Kreativitas bukan cuma bakat sejak lahir. Kreativitas bisa dipelajari dan dikembangkan. Seperti melukis, bermain musik, dan berolahraga, menjadi kreatif juga butuh latihan. Kamu perlu secara sadar menjadikan itu bagian dari kehidupan.

Lalu, bagaimana cara menjadikan kreativitas sebagai bagian dari kehidupanmu? Berikut ini ada beberapa langkah yang bisa kamu terapkan:

1. Doodling (Corat-coret)

Doodling saat suntuk via wottoncool.com

Ketika kamu sedang bosan atau kurang kerjaan, coba isi waktumu dengan mencorat-coret kertas kosong di depanmu. Terserah apa yang akan kamu buat. Gambar atau tulisan itu pun nggak mesti “wow”.

Doodling atau corat-coret bisa membantumu tetap fokus, dengan meningkatkan daya ingat dan mengaktifkan kembali syaraf-syaraf ke otak. Kamu pun bisa menemukan ide segar dan terobosan baru setelah mencorat-coret.

Advertisement

Banyak lho tokoh-tokoh dunia yang punya kebiasaan ini. Henry Ford, John F. Kennedy, hingga Steve Jobs menyempatkan diri buat doodling jika pikiran mereka suntuk. Bahkan, perusahaan seperti Disney dan Dell menyarankan karyawannya untuk menggambar di sela-sela rapat.

2. Ikut Kursus

Ikutan kursus memasak via kitchenrevolution.wordpress.com

Kreativitas berkembang ketika kamu mencoba hal-hal yang sebelumnya asing bagimu. Dengan ini, otakmu dipaksa untuk berpikir dan menelurkan ide baru.

Berselancarlah di internet, dan carilah lembaga-lembaga kursus yang menawarkan kelas singkat. Alih-alih mengambil kursus yang udah biasa seperti bahasa Inggris atau musik, coba ambil kelas memasak, melukis, atau membuat barang tembikar. Tak hanya akan menyegarkan otak, ini juga bisa membuatmu menjadi orang yang lebih ‘kaya’.

3. Ciptakan Lingkungan Yang Tepat

Voli pantai di kantor Google via www.swagroup.com

Tiap orang bisa jadi kreatif, termasuk kamu. Salah satu hal penunjang yang kamu butuhkan adalah lingkungan yang kondusif.

Pernah berpikir kenapa anak-anak bisa sangat kreatif? Itu karena mereka mereka berada di lingkungan yang membebaskan mereka berpikir dan berkreasi. Kelas-kelas yang diisi dengan menyanyi, menggambar dengan krayon, dan bermain tanah akan memacu seorang anak untuk berpikir dan berkreasi. Apalagi jika sang guru pandai menciptakan suasana yang membuat tiap anak merasa “aman” dari ejekan atau gencetan teman sejawatnya.

Itulah sebabnya Google mendirikan markas layaknya taman bermain bagi orang dewasa. Tujuannya adalah menciptakan suasana nyaman, sehingga karyawan mereka nggak takut buat menyerukan ide-ide gila mereka. Jika kamu bekerja di industri kreatif, ada baiknya menciptakan kubikel atau tempat kerja yang nyaman dan fun.

4. Istirahat Sejenak

Time out via www.hipwee.com

Salah satu cara ‘tradisional’ untuk mendongkrak kreativitas ialah brainstormingBrainstorming dipercaya sebagai teknik yang ampuh untuk menggali ide-ide secara kolektif. Namun, gak selamanya kolektivitas jadi jawaban utama dalam pencarian ide baru.

Cobalah cara baru untuk menyegarkan pikiran kamu: jalan-jalan sejenak keluar dari ruangan. Pecahkan masalah dari tempat selain belakang meja. Menggerakkan tubuhmu akan berpengaruh positif pada proses pemikiran kreatif.

5. Menggambar Sketsa

Sketsa level mahir via www.interestingfunfacts.com

Jika kamu bosan dengan doodling, beralihlah pada kegiatan menggambar sketsa. Dapatkan buku sketsa yang kecil dan muat di tas hingga bisa kamu bawa ke mana-mana. Sketsa emang butuh fokus tingkat tinggi — cocok bagi kamu yang berkutat dengan desain dan gambar dalam pekerjaan.

Daripada membuat sketsa yang berhubungan langsung dengan kerjaan, coba bikin yang lain. Misalnya, sketsa kursi saat kamu menunggu jadwal kuliah. Atau sketsa alat-alat makan waktu klien yang kamu tunggu ternyata telat. Kunci agar tetap kreatif adalah tidak membiarkan pikiranmu kosong.

6. Bawa Mainan Ke Kantor

Banyak perusahaan desain membolehkan desainer-nya membawa mainan ke kantor. Gak hanya disimpan, mainan ini benar-benar menghiasi meja kerja desainer. Mulai dari Lego, Gundam hingga kertas origami membutuhkan pikiran yang kreatif untuk dibangun. Jangan malu-malu membawa action figure atau onderdil Tamiya kamu ke kantor. Toh itu berpenguruh pada produktivitasmu juga, ‘kan?

7. Menulis Fiksi Pendek

Fiksi mini via twitter.com

Menulis akan memacu otakmu untuk mencari kata dan menumpahkan ekspresi dengan tepat. Menulis juga membantu kamu berpikir secara terstruktur.

Salah satu bentuk populer dalam tulisan adalah flash fiction. Seperti namanya, jenis tulisan ini pendek — saking pendeknya hanya terdiri dari makimal 100 kata.

100 kata terlalu panjang bagimu? Bagaimana dengan 140 karakter? Coba follow akun @fiksimini, deh. Di situ kamu bisa berbagi cerita (yang sangat) pendek dengan sesama pengguna Twitter.

8. Gambar 30 Lingkaran

30 Circle Test karya Bob McKim via unendinggrace.wordpress.com

Gambar 30 lingkaran di atas secarik kertas. Lalu dalam semenit, ubah lingkaran-lingkaran menjadi sebuah bentuk objek sebanyak mungkin. Contoh: lingkaran pertama bisa kamu gambar jadi bola, lingkaran kedua jadi muka manusia, dan begitu seterusnya. Kegiatan ini akan kembali bikin hasrat kreativitas kamu membuncah.

9. Mainkan Role Play

Cowboys at the office via www.hipwee.com

Jangan mengira role play hanya untuk anak-anak cosplay. Role play adalah cara kreatif untuk menempatkan dirimu di posisi yang berbeda. Dengan begitu, kamu akan mendapat sudut pandang baru dalam memecahkan masalah.

Adakan challenge day bareng teman-teman atau rekan kantor, yang berisi tantangan untuk memainkan peran alter ego impian masing-masing. Bisa jadi rock star, polisi, atau semacamnya. Nggak perlu serius-serius! Yang penting kalian bisa bersenang-senang. Intinya, untuk menjadi kreatif kamu harus mempertahankan unsur ‘fun‘ dalam aktivitas kamu.

Setelah membaca ini, apa kamu siap jadi lebih kreatif?