Sendu, malam ini sesendu kopi tanpa gula. Tak lagi manis, tak lagi enak juga enggan orang mendekatinya. Malam ini berbeda dengan malam malam yang telah aku lalui sebelumnya. Sebab malam ini aku yang sendirian tak lagi mampu menikmati cahaya bintang, tak lagi sanggup menatap rona wajah sang rembulan, juga tak lagi mampu melepas bayang bayang dia. Semua terjadi karena rindu. Rindu yang menghantui malam itu dalam hidupku.

Malam yang ku harapkan tak lagi datang, sebab dia sudah jauh disana dengan pelangi indah dalam hidupnya. Semua berawal dari jarak yang memisahan kita. Malam itu sudah tak terhitung lagi seberapa lama aku tak menjumpainya dalam dunia nyata. Yang aku jumpai hanya bayangnya dalam anganku, hanya wajahnya yang masih saja tinggal di hati ini. Dee, kau masih saja tinggal dalam relung hati ini.

Sendu, sendu di malam itu karena rindu. Rindu yang semakin lama semakin mendalam untuk Dee. Dee gadis yang baik yang beberapa tahun lalu tinggal di hati ini. Tetapi, dia sudah tak sedekat dulu dalam hidupku. Dia bukan pergi dariku, dia juga tidak menghindar, hanya saja dia tak mampu hidup bersamaku karena alasan yang tak mampu dia ungkapkan. Dan aku, hingga malam itu hanya terpaku dengan penanttian dan harapan. Lalu aku nikmati rindu padanya yang sangat mendalam.

Dee, sampai detik ini aku tetap menyimpan rindu padamu. Kau harus tahu, jarak antara kita telah menyadarkanku betapa rindu yang aku miliki hanya untukmu.Kaulah nyaman dalam hari hariku. Kau juga manis dalam pahitnya hidupku. Bahkan kau adalah energi di setiap lemahku. Kau itu sempurna, sangat sempurna. Bahkan kau yang mengalahkan indahnya gemerlap bintang dalam hidupku. Kau yang mampu memenangi rona wajah sang rembulan di setiap malamku. Kau dee, yang membuatku sadar betapa besar cinta yang aku miliki karena rindu di setiap detik dalam hidupku.

Entahlah, sampai kapan rindu yang dalam ini akan selalu tinggal bersamaku. Sampai kapan pula jarak di antara kita akan terus berlalu. Apakah sampai nanti, sampai kita sudah tak sama sama kekar lagi? atau mungkin sampai kita sudah sama sama melupa antara satu sama lain? entahlah Dee. Detik ini juga yang ingin aku katakan bahwa rindu ini tetap untukmu dan akan selalu untukmu. I will always love you.