para pria single (katanya sih gitu). Buat kamu yang saat ini sedang deg-deg serr menjalani hubungan dengan sang 'Duren' (Duda Keren) di baca sedikit yuk!

1. Cari Tahu Penyebab Dia Bercerai

Ini yang wajib, cari tahu dulu kenapa dia bisa bercerai dari ex-wife nya. Kalau alasannya Karena perselingkuhan dari pihak laki-laki atau karena dia melakukan KDRT wah mendingan tinggalin deh daripada kamu jadi korban selanjutnya. Lebih baik tahu dari awal ketimbang terlambat setelah pernikahan. Yang pasti, kamu harus tahu ini semua dari sumber yang terpercaya ya jangan dari sumber-sumber gosip yang ga jelas dengan maksud tujuannya sehingga ceritanya jadi ngalor ngidul sampe ke telinga kamu.

2. Sudah Siap Jadi “Ibu Tiri”

Jiel sayang Bunda via https://www.google.com

Jika dia sudah mempunyai anak dari ex-wife, siapkan diri dan mentalmu untuk menerima anak dari pernikahan sebelumnya. Ketika kamu siap berkomitmen berhubungan dengan seorang duda, maka problem selanjutnya yang akan kamu hadapi adalah kamu siap atau tidak ketika perhatiannya terbagi, mulai dari anak sakit dan mengharuskan dia memberi perhatian lebih, atau ketika dia harus berhubungan dengan ex-wife untuk membicarakan masa depan si anak. Siap ngga? Siap ya? Siap dong!

3. Menjadi Dewasa Adalah WAJIB dan MUTLAK

Super woman via https://www.google.com

Advertisement

Labil, galau, posesif, cemburuan, childish, nightlife, boros? Kalau tujuan si dia cari istri, hilangin deh sifat dan sikap di atas. Karena untuk seorang yang sudah pernah gagal, mereka akan berpikir 1000x bagaimana caranya agar dia tidak kembali gagal berumah tangga untuk kedua kalinya, dan tidak menginginkan hati dia dan anaknya terluka lagi. Memang orang tidak ada yang sempurna, ketika dia menginginkan yang sempurna tidak ada salahnya kita berusaha dan bersikap serta memantaskan diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan dewasa. 

4. Bisa Jadi Mentor Kehidupan

Thanks fot support me.. via https://www.google.com

Selain memberikan rasa aman dan nyaman, karena sifatnya yang bertanggung jawab seolah tidak mau kehilangan untuk kesekian kalinya. Usia yang matang, pengalaman hidup yang lebih banyak bisa juga di jadikan mentor atau penasihat kamu juga nih. Sharing tentang kehidupan, keputusan-keputusan yang harus diambil atau tidak. Nah, bisa jadi salah satu motivasi kamu untuk terus grow up dan menjadi wanita dewasa yang memantaskan diri untuk pasangan.

5. Keberatan Dari Pihak Keluarga

Family Potrait via https://www.google.com

Nah, yang terakhir ini ngga bisa dielak lagi deh. Pasti akan selalu bersinggungan dengan keluarga, entah keberatan, pertentangan, tradisi keluarga, atau hal eksternal lainnya. Namun hal ini bisa di bicarakan baik-baik jika kamu merasa dia adalah pilihan yang tepat dan bersamamu dia tidak akan mengulangi kesalahannya lagi dan membina rumah tangga hingga hanya maut yang memisahkan. Pastikan dia gentlemen untuk bisa meyakinkan keluarga kalau dia serius ingin meminangmu ya. Good Luck!