Orang kerja untuk apa sih, kalau bukan untuk uang? Apalagi untukmu yang masih muda, punya kerjaan, dan penghasilan sendiri itu memberi suatu kebanggaan. Kamu tak lagi bergantung kepada orangtua. Hari-harimu pun terisi dengan hal positif yang pastinya pun lebih bermakna. Tapi ada kalanya, saat sudah cukup lama mencicipi dunia kerja kamu mendapatkan kenyataan, kalau gajimu paling kecil di antara temanmu yang bekerja di tempat lain.

Ada rasa-rasa iri itu sudah pasti tak bisa kamu elak. Tapi apa iya kamu mau melepaskan pekerjaanmu begitu saja hanya karena gaji yang kecil? Sementara di luar sana masih banyak orang yang kesulitan mencari pekerjaan. Coba kamu pikirkan lagi. Kalau kamu tak bisa mendapatkan keuntungan materi yang cukup baik dari perusahan ini. Kira-kira ada nggak keuntungan lain yang seperti Hipwee Motivasi uraikan di bawah ini? Biar kamu juga punya alasan untuk bisa bertahan.

1. Ilmu baru yang buat skillmu terus berkembang, dan itu tak hanya di satu bidang

Ilmu baru via www.pexels.com

Kadang kantormu bisa jadi tempat belajar gratis yang bahkan lebih baik dari kampus. Apalagi kalau perusahaan tempatmu ini seperti startup, gaji memang biasanya tak seperti temanmu yang bekerja di BUMN atau perusahaan multinasional. Tapi jangan salah, startup justru sebaik-baiknya tempat untuk belajar. Mengingat jobdeskmu bisa bertambah sewaktu-waktu, entah saat temanmu dibagian itu sakit, cuti bahkan resign.

2. Rekan kerja tak hanya asyik diajak kerja sama tapi juga berbagi segala hal, termasuk lowongan pekerjaan mungkin

Rekan kerja yang seru via www.pexels.com

Advertisement

Karena lingkungan kantor yang baik dan sehat itu sudah pasti memberi banyak kebaikan. Membuatmu bisa bekerja dengan nyaman dan lebih produktif pastinya. Sementara lingkungan kantor yang sehat itu ya terbentuk dari rekan-rekan kerja yang bisa bekerja secara tim dengan baik, mengedepankan persaingan yang sehat, punya interaksi sosial yang lebih luas, dalam arti tak terus membicarakan soal kerjaan saja, tapi juga kehidupan sehari-hari yang mungkin remeh-temeh. Yang jelas, kamu harus bersyukur kalau memiliki mereka di sana.

3. Mendapatkan jenjang karir yang cukup jelas, yang pastinya akan berpengaruh ke nominal gajimu juga

Jenjang karir via www.pexels.com

Bekerja itu ibarat naik tangga. Kamu tak bisa langsung sampai di atas menikmati gaji yang besar dan punya jabatan bergengsi. Kamu perlu menapaki satu per satu anak tangga, dengan segala risiko juga kemungkinan di antara proses itu. Tapi yang pasti selama perusahaanmu ini punya jenjang karir yang jelas, kamu tak perlu berlarut-larut galau ingin resign cuma karena gajimu yang sekarang pas-pasan.

4. Waktu yang cukup untuk istirahat dan menikmati hidup, karena kamu tak digaji untuk kerja lebih dari 8 jam

Waktu untuk istirahat via www.pexels.com

Selama kantormu ini masih punya peraturan yang manusiawi seperti jatah libur dan istirahat yang semestinya, kenapa harus terus mempersoalkan gaji? Apalagi kalau kantormu sendiri punya aturan kerja yang terbilang longgar, seperti dalam lima hari kerja, ada satu hari di mana kalian bebas memilih bekerja atau main game dan nonton film. Satu hari yang ternyata membuat kantor terasa lebih nyaman lagi dan lagi.

5. Fasilitas kantor, seperti laptop dan kebutuhan lain untuk meningkatkan semangat kerjamu

Laptop fasilitas kantor via www.pexels.com

Gaji boleh pas-pasan, tapi ternyata fasilitas untuk menjaga kualitas kerja pegawainya terpenuhi dengan baik. Mulai dari fasilitas sehari-hari seperti laptop, makan siang, alat komunikasi lainnya, lalu fasilitas kesehatan, bahkan sampai jaminan ketenagakerjaan. Apa itu masih kurang? Dibanding temanmu atau orang di luar sana yang masih belum punya pekerjaan apa-apa.

6. Rekan kerja yang juga kece-kece, paling nggak di kantor ada yang bisa buat cuci mata

Rekan kerja kece via www.pexels.com

Eh ada anak desain baru tuh? Ganteng banget.

Gantengan Mas Didid atau si anak baru?

Ganteng dua-duanya.

Alhamdulillah ya ada tambahan buat cuci mata. Hahaha….

Kadang yang membuatmu semangat dan bertahan kerja ya seremeh itu, teman kantor atau rekan kerja yang kece. Nggak cuma enak dilihat, tapi siapa tahu ada harapan buat jadi jodohnya. Persis pribahasa, menyelam sambil meminum air. Asal minum airnya nggak banyak-banyak, pasti semua aman terkendali saja.

7. Aturan perusahan yang fleksibel, yang membebaskanmu kerja sambil jalan-jalan atau kuliah asal kerjaan beres aja

Kerja di kafe via www.pexels.com

Semakin berkembangnya teknologi, membuatmu bisa bekerja darimana saja sebenarnya. Tak harus pergi ke kantor, selama di sekitarmu ada internet, bukankah semua tugasmu bisa beres? Dan kantormu ini biarpun startup dengan gaji yang pas-pasan ternyata paham kondisi seperti itu. Sampai akhirnya terciptalah ide untuk satu hari kerja di rumah. Sebenarnya tak harus di rumah juga tapi bisa di mana saja, asalkan kamu tetap menyetor pekerjaanmu. Bahkan kerja sambil jalan-jalan pun bisa kan ya!

Membicarakan gaji sebenarnya terlalu absurd sekalipun jelas hidup ini perlu materi. Tapi apalah artinya materi kalau kamu tetap saja tak bisa bahagia dengan pekerjaan atau kehidupanmu sendiri.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya