Pekerjaan yang menuntut kerjasama tim memang tak pernah habis ceritanya untuk dibahas. Kultur kerjasama tim membuat feed-back 360 derajat yang terintegrasi dengan sistem. Management performa menempatkannya dalam kecenderungan dan value. Untuk membangun team work yang dinamis diperlukan tiga hal berikut:

1. Memahami Tujuan

Kolaborasi diperkuat oleh kejernihan. Ketika setiap orang mengetahui tujuan, memiliki tujuan, memahami pentingnya kontribusi untuk sukses, team work akan bisa menuntaskan hal-hal hebat.

2. Menanamkan Perlawanan Terhadap Egoisme

Anggota tim yang sebenarnya mengerti bahwa beberapa diantaranya boleh menerima lebih banyak perhatian dan pengenalan dirinya daripada sebagian lainnya. Meraih hasil memerlukan kontribusi dan terkadang sulit untuk mencamkan bagaimana perhatian terbagi. Ini bisa menyentuh rasa. Ketika Anda mencari catatan arena tujuan, pencarian Anda mungkin atau tidak mungkin menghasilkan catatan panjang tentang julukan mereka, Penangkap Kelas Kakap, Penahan ataupun Pemindah Haluan. Sesekali, rayakan kemenangan tim. Ini akan melawan kecemburuan, iri dan egoisme.

Advertisement

3. Setiap Orang Menjalani Eksekusi

Kaidah "Saya" menjadi "Kita". Akuntabilitas membangun komitmen kuat untuk eksekusi. Akuntabilitas bukan hanya tentang pengakuan, namun juga komitmen, tanggung jawab terhadap hasil kerja dan mengambil inisiatif. Tentunya dalam mengemban tanggung jawab bersama bukan hal yang mudah untuk kerja tim yang beranggotakan orang-orang dengan range skill yang beragam. Ambil waktu untuk bercerita tentang bagaimana mereka menghabiskan waktu bersama keluarga masing-masing saat weekend.

Dengan keberagaman orang di dalam team work, menjadikan tim memiliki ragam ide. Yuk, kerja bareng!