Hidup. Adalah soal berani membuat pilihan dan bertanggung jawab akan semua konsekuensi dari pilihan yang kita buat. Dan untuk "menghidupkan" kehidupanmu, kamu harus berani melakukan hal-hal yang Hipwee paparkan di bawah ini.

1. Berani Berterimakasih

Terimakasih.. via http://www.adhicipta.com

Ucapan terimakasih memiliki makna yang mendalam dan dampak yang signifikan untuk diri kita. Entah ucapan itu kita tujukan untuk diri kita sendiri, untuk Tuhan, atau untuk sesama makhluk-Nya.

Air saja, bila kita bisikkan ucapan terimakasih, kristalnya akan berubah bentuk menjadi formasi menakjubkan, sempurna. Seperti kita tahu, 60-70% tubuh kita adalah air. Sehingga jika kita rajin untuk berterimakasih kepada diri kita sendiri, mensyukuri setiap bentuk fisik kita, kedudukan kita dan keadaan kita sekarang, maka molekul-molekul kristal air yang ada di setiap jengkal tubuh kita akan memiliki bentuk yang sempurna. Efeknya? Tubuh kita akan menjadi lebih fit dan prima.

Sementara ucapan terimakasih untuk Tuhan, akan mengaktifkan Law of Attraction alam semesta yang bergerak menurut ketetapanNya untuk menurunkan rezeki kita "dari langit". Entah bagaimana cara kerjanya, entah bagaimana hukumnya, percayalah, alam semesta yang senantiasa berdzikir kepada-Nya itu, akan berkolaborasi untuk mewujudkan impian-impian kita.

Advertisement

Dan terakhir, ucapan terimakasih untuk sesama, akan membuat kita lebih berarti di mata mereka. Kita akan menjadi pribadi yang lebih menghargai sesama. Akan menjadi pribadi yang memiliki empati yang lebih untuk sesama.

So, masih belum berani untuk berterimakasih?

2. Berani Minta Tolong

Help me, please.. via http://4.bp.blogspot.com

Minta tolong? Ya benar!

Asal minta tolongnya tidak berlebihan yaa…

Minta tolonglah kepada sesama. Karena ini akan membuatmu memiliki ikatan yang lebih dengan mereka yang kamu mintai pertolongan. Imbasnya? Koneksimu dengan mereka akan semakin erat ke depannya, mereka pun tak segan untuk meminta bantuanmu. Tentu, hal seperti ini yang ingin kamu dapatkan ketika kamu ingin mengembangkan bisnismu atau kariermu kelak, kan?

3. Berani Minta Maaf

I am sorry. That is my mistake. via http://cdn0-a.production.liputan6.static6.com

Seluruh orang bijak di dunia pasti mahfum dengan statemen ini. Minta maaf memiliki arti penting dalam kaitannya dengan habblum minannas, hubungan dengan sesama manusia. Ia memiki efek yang dapat mendinginkan lahar mendidih di tengah hubungan dua orang yang sedang bersitegang. Ia juga dapat memantapkan langkah seseorang yang sedang berkubang dengan kenangan masa lalu yang suram.

Yang dibutuhkan untuk meminta maaf hanya satu; keberanian. Keberanian untuk mengakui kesalahan, keberanian untuk memulihkan hubungan dengan orang, dan keberanian untuk memaafkan masa lalu kita sendiri. Tapi, di balik itu semua, ketika kita sudah berhasil untuk meminta maaf, entah kepada orang lain atau kepada diri kita sendiri, maka kita akan mendapati diri kita menjadi seseorang yang lebih baru, lebih gres, dan lebih baik.

4. Berani Keluar dari Zona Nyaman

Keajaiban ada di luar zona nyamanmu. via http://aquariuslearning.co.id

Banyak artikel yang ditulis oleh penulis atau materi presentasi yang dibawakan oleh seorang motivator memilih tema keluar dari zona nyaman. Ini benar, sangat sangat benar. Kenapa? Sederhana saja, karena ketika berada di luar zona nyaman, kita akan memaksimalkan potensi kita untuk lebih dan lebih lagi. Kita akan lebih banyak meminta maaf dari biasanya, akan lebih banyak berterimakasih dari biasanya, dan akan lebih banyak meminta tolong dari biasanya. Hasilnya? Akan ada banyak keajaiban-keajaiban yang muncul disana. Entah impian kita yang tiba-tiba terwujud, atau karier kita yang menanjak, atau justru kita mendapat rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.

Keluar dari zona nyaman tidak melulu ekstrem soal merantau atau keluar kerja untuk membuka bisnis baru, atau mogok kuliah demi impian menjadi artis ibukota. Keluar dari zona nyaman sesederhana kamu melakukan sesuatu yang tidak biasa kamu lakukan. Mengerjakan sesuatu yang belum kamu kuasai, dan menantang dirimu untuk melakukan sesuatu yang melebihi kemampuanmu sebagai seorang individu.

Ayo, keluar dari zona nyamanmu sekarang!

5. Berani Mengajar

Dengan mengajar, ilmu yang kita miliki akan bertambah berkali-kali lipat. Sahabat Rasulullah, Ali bin Abi Thalib, saat ditanyai oleh orang-orang munafik perihal perbedaan ilmu dan harta, ia menjawab bahwa harta akan habis saat dibelanjakan, tapi ilmu akan bertambah saat kita membelanjakannya.

Belasan abad kemudian, sejumlah penelitian mengungkapkan bahwa ternyata mengajar adalah metode paling efektif untuk belajar. Ia memiliki prosentasi penyerapan ilmu hingga lebih dari 60%.

So, investasikan diri kamu untuk mengajar sejak dini. Kalau kamu aktivis masjid, ajarlah anak-anak TPA. Kalau kamu mahasiswa golongan pintar dan cerdas, ajarlah teman-temanmu untuk menjadi bisa sepertimu. Kalau kamu mahasiswa yang ingin mencari pengalaman sekaligus menambah uang saku, segeralah cari bimbingan belajar yang membuka kesempatan bagi mahasiswa sepertimu untuk mengajar.