Jadi entepreneur udah terbuka bagi siapa aja ya. Banyak banget nih kalangan muda mudi bahkan mahmud yang aktif punya usaha. Ini sih emang dengan dunia digital kaya sekarang, semuanya bisa jadi pengusaha ya. Banyaknya alternatif yang ditawarkan dan kemudahan-kemudahan mengelola usaha sendiri di rumah lewat jalur online membuat semangat kemandirian finansial meningkat. 

Kamu jualan online? Apa coba modalnya? Foto dong. Iya foto produk kamu harus kece dan menarik orang untuk klik dan lihat detailnya, dengan gitu kesempatan closing juga semakin besar bukan? Nah ga selalu harus pake profesional fotografer kok jika keadaan tidak memungkinkan, kamu bisa melakukannya sendiri di rumah. Kunci foto yang menarik adalah cahaya dan styling, alat yang dipake apa tidak terlalu jadi soal bukan. 
Setelah kamu memastikan cahaya buat pemotretan cukup, coba eksperimen mulai bikin foto produk kamu sendiri, ini 5 tips dari saya: 

1. Tentukan Maksud Pemotretan

Doc Pribadi via http://yasinyasintha.com

Sebelum babibubebo kamu harus tau dulu tujuan pemotretan ini apa, kebutuhannya gimana. Kamu yang jualan di Instagram tentu akan beda kebutuhan fotonya dengan yang menjual di marketplace. Dengan nentuin ini juga kamu bisa menentukan kebutuhan pemotretan, dimulai dari background yang dibutuhkan nanti berupa apa hingga kebutuhan terkait produknya di foto gitu aja atau perlu model.

Nah apa kebutuhan kamu, tentuin dan sesuain dengan tujuan pemotretannya. Hal ini juga bisa irit waktu kamu juga, jadi kamu bisa spent waktu lebih buat jualan tentunya.

2. Show Important Element ( Highlight )

Doc Pribadi via http://yasinyasintha.com

Advertisement

Mereka yang belanja online menitipkan inderanya pada foto bukan, makanya sebisa mungkin tampilkan detail-detail atau bagian penting yang bisa menambah nilai jual. Entah itu highlight brand produk, bahan produk hingga bagian-bagian kecil. Yang beli suka banget sama detail dan bakal senang mendapati kamu menyediakan semua media yang diperlukan agar proses closing semakin dekat :p

3. Selektif Menambahkan Props

Doc Pribadi via http://yasinyasintha.com

Bikin produkmu menonjol dengan bantuan elemen / props pendukung, ga usah terlalu maksain. Coba cari ke gudang atau ke dapur barangkali ada barang yang kamu ga ngeuh ternyata kalau difoto bisa bikin produk kamu tambah cakep.

Membuat foto yang menarik tentu perlu styling, nah begitu props nambah styling yang dibutuhkan pasti lebih banyak tapi lelah kamu bakal terbayar ketika melihat hasil akhirnya.

4. Keep It Simple

Doc Pribadi via http://yasinyasintha.com

Etapi jangan juga ya kamu habiskan waktu bongkar gudang dan kumpulin props, cari yang simpel dan membuat produk menonjol. Emang kadang kamu perlu banyak props, tapi hati-hati juga ya kebanyakan props malah bikin distraksi, ntar malah ada yang chat lagi "sist frame-nya lucu banget, mau dong" padahal yang kamu jual adalah tas misalnya.

Pada dasarnya banyak props yang bisa dipake, tapi keep it simple selalu punya pasarnya.

5. Punya Ciri Khas

Doc Pribadi via http://yasinyasintha.com

Apa yang bikin orang pengen beli di kamu? Karena kamu beda (tjie), karena mereka ingat.

Simple branding bisa dimulai dengan menyamakan props di semua foto produk, misalnya kamu punya icon yang kamu banget dan bisa disertakan di produk kamu. Jadiin itu signature kamu dan ada di setiap foto produk kamu, sampai akhirnya orang bakal inget deh sama brand kamu begitu liat foto tersebut.
Well, teknik itu juga biasanya dipake brand besar yang pake model dengan masa kontrak panjang, jadi pemirsanya ketika liat artis A ke brand A begitupun sebaliknya.

So find your own signature guys!

Memotret produk bukan hal yang mudah tentunya, tapi bukan juga hal yang sulit dilakukan. All you can do is keep practice, ketika kamu sering motret produk kamu sendiri, itu bakal bikin kamu lebih PD menggunakan fotonya. Dan inget styling produk kamu sebelum sebelum shoot, jangan percaya pada kondisi apa adanya, ketika kamu bisa maksimalin itu.
Soal alatnya, tenang aja. Kamera handphone kamu udah pada canggih dan memiliki kualitas foto yang mumpuni, tinggal pinter-pinternya kamu nih berkreasi.

Kamu yang reseller juga jangan ketinggalan, barangnya sih boleh sama tapi cara pandang kita terhadap barang tersebut jangan disamain. Inget apa alasan mereka harus beli ke kamu ? Karena kamu beda, yes karena kamu istimewa. Reflect it !

Selamat mencoba ya !