Waahhh… kamu sudah dewasa ya sekarang??

sudah umur berapa??

sudah punya calon kah??

kapan menikah??

keburu tua lho..

ayo cepetan nyusul..

blaaaaaa blaaaaaa blaaaaaa

Yaaa…. itu hanya sebagian kata,, pertanyaan,, kalimat yang sering ku dengar dan di lontarkan ketika aku berjumpa teman lama, sahabat, tetangga lama, saudara jauh, atau siapa pun yang kenal denganku. entah itu candaan atau memang benar – benar bertanya

Helloooooo….. nikah muda atau nikah tua?? emang masalah ya buat kalian??? enggak kan?? emang untung dan ruginya apa buat kalian aku mau nikah muda atau tua??
Terkadang aku heran dengan jalan pemikiran orang-orang yang menyuruh cepat untuk menikah. mereka beranggapan kalau menikah muda itu mengasyikkan dan yang lebih parahnya lagi kalau menikah tua ntar punya anaknya susah??? whaaattt????????? heeeiiiiii… emang kalian TUHAN yang tau tentang nasib atau kehidupan seseorang nantinya???

Menikah tuh gak semudah membalikkan telapak tangan,, aku mau menentukan menikah muda atau menikah tua ya urusanku donk,, tiap orang punya prinsip sendiri – sendiri,, tolonglah hargai itu..
Kesiapan mental, materi, hati juga di perlukan dan itu nggak gampang, harus melewati proses yang begitu panjang untuk siap menjalani hidup baru setelah mengucapkan janji suci.

Menikah itu jangan memikirkan enaknya saja, bertemu dengannya setiap hari, makan berdua dengannya, duduk ngeteh berdua, seranjang berdua, pergi berdua tanpa ada yang melarang, dan bla bla bla.. tapi menikah itu adalah kehidupan yang akan di jalani selama puluhan tahun dengannya dan kita harus tahan dalam keadaan suka dan duka..
terkadang pacaran saja kalau marahan enggan untuk bertemu,, ngambek,, jadi cuek tiba – tiba.. gak jelas atau apalah apalah..!! atau kalau pacaran sudah lama terkadang kita ada rasa bosan, padahal ketika masa pacaran tidak setiap hari bertemu.. lha kalau menikah??? pagi – siang – sore – malam – pagi lagi kita melihat dan menatap dia teruuusssss….

Advertisement

Menikah tidak hanya menyatukan dua hati menjadi satu lhoo.. tapi menikah juga menyatukan dua keluarga ,menjadi satu dan itu sangat sangat butuh proses yang di dalamnya pasti ada konflik-konflik kecil atau besar yang menyelimuti dan harus di lewati,, itu tantangannya..!! Menikah bukan sebuah permainan yang bisa ditinggalkan kapan saja walaupun belum finish.. tapi menikah adalah kehidupan baru yang harus dijalani dengan baik, saling menyatukan visi misi dan mempunyai cita-cita pernikahan yang sama, saling mendukung – setia – mendoakan..mencintai dan menghormati sampai akhir menutup mata..!!

yang biasanya hanya seorang diri mengurus diri sendiri sekarang sudah harus mengurus pasangan dalam keadaan apa pun. orang bisa bilang mengasyikkan tapi setiap orang berbeda dalam merasakannya..

Tunggu sajaaa… waktunyaaaa… akan tiba suatu saat nanti.. aku akan menikah kalau memang aku sudah benar – benar siap dan hatiku telah mantap.. dan dari pada hanya menanyakan,, menyindir,, mengejek lebih baik kalau mendoakan ku saja,, agar aku bisa segera siap untuk melangkahkan kakiku menuju pernikahan,, menuju kehidupanku yang baru dengan pasanganku kelak..
Doa jauh lebih berharga buatku daripada sebuah kata, pertanyaan, atau bahkan sindiran.. karena sakitnya tuh bukan di hati tapi di TELINGA..!!