Kenapa harus selalu mempermasalahkan soal suku?
Bukankah menikah itu untuk ibadah? Untuk membentuk keluarga sakinah mawadah dan warahmah..
Lalu kenapa suku seringkali menjadi masalah utama.

Bibit bebet dan bobot memang penting untuk menjadi perhatian orangtua sebelum melepas anaknya, tapi sepertinya kurang pantas jika pernikahan digagalkan hanya karena suku semata.
Orang jawa beginilah, sunda begitulah, betawi begono lah, batak inilah, ini itu dan yang lainnya.

Padahal setiap suku masing-masing punya kelebihan dan kekurangannya, tidak pernah ada yang sempurna di dunia ini kan.
Ketika menikah untuk ibadah, yang utama adalah kesiapan dan niat dari hati untuk menjalankan ibadah untuk Allah semata.

Tidak ada yang mulus dalam hidup, sebagaimana tidak ada yang sempurna menjadi manusia, sudah semestinya kita melengkapi kekurangan pasangan dan sama-sama memperbaiki diri untuk menggapai Jannah-Nya..