Bukan salah menjadi seorang introvert. Ia yang hanya mampu bersembunyi dalam kesendiriannya. Ia yang hanya mampu bersembunyi dalam senyumnya. Ia yang hanya mampu bersembunyi dalam ke-iya-annya di tiap masalah. Ia yang tak mampu berkata tidak saat ingin menolak. Ia yang tak mampu mendeskripsikan kebenciannya. Ia yang terkadang dipandang sebelah mata hanya karena ketidakcakapannya dalam mengutarak isi hati.

Kau dulu mungkin hanya bisa diam. Tapi ketahuilah, ada cara agar kau lebih merasa ada. Ya, dengan menulis kau akan merasa dirimu ada dan bahkan berguna.

1. Menulis, Membuatmu Tak Lagi Terbebani

Beban? Yuk, ilangin! via http://assets.kompas.com

Kau yang hanya bisa sekedar tersenyum. Kau yang hanya mampu menyimpan rasamu dalam hati. Kau mungkin tak mampu menyampaikannya melalui lisan. Namun, kau bisa merangkainya dalam sebuah tulisan. Mungkin tulisanmu tak bermakna apapun. Namun, ketahuilah bahwa hatimu takkan lagi merasa terbebani.

2. Menulis, Sumber Kekuatanmu

menjadi kuat itu pilihan via http://img.antaranews.com

Kini, kau mulai mampu mengungkapkan isi hatimu kemudian membiarkannya kosong kembali. Beban itu kini telah lenyap. Ya, dia hanya lenyap pada relung hatimu dan kemudian dia hanya akan menjadi sebuah cerita usang yang suatu saat akan membuatmu tersenyum ketika membacanya. Percayalah, jika hatimu tak lagi terbebani kau akan merasa dirimu lebih kuat. 

3. Menulis, Caramu Menjadi Pribadi Pemaaf

pandailah menjadi pemaaf, karna kaupun mungkin masih sering dimaafkan via https://3.bp.blogspot.com

Advertisement

Saat kau mulai mendapat kekuatan dalam hatimu. Maka celaan sebesar apapun tak akan mampu meruntuhkan hatimu. Justru itu akan membesarkan hati dan jiwamu, hingga kau menyadari selalu ada orang-orang yang membencimu. Namun, kau selalu memiliki alasan untuk memaafkannya. Menjadi pribadi pemaaf tak akan membuatmu kehilangan kualitas.

4. Menulis, Menjadi Media Penyampaianmu

kau bebas memilih untuk menyampaikan rasamu via http://www.vemale.com

Sekuat apapun kamu, setegar apapun kamu, maka akan ada masanya untukmu mulai lelah dengan semua cercaan yang orang berikan. Berhenti menjadi pribadi yang pemaaf justru akan membuatmu terlihat seperti mereka. Tak ada beda. Kau hanya perlu melakukan penyampaian, dengan cara yang santun. Menulis bisa menjadi salah satu tempat penyampaian perasaanmu.

5. Menulis, Jadikan Sarana Pembuktian

kau mampu mengubah dunia dengan tulisanmu via http://gdb.voanews.com

Kau telah mampu mengosongkan beban di hatimu. Kau telah memiliki sumber kekuatanmu. Kau kini menjadi pribadi pemaaf yang telah mampu menyampaikan dan mendeskripsikan isi hatimu. Lantas, mengapa tak kau coba menjadikannya sebagai sarana pembuktianmu. Bahwa dengan tulisan, kau mampu mengubah dunia. Bahwa dengan hanya beberapa huruf, kau mampu menginspirasi teman-teman "seperjuanganmu". Bahwa dengan mencoba mengutarakan isi hati, akan membuat si Introvert merasa ada. Kau mungkin tak bisa membuat perubahan dengan lisan, tapi cobalah dengan tulisan.