Dalam hidup selalu ada rasa yang menghiasinya, tawa, tangis, marah, kecewa, semuanya pasti pernah kita rasakan termasuk aku. pernah aku rasakan bahagia sampai aku lupa bagaimana itu kesedihan, pernah aku rasakan cinta sampai aku lupa bagaimana rasanya kecewa. semua yang terjadi adalah saat aku mulai mengenalmu dan mulai menjalani semua hariku bersamamu.

dunia seakan milik kita berdua,
itu yang terjadi saat kita sedang jatuh cinta

Kata-kata itu memang benar, saat aku bersamamu seakan semua beban dan masalah yang ada dalam hidupku hilang begitu saja. mungkin itu yang dinamakan cinta.

Tapi kini kau hilang, kau pergi, kau menjauh dari hidupku saat aku benar-benar melabuhkan hati ini padamu.
aku bahkan tidak tau dimana letak kesalahanku yang membuatmu pergi begitu saja dari kehidupanku.
aku tidak marah padamu, aku hanya kecewa saat aku tau kau meninggalkanku demi orang lain.

kau pernah berkata padaku,
"jarak bukanlah penghalang untuk cinta kita"

Advertisement

Namun sekarang yang aku tau, jarak lah yang pertama memisahkan raga kita, jarak juga yang telah memisahkan hati kita. kau lebih memilih dia yang raganya selalu kau lihat, dibandingkan dengan dia yang selalu menjaga hatinya untukmu. apakah kau tau aku sangat terluka, aku rapuh, aku seakan tak mempunyai gairah hidup lagi disaat kau memutuskan jalinan kasih yang telah lama kita buat. ingin rasanya aku terus mempertahankan, namun untuk apa bila kau sendiri sudah tidak ingin mempertahankannya.

Bukannya aku sudah tidak ingin berjuang, aku sudah lelah memperjuangakan semuanya tapi tidakkah kau lihat perjuangan dan pengorbanan ku slama ini.

kini saat nya aku harus membuka mata
kini saatnya aku harus menyadari semuanya
kini saatnya aku harus menyerah memperjuangkan mu

aku selalu mendoakan semoga kau bahagia dengan pilihanmu, semoga kau bahagia dengan keputusan mu.
aku takan mengganggu kehidupan mu lagi.
jadikan semua ini pelajaran agar kau tidak melakukan hal yang sama pada orang lain yang telah tulus mencintaimu.