Tuhan memang adil, menciptakanmu berbagai ketidaksempurnaan; untuk nantinya Tuhan menciptakan mahluk lain yang mencoba melengkapi sisi-sisi tidak sempurnamu. Seperti halnya keluarga; beberapa orang yang diciptakan Tuhan ke dunia untuk menemanimu di saat susah maupun melengkapi kebahagiaanmu.

Memang, seiring usia kita yang terus bertambah secara jumlah; namun sebenarnya berkurang secara harfiah takdir Tuhan. Pemikiran kita yang bertambag dewasa terus menjadi alasan mengapa kita perlu mencari seorang pendamping yang kelak menemani kita dalam mengarungi perjalanan hidup. Namun, waktu telah berpesan bahwasanya ada saatnya kita berkelana mencari cinta; yaitu setelah kita benar-benar siap dan matang secara biologis maupun psikologis.

Sebagai pencarian jatidiri, kita telah dipertemukan Tuhan dengan keluarga; yang selalu ada dalam keterbatasan kita. Melengkapi apapun yang kita belum bisa lakukan. Membina dan terus memberikan solusi tentang bagaimana kita seharusnya berjalan ke depanya. Seperti halnya Allah SWT berfirman :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلَائِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُون

“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai ( perintah ) Allah terhadap apa yang diperintahkanNya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan”, Q.S. A-Tahrim/66: 6

Advertisement

Kini, keluarga adalah sebuah prioritasmu; untuk nantinya jadi acuan dalam dirimu mencari cinta. Cinta yang kelak akan membawa dirimu, keluargamu, serta keluarganya dalam satu tujuan; Surga.